Laura Basuki sebagai biarawati dalam film Yohanna (dok. Summerland Films/Yohanna)
Sebelumnya melalui siaran pers, Laura sudah pernah menjelaskan bahwa film Yohanna sejatinya dapat terasa sangat dekat dengan pengalaman hidup banyak orang. Karakter Yohanna yang diperankannya pun memberikan banyak pelajaran hidup.
"Yang membuat saya sangat terhubung dengan Yohanna adalah karena pergulatan yang ia alami sebenarnya sangat manusiawi. Kita semua pernah berada di titik mempertanyakan hidup, keyakinan, bahkan diri sendiri. Saya percaya film ini akan terasa dekat bagi banyak orang," ujar aktris yang dinobatkan sebagai Best Actress di Asian Film Festival 2025 berkat penampilannya dalam film Yohanna.
Senada dengan itu, Razka selaku sutradara juga memastikan bahwa film Yohanna bukan tentang agama tertentu. Menurutnya, karakter Yohanna dalam film ini turut mengalami apa yang semua orang pernah rasakan.
Film Yohanna mengisahkan biarawati muda bernama Yohanna yang dikirim ke Sumba untuk menjalankan misi kemanusiaan pasca bencana Badai Tropis Seroja. Saat truk berisi donasi yang ia bawa dicuri, misi yang tampak sederhana itu membawanya masuk ke dalam realitas Sumba yang keras, kemiskinan yang mencengkeram, aparat yang korup, dan anak-anak yang terpaksa bekerja di usia yang seharusnya mereka habiskan untuk bermain.
Di tengah kenyataan yang berat, Yohanna juga harus berhadapan dengan krisis keyakinan dan identitas dirinya sebagai biarawati. Lewat sudut pandang karakter Yohanna, penonton diajak untuk menyelami perjalanan batin yang dekat dan relevan bagi kehidupan banyak orang.
Selain Laura Basuki, film ini juga menghadirkan Jajang C. Noer. Kirana Grasela, dan Iqua Tahlequa, serta melibatkan anak-anak Sumba sebagai bagian dari cerita. Yohanna dijadwalkan akan tayang di bioskop Indonesia mulai 9 April 2026.