Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Musisi yang Dikenal Tidak Suka dengan Penggemarnya Sendiri
Blur (Facebook.com/Blur)
  • Maynard James Keenan menuai kontroversi pada 2015 setelah melontarkan istilah kasar dan ofensif untuk menggambarkan sebagian penggemar Tool.

  • Morrissey berulang kali mengecewakan penonton lewat pembatalan konser, sementara Frank Ocean dikritik setelah penampilan Coachella 2023 berubah dari rencana awal dan membatalkan siaran langsung.

  • Damon Albarn menyindir audiens Coachella 2024 yang kurang responsif, sedangkan Axl Rose menyerang penonton pada 1991, memicu kerusuhan Riverport Riot setelah konser dihentikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Hubungan antara musisi dan penggemar biasanya menjadi bagian penting dari perjalanan karier seorang artis. Dukungan penggemar membantu lagu-lagu mereka dikenal luas, membuat konser dipenuhi penonton, hingga menjaga popularitas tetap bertahan selama bertahun-tahun. Namun, tidak semua musisi selalu memiliki hubungan harmonis dengan orang-orang yang mendukungnya.

Beberapa musisi terkenal ini justru pernah melontarkan komentar pedas, menunjukkan rasa frustrasi terhadap penonton, bahkan terlibat perselisihan dengan penggemarnya sendiri. Sikap tersebut tentu memancing beragam reaksi, apalagi ketika penggemar merasa sudah memberikan banyak dukungan kepada sang idola.

Meski konflik tidak selalu berarti seorang musisi benar-benar membenci penggemarnya, sejumlah kejadian berikut membuat hubungan mereka dengan fanbase menjadi sorotan. Siapa saja mereka?

1. Maynard James Keenan

Maynard James Keenan (maynardjameskeenan.com)

Maynard James Keenan, vokalis band rock Tool, dikenal sebagai sosok yang cukup tertutup dan memiliki pandangan tersendiri tentang hubungan antara musisi dan penggemar. Bersama Tool, ia membawakan musik yang memadukan progressive rock dan heavy metal dengan komposisi rumit serta lirik yang penuh interpretasi. Meski memiliki basis penggemar loyal, James Keenan tidak selalu terlihat nyaman dengan perhatian berlebihan yang diterimanya.

Sikapnya yang blak-blakan juga beberapa kali membuatnya terlibat kontroversi, terutama ketika membicarakan orang-orang yang mengidolakan bandnya. Pada 2015, Keenan menjadi sorotan setelah melontarkan komentar kasar tentang penggemar Tool dalam sebuah wawancara. Ia menggunakan sejumlah istilah merendahkan untuk menggambarkan sebagian penggemarnya, termasuk kata-kata yang dinilai ofensif terhadap penyandang disabilitas.

2. Morrissey

Morrissey (Facebook.com/Morrissey Official)

Sebagai mantan vokalis The Smiths, Morrissey merupakan salah satu figur penting dalam perkembangan musik alternatif Inggris. Suaranya yang khas dan lirik-lirik melankolis, membuatnya memiliki penggemar setia sejak era 1980-an. Namun, perjalanan karier solonya juga diwarnai berbagai kontroversi, mulai dari pernyataan publik yang memicu kritik hingga pembatalan konser.

Akibatnya, hubungan Morrissey dengan penggemar tidak selalu berjalan mulus, terutama ketika orang-orang yang sudah membeli tiket harus menghadapi perubahan jadwal pertunjukan. Pembatalan konser Morrissey kerap menjadi sumber kekecewaan bagi penontonnya.

Dalam sejumlah kesempatan, ia membatalkan pertunjukan dengan alasan kesehatan atau kondisi yang dianggap tidak mendukung, termasuk masalah kebisingan di sekitar hotel yang mengganggu tidurnya. Bagi penggemar yang sudah mengeluarkan biaya untuk tiket dan perjalanan, keputusan semacam ini tentu saja menyebalkan.

3. Frank Ocean

Frank Ocean (billboard.com)

Frank Ocean dikenal sebagai musisi yang mampu menciptakan karya dengan pendekatan R&B yang eksperimental dan emosional. Album Blonde yang dirilis pada 2016 mendapat banyak pujian dan semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu musisi berpengaruh di generasinya. Namun, Ocean juga terkenal sangat menjaga privasi dan jarang memberikan kabar mengenai proyek musik terbarunya.

Kekecewaan penggemar semakin terasa setelah penampilannya di Coachella pada 2023 menuai kritik. Set yang dibawakannya mengalami perubahan dari rencana awal, termasuk pembatalan siaran langsung dan penyesuaian penampilan yang membuat sebagian penonton merasa tak puas. Meski demikian, sikap Ocean yang tertutup ini tidak serta-merta membuktikan bahwa ia membenci penggemarnya.

4. Blur

Blur (Facebook.com/Blur)

Blur merupakan salah satu band penting dalam gelombang Britpop yang meramaikan Inggris pada era 1990-an. Dipimpin oleh Damon Albarn, band ini dikenal lewat lagu-lagu seperti 'Song 2', 'Parklife', dan 'Girls & Boys'. Meski memiliki popularitas besar di Inggris, perjalanan Blur di Amerika Serikat tidak selalu semulus yang mereka alami di negara asalnya.

Perbedaan respons penonton di kedua negara tersebut tampaknya menjadi sumber frustrasi bagi Albarn, terutama ketika bandnya tampil di hadapan audiens yang kurang antusias. Situasi itu terlihat saat Blur tampil di Coachella pada 2024. Ketika lagu 'Girls & Boys' tidak mendapat respons yang diharapkan, Albarn menyindir penonton dengan mengatakan bahwa mereka tidak akan melihat Blur lagi sehingga sebaiknya ikut bernyanyi selagi ada kesempatan.

5. Axl Rose

Axl Rose (Instagram.com/official_axlrose)

Axl Rose Guns N’ Roses, sudah lama dikenal sebagai figur rock yang kontroversial. Selain memiliki suara khas dan karisma panggung yang kuat, ia juga kerap menjadi sorotan karena perilakunya, termasuk keterlambatan tampil dan berbagai perselisihan selama kariernya. Sikapnya yang keras, terkadang membuat hubungan dengan orang-orang di sekitarnya menjadi rumit.

Namun, salah satu insiden paling terkenal yang melibatkan Axl Rose justru terjadi ketika ia berhadapan langsung dengan penonton konsernya sendiri. Pada 1991, saat Guns N’ Roses tampil di Riverport Amphitheatre, St. Louis, Rose melihat seorang penonton menggunakan kamera untuk merekam pertunjukan.

Axl Rose kemudian melompat ke arah kerumunan dan menyerang penonton itu, sebelum akhirnya meninggalkan panggung sambil menyalahkan petugas keamanan. Kejadian itu memicu kerusuhan yang dikenal sebagai Riverport Riot, dengan sejumlah penonton ikut terlibat dalam kekacauan setelah konser dihentikan.

Hubungan musisi dan penggemar memang tak selalu berjalan harmonis, bahkan ketika sang artis memiliki karya yang dicintai banyak orang. Menurutmu, di antara lima musisi tersebut, siapa yang pernah menunjukkan sikap paling mengecewakan terhadap penggemarnya sendiri?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article