Nino Kayam Ngaku Relate sama OST Na Willa usai Vidi Aldiano Meninggal

Nino Kayam mengaku sangat terpukul atas meninggalnya Vidi Aldiano dan merasa lagu "Sikilku Iso Muni" kini punya makna lebih dalam baginya.
Lagu soundtrack film Na Willa itu dianggap Nino sebagai pengingat bahwa kehilangan bukan akhir, melainkan awal perjalanan baru yang penuh makna.
Nino menilai, Vidi memiliki pengaruh besar dalam hidup serta kariernya, dan ia bertekad membawa semangat sahabatnya itu dalam setiap karya ke depan.
Jakarta, IDN Times - Kabar Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) telah mengejutkan publik. Bahkan, kematian Vidi menyisakan duka mendalam bagi kalangan sahabat almarhum, tak terkecuali Anindyo Baskoro atau yang dikenal Nino Kayam.
Kondisi itu membuat Nino mengaku merasa relate dengan original soundtrack film Na Willa berjudul "Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Berbunyi)" yang diciptakan grup Laleilmanino. Ternyata, lagu tersebut memiliki makna yang terasa ngena bagi Nino setelah Vidi Aldiano wafat.
1. Punya makna yang dalam, Nino akui relate dengan OST Na Willa setelah Vidi meninggal

Nino mengakui kalau ia dan Laleilmanino banyak belajar dari lagu ciptaan mereka sendiri, termasuk lagu "Sikilku Iso Muni". Menurut Nino, lagu itu bukan sekadar soundtrack film biasa, tapi juga mengajarkannya bahwa kehilangan bukanlah akhir dari segalanya, tapi justru merupakan babak perjalanan yang baru.
"Kita bertiga juga sedikit banyak sering belajar dari lagu kita sendiri, gak cuma lewat lagu ini. Kalau pertanyaannya saat ini bisa relate sama lagunya atau gak, menurut aku sih bisa (relate)," ucapnya saat ditemui usai press conference film Na Willa di Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026).
Ia bahkan berharap hadirnya lagu ini tidak hanya memberikan kekuatan kepada para penonton film Na Willa, tapi juga penulis lagunya sendiri di tengah suasana duka yang masih menyelimuti.
"Harapannya semoga lagu ini, selain menguatkan orang-orang di luar sana yang nanti nonton film, juga menguatkan penulis lagunya sendiri. Moga-moga kita bisa terus melihat kejadian kemarin gak cuma dari sisi sedihnya saja," imbuh Nino.
2. Perasaan terpukul dan kehilangan membuat Nino meratapi kepergian Vidi Aldiano

Nino sendiri tak menampik peristiwa meninggalnya Vidi telah membuatnya merasa terpukul sekaligus kehilangan. Persaaan itulah yang juga memicu lelaki yang tergabung dalam grup RAN ini turut meratapi kepergian almarhum.
"Sedih itu pasti. Dari kemarin, saya sudah memakai waktu sebanyak-banyaknya untuk meratapi kepergiannya (Vidi Aldiano)," cerita Nino di depan awak media ketika membahas perasaan sedih usai Vidi meninggal dunia.
Meski begitu, Nino sendiri tak ingin terus terkungkung dalam perasaan sedih. Alhasil, ia pun menantikan masa di mana dapat bangkit dari kesedihan pasca ditinggalkan sahabat terkasih.
"Semoga nanti hadir pula rasa ingin merayakan kehidupannya (Vidi), karena salah satu yang penting buat saya saat ini adalah bukan kenapa dia pergi, tapi bagaimana dia hidup kemarin," tambahnya.
3. Nino menganggap Vidi telah memiliki pengaruh besar bagi hidupnya

Lebih lanjut, Nino memandang Vidi tak hanya sekadar dekat dengan para personel Laleilmanino saja, tapi juga memiliki pengaruh besar dalam hidupnya. Walau Vidi sudah tiada, ia tetap percaya bahwa sahabatnya akan ikut merasa bangga dengan pencapaiannya, termasuk menulis lagu soundtrack untuk film Na Willa.
"Dia adalah salah satu orang terdekat kita bertiga, terutama saya yang punya impact besar banget dalam hidup saya. Moga-moga semangatnya bisa saya bawa terus ke mana pun saya berjalan, saya berkarya," tandas Nino.

![[QUIZ] Jadi Siapa Kamu di Geng Baroque Works One Piece Live Action 2?](https://image.idntimes.com/post/20260310/upload_ca0eacc312a9bc14b772d57af8ddcdab_76633cc9-04af-44a7-980a-a869277db8f9.jpg)















