Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 OST Film Marvel yang Punya Makna Tersirat di Balik Liriknya

5 min read
6 OST Film Marvel yang Punya Makna Tersirat di Balik Liriknya
Black Panther (Dok. Marvel/Black Panther)
  • Enam lagu dalam film Marvel dipakai bukan sekadar pengiring adegan, melainkan terhubung dengan karakter, konflik, identitas, dan tema cerita.
  • “The Chain” menggambarkan ikatan Guardians yang tetap bertahan di tengah konflik, sementara “All the Stars” selaras dengan ambisi, harapan, dan pencarian posisi Wakanda.
  • “Shoot to Thrill”, “Plainsong”, “Immigrant Song”, dan “Blitzkrieg Bop” memperkuat identitas Iron Man, humor Ant-Man, energi Thor, serta akar New York Spider-Man.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Musik menjadi salah satu elemen penting dalam membangun suasana film Marvel. Sebuah adegan pertarungan bisa terasa semakin seru hanya karena lagu yang diputar, sementara momen emosional dapat meninggalkan kesan lebih kuat berkat pilihan musik yang tepat. Menariknya, beberapa lagu yang digunakan dalam film Marvel ternyata tidak hanya berfungsi sebagai pemanis adegan.

Jika diperhatikan lebih jauh, lirik atau latar belakang lagu tertentu justru punya hubungan dengan karakter maupun cerita yang sedang berlangsung. Ada lagu yang menggambarkan hubungan antara para anggota tim. Ada pula yang terasa seperti dibuat khusus untuk karakter tertentu. Berikut enam OST film Marvel yang punya makna tersirat di balik liriknya.

  1. 1. Fleetwood Mac — “The Chain” (Guardians of the Galaxy Vol. 2)

    Lagu ini lahir ketika hubungan antaranggota band sedang berada dalam kondisi yang rumit, termasuk persoalan hubungan asmara dan konflik pribadi. Meski berbicara tentang hubungan yang sedang mengalami keretakan, liriknya tetap menggambarkan sebuah ikatan yang sulit benar-benar diputus. Karena itu, “The Chain” terasa seperti gambaran tentang hubungan yang tetap bertahan meski banyak masalah menghadang.

    Makna tersebut terasa semakin cocok ketika lagu ini digunakan dalam Guardians of the Galaxy Vol. 2. Para anggota Guardians sering bertengkar dan memiliki perbedaan pendapat, bahkan sempat terbagi menjadi beberapa kelompok. Peter Quill dan Rocket, misalnya, terus berselisih sepanjang awal film, tetapi keduanya tetap memiliki ikatan sebagai bagian dari keluarga yang sama.

  2. 2. Kendrick Lamar feat. SZA — “All the Stars” (Black Panther)

    “All the Stars” menjadi salah satu lagu paling dikenal dari Black Panther dan merupakan bagian dari Black Panther: The Album yang dikurasi oleh Kendrick Lamar. Berbeda dari kebanyakan proyek MCU, album ini berisi kumpulan lagu orisinal dari sejumlah musisi yang secara khusus dibuat untuk melengkapi film. Lagu Kendrick Lamar dan SZA terdengar saat credit title dan menjadi salah satu bagian yang paling mudah diingat dari film.

    Lirik “All the Stars” dapat dikaitkan dengan ambisi, harapan, serta keinginan untuk mencapai sesuatu yang lebih besar. Hal tersebut sejalan dengan perjalanan T'Challa dan Wakanda yang berusaha menentukan posisi mereka di dunia. Di sisi lain, lagu ini juga memiliki nuansa tentang hubungan dan pencarian tempat di tengah kehidupan yang penuh tekanan.

  3. 3. AC/DC — “Shoot to Thrill” (Iron Man 2)

    Sejak film Iron Man pertama, musik rock AC/DC sudah menjadi bagian penting dari identitas Tony sebagai miliarder eksentrik yang menyukai hal-hal penuh gaya. “Shoot to Thrill” kemudian kembali digunakan dalam Iron Man 2 dan semakin memperkuat karakter Tony yang percaya diri, berani, serta gemar melakukan sesuatu dengan caranya sendiri. Lagu tersebut terasa seperti soundtrack pribadi bagi sosok Iron Man.

    Menariknya, penggunaan lagu ini ternyata berkaitan langsung dengan ide sutradara Jon Favreau untuk salah satu adegan besar dalam film. Favreau mendapatkan inspirasi setelah menyaksikan konser AC/DC dan membayangkan Tony Stark muncul di tengah keramaian dengan gaya yang spektakuler. Hasilnya terlihat dalam adegan ketika Tony tiba di Stark Expo dengan armor Iron Man sebelum melakukan aksi khasnya.

  4. 4. The Cure — “Plainsong” (Ant-Man)

    “Plainsong” muncul dalam salah satu adegan paling unik di Ant-Man. Lagu tersebut berasal dari album Disintegration (1989) dan memiliki atmosfer khas musik gothic serta post-punk. Dalam film, lagu ini terdengar ketika pertarungan Scott Lang melawan Yellowjacket berlangsung dalam situasi tidak biasa. Penggunaannya terasa lucu karena musik yang megah dan sedikit muram justru mengiringi pertarungan superhero berukuran sangat kecil.

    Pilihan tersebut sebenarnya merupakan permainan kata yang sengaja dibuat oleh sutradara Peyton Reed. Salah satu lagu pembuka album Disintegration dianggap cocok untuk adegan yang juga melibatkan konsep “disintegrasi”. Namun, ketika mulai dipadukan dengan adegan pertarungan, lagu tersebut ternyata memberikan atmosfer yang jauh lebih menarik daripada sekadar sebuah lelucon.

  5. 5. Led Zeppelin — “Immigrant Song” (Thor: Ragnarok)

    Sulit menemukan lagu rock yang lebih cocok untuk film tentang Thor daripada “Immigrant Song” milik Led Zeppelin. Lagu ini memiliki berbagai gambaran yang berkaitan dengan mitologi Nordik, termasuk Valhalla, pertempuran, dan perjalanan menuju negeri baru. Vokal Robert Plant yang penuh tenaga juga memberikan kesan heroik sekaligus liar. Karena itu, lagu ini terasa seperti pasangan alami untuk kisah dewa petir dari Asgard.

    Taika Waititi kemudian memanfaatkan energi tersebut dengan sangat baik dalam Thor: Ragnarok. “Immigrant Song” digunakan dalam adegan-adegan aksi yang membuat Thor terlihat semakin kuat dan penuh percaya diri. Menariknya, mendapatkan izin penggunaan lagu Led Zeppelin bukan perkara sederhana karena band tersebut dikenal sangat selektif dalam memberikan izin terhadap musik mereka.

  6. 6. The Ramones — “Blitzkrieg Bop” (Spider-Man: Homecoming)

    “Blitzkrieg Bop” mungkin terdengar seperti pilihan musik sederhana, tetapi kehadirannya dalam Homecoming punya hubungan cukup kuat dengan identitas Spider-Man. The Ramones merupakan salah satu band punk paling ikonik dari New York. Sementara itu, Spider-Man juga sangat identik dengan kota tersebut, sehingga musik dari band yang punya akar kuat di New York terasa cocok untuk menggambarkan sisi lokal sang superhero.

    Lagu ini terdengar saat credit title Spider-Man: Homecoming dan memberikan sentuhan punk yang energik pada film. Hubungan The Ramones dengan Spider-Man sebenarnya sudah muncul jauh sebelum film MCU tersebut karena mereka pernah membawakan versi lagu tema serial animasi Spider-Man pada 1995. Pemilihan “Blitzkrieg Bop” terasa seperti penghormatan kecil terhadap band tersebut.

    Musik dalam film Marvel sering kali bekerja lebih dari sekadar pengiring adegan. Dari keenam OST film Marvel yang punya makna tersirat di balik liriknya, mana yang menurutmu punya arti paling menarik dalam penggunaannya di film Marvel?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More