potret Chiki Fawzi (Instagram.com/chikifawzi)
Chiki menceritakan, ia sudah terjun ke Sumatra sejak masa awal terjadinya bencana, tepatnya sekitar 1 atau 2 Desember 2025. Namun, saat itu ia belum bisa menjangkau Aceh Tamiang karena akses jalan masih terputus.
Setelah kembali untuk kedua kalinya, barulah ia bisa masuk ke Aceh Tamiang. Setelah akses jalan akhirnya bisa dilalui kendaraan, Chiki mengaku terkejut melihat kerusakan jalan yang sangat parah. Menurut Chiki, saat itu Aceh Tamiang terlihat seperti kota lumpur dan lumpuh.
“Aku ngelihat ini satu kota, tapi benar-benar kayak cokelat dan benar-benar kota yang terendam lumpur dan di beberapa titik yang gak terendam lumpur pun, itu kelihatan banyak lumpur-lumpur dan banjir-banjir yang thickness-nya itu tebal, density-nya tebal, yang jadi menimbulkan bekas-bekas lumpur di hampir seluruh bangunannya. Jadi kayak masuk ke kota lumpur dan lumpuh kotanya,” tutur Chiki.
Diperparah dengan aroma menyengat seperti campuran bau bangkai dan debu dari lumpur yang mengering, Chiki pun menilai bahwa saat itu, Aceh Tamiang sangat tidak layak huni dan membutuhkan banyak tindakan serta penanganan serius agar dapat pulih kembali dan kehidupan warganya bisa berjalan normal.
IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.
SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.
SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".