Comscore Tracker

5 Film Biopik Arahan Hanung Bramantyo, Soekarno hingga Kartini 

Film yang kualitasnya gak diragukan lagi

Hanung Bramantyo merupakan salah satu sutradara yang karyanya sudah banyak beredar di dunia perfilman Indonesia. Pria yang menyandang gelar Sutradara Terbaik pertama kali dalam ajang Festival Film Indonesia 2005 ini sukses menghasilkan puluhan film yang laris di pasaran.

Dengan genre film yang beragam, Hanung berusaha menyajikan pilihan tontonan yang dapat dinikmati berbagai kalangan. Meski mengawali debut dengan film bergenre romansa, film besutannya yang mengambil genre lain juga patut diperhitungkan sebagai tontonan di kala senggang.

Misalnya saja, film-film biografi tokoh yang selalu ditunggu kehadirannya oleh masyarakat luas. Penasaran dengan judul film genre biopik terbaru arahan suami Zaskia Mecca ini? Yuk, simak ulasan berikut!

1. Habibie & Ainun 3 (2019) 

https://www.youtube.com/embed/CIP0esJ6MMs

Setelah sukses mengerjakan biografi perjuangan Bapak B.J. Habibie dan Ibu Ainun di tahun 2012, Hanung kembali mengerjakan film yang mengisahkan biografi perjalanan kisah cinta mereka. Dengan tokoh utama yang dibintangi oleh Maudy Ayunda, sebagian besar cerita dalam film ini berfokus pada kehidupan Hasri Ainun Besari sebelum menikah dengan Habibie.

Film ketiga dari biografi series Habibie & Ainun ini baru dirilis setelah tujuh tahun sejak seri pertama diluncurkan. Jarak penayangan yang cukup jauh membuat antusiasme penonton menjadi berkurang.

Akibatnya, pendapatan yang dihasilkan dari penayangan film tidak sebanyak film sebelumnya. Meski demikian, nyatanya film arahan Hanung Bramantyo ini masih menunjukkan eksistensinya melalui penghargaan Penata Editing Terpuji yang didapatkan dalam Festival Film Bandung 2020.

2. Sultan Agung: Tahta, Perjuangan & Cinta (2018) 

https://www.youtube.com/embed/Wx3aMwzvLLA

Dengan menggunakan cerita kolosal, film biopik arahan Hanung yang satu ini berhasil membawa film sejarah bukan hanya sebagai film dokumenter belaka. Pemberian bumbu-bumbu romansa membuat film yang berkisah mengenai biografi Sultan Agung menjadi salah satu film yang layak menjadi bahan tontonan.

Mengambil latar abad ke-17, Hanung berusaha menampilkan sosok Sultan Agung sebagai raja Mataram yang gigih, pemberani, tegas dan tanpa kompromi dalam menghadapi penjajah Belanda. Melalui berbagai sumber yang hanya memuat peristiwa dan penjelasan kondisi fisik pada masa itu, film produksi Mooryati Soedibyo Cinema ini berusaha menghidupkan sosok Sultan Agung dalam benak para sineas.

Selain mengisahkan tentang perjuangan Sultan Agung dan karakternya yang kuat, kehadiran sosok fiksi Lembayung yang membuat Sultan Agung jatuh hati ini juga menarik untuk dicermati. Lewat tokoh inilah, Hanung memperlihatkan mengenai kemandirian seorang perempuan.

Penggambaran sosok Lembayung yang pemberani, mandiri, kuat dan selalu turut serta dalam perjuangan melawan penjajah memberikan sudut pandang baru untuk kehidupan perempuan ningrat masa itu.

Baca Juga: Sering Rajai Box Office, 10 Film yang Disutradarai Hanung Bramantyo

3. Kartini (2017) 

https://www.youtube.com/embed/ePQV41Rk9uw

Mengambil tokoh emansipasi Indonesia sebagai bahan cerita, film biografi Hanung yang satu ini sukses laris di pasaran pecinta film. Dengan pemeran utama Kartini yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, perjuangan perempuan dan kisah sehari-hari Kartini sebagai perempuan ningrat Jawa diperankan dengan sangat apik.

Di film ini turut hadir pula Deddy Sutomo, Ayushita, Acha Septriasa, Christine Hakim dan Reza Rahardian. Dengan bertabur pemeran professional, penggambaran jalan cerita dan emosi yang dihadirkan menjadi sangat nyata.

Meskipun tidak mendapatkan penghargaan sama sekali, film yang digarap bersama dua rumah produksi Legacy Pictures dan Screenplay Film ini juga masuk dalam 14 nominasi di gelaran FFI 2017.

4. Rudy Habibie (2016) 

https://www.youtube.com/embed/G4HH8kVI4OY

Film biopik arahan Hanung Bramantyo ini masih menjadi bagian dari film seri Habibie & Ainun. Bekerja sama dengan Manoj Punjabi, film ini berhasil mendapatkan antusiasme hingga 2 juta penonton.

Dengan menghadirkan berbagai pemeran ternama di dunia perfilman tanah air, pembangunan karakter setiap tokoh sukses membuat para sineas terhenyak. Mengambil kisah utama mengenai perjuangan B.J. Habibie ketika melanjutkan pendidikan di Eropa, film ini berhasil menampilkan problem-problem yang biasa dihadapi oleh mahasiswa perantau di luar negeri.

Film termahal garapan rumah produksi MD Pictures ini meraih kesuksesan pendapatan yang luar biasa. Melalui antusiasme penonton, film biografi arahan Hanung Bramantyo ini mendapatkan peringkat keenam dalam jajaran film terlaris tahun 2016 loh.

5. Soekarno: Indonesia Merdeka (2013) 

https://www.youtube.com/embed/UuhB8EZhPxg

Rekomendasi film biopik arahan sutradara Hanung Bramantyo yang terakhir yaitu Soekarno: Indonesia Merdeka (2013). Menggandeng rumah produksi Dapur Film, film yang mengangkat kisah hidup presiden pertama Indonesia ini rilis pada Desember 2013.

Melalui garapan naskah Ben Sihombing, kisah perjuangan Soekarno dalam perjuangan kemerdekaan melawan kolonial dibungkus secara menarik. Film yang menjadikan Aryo Bayu sebagai pemeran utama ini turut menghadirkan beberapa aktor kenamaan Indonesia, seperti Maudy Koesnaedi, Ratu Tika Bravani, Lukman Sardi dan Ferry Salim.

Hanung memang dikenal tidak pernah main-main dalam setiap film yang dikerjakan. Buktinya, film ini berhasil menyabut 4 juara dalam nominasi yang dibuat oleh FFI tahun 2014, mulai dari Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik, Tata Busana Terbaik, Tata Artistik Terbaik dan Editing Terbaik.

 

Secara keseluruhan hampir semua film biopik arahan sutradara asli Yogyakarta memang layak dijadikan tontonan. Yuk, tentuin, kamu mau nonton yang mana dulu.

Baca Juga: 5 Fakta Film Just Mom yang Diproduseri Hanung Bramantyo

Marissa Zefanya Photo Verified Writer Marissa Zefanya

Muggle.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Albin Sayyid Agnar

Berita Terkini Lainnya