Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Lirik Lagu Malu Malu Lollypop - JKT48, Pernah Bikin Nayla Nangis?
Team Love JKT48 (instagram.com/jkt48)
  • “Malu Malu Lollypop” merupakan lagu undergirls pertama JKT48 yang dirilis pada 2014 dan kini dibawakan Team Love dalam setlist “Itadaki Love”.
  • Lagu ini menggambarkan cinta sekolah sepihak: seorang perempuan mendadak jatuh hati pada murid pindahan di bus, lalu memendam perasaannya karena malu.
  • Nayla Suji sempat menangis saat menghafalkan lirik menjelang shonichi “Itadaki Love”, tetapi terus berlatih dengan katakana hingga dini hari bersama mamanya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

"Malu Malu Lollypop" merupakan salah satu lagu dalam setlist "Itadaki Love" yang saat ini sedang aktif dibawakan oleh Team Love. Menariknya, "Malu Malu Lollypop" tercatat sebagai lagu undergirls pertama JKT48 yang dirilis pada tahun 2014, loh!

Lagu ini mengisahkan cinta di masa sekolah melalui liriknya yang sangat catchy. Namun siapa sangka, Nayla Suji, salah satu member Team Love, ternyata pernah menangis karena lagu ini. Simak lirik, makna, serta alasan di balik tangisan Nayla yang disebabkan oleh lagu "Malu Malu Lollypop" melalui artikel berikut ini!

1. Lirik lagu Malu Malu Lollypop JKT48

Malu-malu lollypop
Setiap kali membayangkan dirimu
Aku pun tersenyum-senyum
Sampai jadi malu sendiri

Malu-malu lollypop
Jika kau mencoba rasa hatiku
Lebih dari semua permen
Pasti akan terasa sangat manis

Malu-malu lollypop
Malu-malu lollypop

Bus sekolah itu memang
Sangat mengherankan
Bahkan sampai laki-laki
Yang biasa saja menjadi terlihat keren

Pada awalnya kukira hanya ilusi belaka
Ternyata dirikulah yang salah sangka
Akan tetapi

Di kursi belakang
Kau menatap ke luar
Wajah sampingmu yang indah
Mengapa sampai sekarang
Ku tak menyadarinya
Ada murid baru
Kamu sungguh tidak terdeteksi

Tiba-tiba lollypop
Bagaikan sedang mengeluarkan
Rasa sayang yang amat besar
Dari dalam saku celana

Tiba-tiba lollypop
Aku pun kembali jadi anak-anak
Mulai merengek memohon
Cinta searah yang luar biasa

Tiba-tiba lollypop
Tiba-tiba lollypop

Mengapakah cinta itu
Hanya terdiam saja
Saat mata saling pandang
Aku menunduk jadi tersipu malu

Tak mampu berkata-kata
Semakin lama dipendam
Waktu makin memanasi
Perasaan makin kental, I love you!

Tas berwarna biru
Tertinggal kau lupakan
Pada punggungmu itu
Ada sayap yang tumbuh
Kuingin mengejar
Meski masih sempat
Pikiran yang sangat menyedihkan

Malu-malu lollypop
Setiap kali membayangkan dirimu
Aku pun tersenyum-senyum
Sampai jadi malu sendiri

Malu-malu lollypop
Jika kau mencoba rasa hatiku
Lebih dari semua permen
Pasti akan terasa sangat manis

Tiba-tiba lollypop
Bagaikan sedang mengeluarkan
Rasa sayang yang amat besar
Dari dalam saku celana

Tiba-tiba lollypop
Aku pun kembali jadi anak-anak
Mulai merengek memohon
Cinta searah yang luar biasa

Malu-malu lollypop
Tiba-tiba lollypop
Malu-malu lollypop
Tiba-tiba lollypop
Malu-malu lollypop

2. Makna lagu Malu Malu Lollypop JKT48

Team Love JKT48 (instagram.com/jkt48)

"Malu Malu Lollypop" menceritakan tentang seorang perempuan yang seolah menemukan keajaiban di dalam bus sekolah saat melihat murid pindahan yang mendadak terlihat sangat keren, padahal sebelumnya tampak biasa saja. Laki-laki yang dimaksud duduk di kursi bus paling belakang dan saat ia menatap ke arah jendela, wajah sampingnya sukses membuat sang perempuan jatuh hati. Ketika keduanya tanpa sengaja saling menatap, perempuan ini langsung menundukkan kepala karena tersipu malu.

Perasaan jatuh cinta yang hadir secara tiba-tiba ini digambarkan layaknya kejutan manis saat menemukan lolipop dari dalam saku celana. Perempuan ini berharap perasaan cinta sepihak yang dipendamnya dalam diam ini bisa menjadi momen yang semanis permen lolipop. Karena tidak mampu mengutarakan perasaannya secara langsung, ia hanya bisa terus memendam rasa cinta tersebut hingga perasaannya berkembang semakin kental.

3. Nayla Suji sempat menangis saat menghafalkan lagu Malu Malu Lollypop untuk setlist Itadaki Love

Team Love JKT48 (instagram.com/jkt48)

Melalui live stream di SHOWROOM (27/4/2026), Nayla sempat menceritakan kesulitannya menguasai lagu "Malu Malu Lollypop" di waktu yang sudah mepet dengan shonichi setlist "Itadaki Love". Selain kerap salah koreografi saat latihan, Nayla juga sempat menangis hingga sesak napas saat berusaha menghafalkan lirik lagunya. Ia menangis bukan karena makna lagu, tetapi karena kata-kata dalam setiap liriknya sangat sulit untuk dihafalkan oleh member asal Jepang ini.

Nayla bahkan sampai membawa buku kumpulan lirik lagu JKT48 yang sengaja ia tulis ulang menggunakan aksara katakana supaya bisa menghafalnya di mana pun. Saat menghafalkan lagu "Malu Malu Lollypop" di rumah, ia berusaha mengulang setiap satu kalimat hingga 10 kali, tetapi saat lanjut ke kalimat berikutnya, ia justru langsung lupa dengan lirik yang baru saja dihafalnya. Nayla sempat menangis hingga rasanya ingin menyerah, tetapi ia akhirnya berpikir bahwa daripada membuang waktu untuk menangis, lebih baik ia lanjut menghafalkan.

Nayla sangat menghargai keputusan manajemen yang memilihnya untuk mengikuti shonichi setlist ini, di saat beberapa member lain baru dijadwalkan berpartisipasi pada pertunjukan "Itadaki Love" selanjutnya. Dengan ditemani oleh sang mama, Nayla rela tidak tidur hingga pukul 4 pagi demi bisa menghafalkan lirik lagu "Malu Malu Lollypop" dengan sempurna. Meskipun perjuangan kerasnya ini mendapat banyak apresiasi dari penggemar maupun sesama member, Nayla sendiri justru menganggap dedikasi tersebut sebagai hal yang memang sepatutnya dilakukan oleh seorang idol.

Nayla selalu berjuang keras belajar bahasa Indonesia demi bisa menyanyikan lagu JKT48 dengan sempurna di atas panggung. Jadi, bagaimana tanggapanmu mengenai lagu "Malu Malu Lollypop" milik JKT48?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article