Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Niall Horan Kenang Mendiang Liam Payne: Ikatan Persahabatan Kami Abadi
Potret Niall Horan (instagram.com/niallhoran)
  • Niall Horan mengenang kepergian Liam Payne yang meninggal pada Oktober 2024 di Argentina dan menyebut persahabatan mereka sebagai ikatan abadi.

  • Niall mengaku diliputi kesedihan mendalam saat memikirkan Payne, tetapi juga tersenyum mengingat kenangan indah mereka, termasuk momen bersenang-senang di Australia.

  • Dalam album barunya Dinner Party, Niall memiliki lagu "End of an Era" sebagai penghormatan untuk Payne, terinspirasi dari rasa kehilangan usai kepergian almarhum.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam wawancara bersama The Times U.K., Niall Horan buka suara soal kematian sahabat sekaligus mantan rekannya di One Direction, Liam Payne. Hal itu juga berkaitan dengan perilisan album Dinner Party yang di dalamnya ada lagu khusus untuk Payne.

Selain mengenang perasaannya saat ditinggalkan Payne, Niall juga turut menyinggung soal persahabatannya dengan mendiang yang disebutnya abadi. Lalu, seperti apa pernyataan Niall Horan saat mengenang sosok Liam Payne?

1. Niall Horan akui sempat tak percaya Liam Payne tiba-tiba sudah tiada

potret kenangan Niall Horan dan Liam Payne (instagram.com/niallhoran)

Liam Payne meninggal dunia pada 16 Oktober 2024 setelah jatuh dari lantai tiga kamar hotel di Buenos Aires, Argentina. Sebelum Payne tiada, Niall sempat menghabiskan waktu bersama selama beberapa minggu di Argentina. Kabar kematian Payne jelas membuat Niall awalnya tidak percaya dan langsung menyangkalnya.

"Rasanya masih tidak nyata. Pada hari pertama, aku berpikir, 'Tidak mungkin, ini tidak pernah terjadi'," katanya, dikutip dari Variety pada Senin (1/6/2026).

Bagi Niall, kepergian Payne secara mendadak sungguh mengguncang perasaannya. Apalagi, musisi 32 tahun itu juga telah memiliki ikatan persahabatan yang erat dengan mendiang semasa hidup.

"Persahabatan kami adalah ikatan yang abadi meskipun kami sudah lama tidak bertemu. Sungguh mengejutkan bahwa suatu hari rasanya seperti membalikkan saklar lampu, dia tiba-tiba telah tiada," sambungnya.

2. Niall merasa sedih ketika memikirkan kembali Payne

momen terakhir Liam Payne nonton konser Niall Horan di Argentina (snapchat.com/liampayne)

Kepergian Payne untuk selama-lamanya tentu bukan hal yang mudah untuk diterima Niall begitu saja. Ia mengaku merasakan kesedihan saat memikirkan hal-hal yang berkaitan dengan sang sahabat. Namun di sisi lain, ia juga tersenyum ketika mengingat berbagai momen indah bersama.

"Saat aku memikirkan kepergian Liam, ada kesedihan, tetapi juga membuatku tertawa dan menyeringai karena kenangan yang kami miliki," ungkap Niall.

Pelantun lagu "Slow Hands" itu pun mengingat kembali kenangan bersama saat bersenang-senang di Australia. Menurut Niall, Payne semasa hidup termasuk orang yang jago berselancar. Hal itu berbanding terbalik dengan dirinya yang hampir tidak bisa berenang.

3. Niall Horan rilis lagu penghormatan untuk Liam Payne di album barunya

Potret Niall Horan (instagram.com/niallhoran)

Untuk diketahui, Niall kini tengah bersiap untuk perilisan album terbarunya bertajuk Dinner Party. Menariknya, Niall memiliki lagu yang dipersembahkan secara khusus sebagai penghormatan kepada Payne berjudul "End of an Era" pada album tersebut. Ia meyakini almarhum akan sangat menyukai karya lagu yang spesial itu.

"Aku rasa itu adalah tipe lagu yang disukainya. Dia menyukai Coldplay, juga menyukai lagu-lagu seperti 'You & I' milik One Direction, lagu-lagu yang memiliki makna," pungkasnya.

Mengenai "End of an Era", lagu tersebut ternyata terinspirasi dari rasa kehilangan usai kepergian Liam Payne. Meski album Dinner Party baru akan dirilis pada 5 Juni 2026, lagu "End of an Era" kini sudah bisa didengarkan lewat digital streaming platform. Sudahkah kamu mendengarkannya?

Editorial Team

Related Article