Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Manohara Bocorkan Sikap Ibunya hingga Putus Hubungan, Bahas Ilmu Hitam

potret Manohara
potret Manohara (Instagram.com/manodelia)

Nama Manohara Odelia mendadak kembali menjadi trending topik di X, pada Selasa (20/1/2026) setelah ia mengunggah pernyataan yang menyinggung pengalaman pernikahan di bawah umur yang pernah dialaminya. Unggahan tersebut kemudian dikaitkan netizen dengan isu child grooming yang belakangan memang sedang ramai dibicarakan.

Dalam pernyataannya, Manohara juga menegaskan bahwa ia telah memutus komunikasi dengan sang ibu karena dinamika hubungan mereka yang dinilainya tidak sehat. Konflik antara ibu dan anak ini pun kian memanas setelah Manohara tiba-tiba saja diserang oleh akun anonim bernama @aisyah_nadawi. Manohara menduga bahwa akun tersebut adalah berkaitan dengan ibunya.

1. Bukan sekadar kehilangan kontak, Manohara akui cut off alias memutus hubungan dari ibunya

potret Manohara
potret Manohara (Instagram.com/manodelia)

Dalam postingannya di Instagram pada Selasa (6/1/2026), Manohara menyatakan bahwa ia tidak kehilangan kontak ibunya. Perempuan kelahiran 1992 tersebut menegaskan justru dirinya lah yang memilih untuk memutus komunikasi di antara mereka karena hubungan yang dinilainya tidak sehat. Menurut Manohara, kedekatan mereka yang pernah terlihat di hadapan publik hanyalah citra yang dibangun untuk kepentingan sang ibu.

Manohara kemudian blak-blakan mengungkap berbagai tekanan yang dialaminya sejak kecil.

“Secara pribadi, saya tumbuh dengan penyiksaan emosional dan psikologis jangka panjang, dan kadang-kadang penyiksaan fisik. Saya berulang kali dimanipulasi dan dimanfaatkan,” ungkap Manohara.

Manohara menambahkan, ia pun juga pernah dipaksa masuk ke situasi berbahaya demi keuntungan pihak lain. Oleh sebab itu, seiring dengan bertambahnya usia dan menjadi lebih mandiri, ia akhirnya berani untuk memutus kontak dengan ibunya sebagai langkah melindungi diri dari luka yang berkepanjangan.

2. Mendadak diserang akun anonim, yang diduga ibunya

potret Manohara
potret Manohara (Instagram.com/manodelia)

Tak lama setelah mengungkap keputusannya untuk mengeluarkan sang ibu dari kehidupannya, Manohara mendadak diserang akun anonim bernama @aisyah_nadawi. Akun tersebut menyebut bahwa pernikahan Manohara dengan Pangeran Kelantan, Tengku Fakhri, di masa lalu sah, baik secara hukum maupun agama.

Sebagai respons, Manohara pun menegaskan bahwa ia tidak pernah memberikan persetujuan atas pernikahan tersebut. Alih-alih dilindungi oleh sang ibu, ia justru mengalami kekerasan fisik setelah berulang kali memohon agar pernikahan dihentikan.

“Ini adalah kebohongan. Sekali lagi, saya tidak pernah memberikan persetujuan. Saya dipaksa olehnya. Saya terus menerus memohon agar dia berhenti, saya selalu memohon agar dia tidak meninggalkan saya sendirian bersama pria itu,” ungkap Manohara.

Ia melanjutkan, “Alih-alih melindungi anaknya, dia justru berteriak kepada saya dan memukuli saya secara fisik karena saya tidak ingin ditinggal sendirian dengan pria itu.”

Melihat pernyataan dari akun anonim tersebut, Manohara pun merasa bahwa akun palsu itu kemungkinan adalah sang ibu atau salah satu orang suruhannya. Tak lama kemudian, akun itu sendiri diduga mengaku bahwa ia adalah ibunda Manohara lewat tulisan "Lah Mano sendiri tidak minat sekolah pada saat itu. Prestasi akademiknya biasa saja. Saya yang lebih mengenal Mano dan bukan kalian."

3. Bongkar praktik ilmu hitam yang tinggalkan trauma

potret Manohara
potret Manohara (Instagram.com/manodelia)

Setelah akun anonim itu menyebut dirinya ‘Bukan Islam kaleng-kaleng’, Manohara pun kembali membongkar trauma masa kecilnya. Ia menuding bahwa sang ibu telah lama terlibat praktik ilmu hitam dan sering membawanya ke dukun sejak kecil karena dinilai tidak patuh.

“Saya dipaksa meminum air ritual, dimandikan dengan minyak, dan menjalani praktik-praktik yang menakutkan serta membingungkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Manohara juga menuding ibunya hanya menggunakan agama sebagai alat. Ia mengunggah foto sang ibu yang disebutnya sedang menjalani upacara baptis. "Pada saat itu, ia menghabiskan kehidupan sosialnya di sekeliling para perempuan Kristen kaya, sehingga pindah agama menguntungnya di lingkungan tersebut. Ini kenapa aku bilang, agama, seperti semua hal lainnya, adalah alat baginya," tulis Manohara.

Menurutnya, sang ibunda memeluk, mempertunjukkan, dan mengganti agama tergantung pada keuntungan apa yang bisa didapatkannya dari sana. Tak ada yang benar-benar tulus karena semuanya bersifat transaksi.

Manohara menyebut bahwa pengalaman-pengalaman tersebut telah meninggalkan trauma yang mendalam dan terus membekas hingga ia dewasa. Sebagai penutup, ia pun menegaskan bahwa apa yang dialaminya murni merupakan bentuk kekerasan dan tidak ada kaitannya dengan agama.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N
Follow Us

Latest in Hype

See More

Host Indonesian Idol dari Masa ke Masa, Daniel Mananta Bukan Pertama

20 Jan 2026, 20:08 WIBHype