5 Anime Wajib Tonton jika Suka Jaadugar: A Witch in Mongolia

- Anime Jaadugar: A Witch in Mongolia garapan Science SARU menonjol lewat perpaduan sejarah, strategi, dan karakter kuat berlatar Kekaisaran Mongol abad ke-13.
- Lima anime direkomendasikan bagi penggemar Jaadugar, termasuk The Apothecary Diaries, The Beast Player Erin, Orb: On the Movements of the Earth, Kingdom, dan The Heike Story.
- Kelima judul tersebut memiliki kesamaan tema seperti kekuatan ilmu pengetahuan, intrik politik, serta latar sejarah yang memperkaya pengalaman menonton setelah menikmati Jaadugar.
Anime terbaru garapan Science SARU, Jaadugar: A Witch in Mongolia, berhasil mencuri perhatian para pencinta anime belakangan ini. Berlatar pada abad ke-13, anime ini mengikuti perjalanan Sitara, budak Persia yang mengandalkan ilmu pengetahuan untuk bertahan di tengah intrik politik Kekaisaran Mongol. Perpaduan sejarah, strategi, dan karakter yang kuat membuat adaptasi manga karya Tomato Soup ini tampil beda pada 2026.
Menariknya, ada beberapa anime rilisan tahun-tahun sebelumnya yang juga menawarkan daya tarik serupa. Kalau kamu suka Jaadugar: A Witch in Mongolia, ini dia lima rekomendasi anime yang wajib masuk daftar tontonanmu. Sudah nonton yang mana saja?
1. The Apothecary Diaries (2023–sekarang)

Sebelum Jaadugar: A Witch in Mongolia, tokoh perempuan cerdas sudah lebih dulu hadir dalam The Apothecary Diaries. Anime ini mengikuti kisah Maomao, gadis ahli obat yang diculik lalu dijual sebagai pelayan istana di era Tiongkok kuno. Di sana, Maomao terlibat dalam berbagai kasus misterius yang berkaitan dengan penyakit dan racun.
Sama seperti Sitara, Maomao lebih mengandalkan ilmu pengetahuan dan ketelitian alih-alih fisik untuk bertahan di lingkungan berbahaya. Nuansa sejarah dan intrik politik istana pun turut menjadi daya tarik utamanya. Kamu sendiri sudah nonton anime pemenang Best Drama di Crunchyroll Anime Awards 2026 ini?
2. The Beast Player Erin (2009)

Meski bergenre fantasi, anime adaptasi novel karya Nahoko Uehashi ini tetap direkomendasikan bagi penyuka Jaadugar: A Witch in Mongolia. The Beast Player Erin lebih menonjolkan ilmu pengetahuan, hubungan manusia dengan alam, dan intrik politik ketimbang sihir. Anime ini mengisahkan Erin, gadis yang memiliki kemampuan untuk memahami dan menjalin ikatan dengan makhluk-makhluk unik.
Kehidupan Erin berubah total setelah tragedi merenggut ibunya. Seiring waktu, kemampuan langkanya mulai menarik perhatian para penguasa. Dari sinilah ceritanya berkembang jadi drama politik yang kelam dan sarat taktik bertahan hidup.
3. Orb: On the Movements of the Earth (2024–2025)

Tema perlawanan lewat kekuatan ilmu pengetahuan layaknya Jaadugar juga bisa kamu temukan dalam Orb: On the Movements of the Earth. Berlatar di Eropa pada abad ke-15, anime karya Studio Madhouse ini mengawali ceritanya lewat Rafal, pemuda jenius yang dipersiapkan untuk mempelajari teologi. Namun, pertemuannya dengan gagasan heliosentris mulai mengubah pandangannya.
Yang berbeda dari Jaadugar adalah bahwa anime ini gak berfokus pada satu tokoh utama. Orb juga menghadirkan kisah lintas generasi para cendekiawan yang diam-diam meneruskan teori heliosentris di tengah ancaman otoritas yang menentangnya. Dengan konflik yang menarik, anime ini jelas sayang untuk dilewatkan!
4. Kingdom (2012–sekarang)

Kalau tertarik dengan anime sejarah yang lebih kolosal, Kingdom wajib dicoba. Jika Jaadugar mengangkat dinamika kekuasaan di Kekaisaran Mongol, Kingdom membawa penonton ke konflik antarnegara dengan skala perang yang jauh lebih besar. Anime ini berlatar pada Zaman Negara-Negara Berperang di Tiongkok kuno, masa ketika berbagai kerajaan saling bertarung untuk memperluas pengaruh.
Kingdom mengisahkan Xin, budak yatim-piatu yang bercita-cita menjadi jenderal terhebat. Takdir mempertemukannya dengan Ying Zheng, raja muda Kerajaan Qin yang ingin mengakhiri peperangan panjang dan menyatukan Tiongkok. Bersama-sama, mereka menghadapi berbagai rintangan dalam perjalanan mengubah sejarah.
5. The Heike Story (2021)

Selain Jaadugar: A Witch in Mongolia, Science SARU juga punya The Heike Story yang gak kalah menarik. Berlatar pada Jepang pada akhir era Heian, anime ini berpusat pada Biwa, gadis yang memiliki kemampuan melihat masa depan melalui mata uniknya. Setelah ayahnya dibunuh oleh klan Heike, ia mulai menyaksikan perjalanan klan tersebut menuju kejayaan sekaligus kehancuran yang telah diramalkannya.
Gak cuma sejarahnya, daya tarik lain dari The Heike Story adalah visualnya. Animasinya menyerupai lukisan tradisional Jepang dengan palet warna lembut yang selaras dengan kisah tragisnya. Hal ini tentu mengingatkan pada Jaadugar yang juga punya visual khas bernuansa Persia dan Asia Tengah.
Meski hadir dengan latar dan pendekatan yang berbeda, kelima anime di atas bisa menjadi pilihan menarik untuk ditonton setelah Jaadugar: A Witch in Mongolia. Jadi, mau mulai dari judul yang mana dulu, nih?






















