Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Alasan Chiki Fawzi Aktif Jadi Relawan: Kalau Diam, Aku Merasa Bersalah

potret Chiki Fawzi
potret Chiki Fawzi (Instagram.com/chikifawzi)

Jakarta, IDN Times - Chiki Fawzi merupakan sosok seniman yang juga menginspirasi di bidang kemanusiaan. Selain dikenal sebagai seorang animator, Chiki juga aktif membersamai perjuangan masyarakat Palestina dan terlibat dalam berbagai misi sosial.

Belakangan ini, ia pun menunjukkan kepeduliannya yang besar terhadap bencana ekologis yang menghantam tiga provinsi di Sumatra. Gak cuma sekali, Chiki bahkan sudah empat kali membawa misi kemanusiaan di sejumlah titik lokasi bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Dalam wawancara bersama Uni Lubis, Pimpinan Redaksi IDN Times, untuk acara Semangat Awal Tahun 2026, Chiki pun berbagi banyak hal tentang pengalamannya yang menginspirasi tersebut.

1. Alasan Chiki Fawzi terpanggil jadi relawan Sumatra

potret Chiki Fawzi
potret Chiki Fawzi (Instagram.com/chikifawzi)

Chiki Fawzi membagikan alasan menyentuh di balik keputusannya untuk terjun langsung sebagai relawan Sumatra. Dengan suara yang terbata-bata, Chiki mengaku tak sanggup jika hanya berdiam diri setelah melihat kondisi masyarakat yang memprihatinkan di wilayah terdampak bencana. Menurutnya, masih banyak orang yang belum sepenuhnya menyadari betapa besarnya dampak bencana ekologis yang terjadi di sana.

“Aku melihat kondisi di sana itu sangat amat menyedihkan dan aku merasa harus semakin banyak orang terpapar terhadap kondisi becana ekologis yang sedang terjadi di sana karena dampaknya itu luar biasa,” kata Chiki.

Alasan lain yang mendorong Chiki untuk terjun langsung menjadi relawan Sumatra adalah adanya perasaan bersalah yang muncul ketika ia memilih untuk tidak peduli. Chiki mengaku bersyukur bisa hidup dengan nyaman. Namun di sisi lain, banyak masyarakat yang masih berjuang dengan kehidupan mereka.

“Aku dianugerahi Allah, Alhamdulillah hidupnya nyaman dan aku melihat kenyataan bahwa ada masyarakat lain di belahan hidup lain, yang bahkan untuk bisa punya bare minimum kehidupan yang manusiawi aja tuh masih harus struggle.”

Chiki melanjutkan, perasaan tersebut juga ia rasakan saat mendukung perjuangan Palestina. Chiki mengaku tak sanggup jika harus menutup mata atas penderitaan kemanusiaan. Ia menegaskan kembali, “Karena kalau untuk diam dan gak peduli, I feel guilty (Aku merasa bersalah).”

2. Mendapat dukungan penuh dari keluarga

potret Chiki Fawzi
potret Chiki Fawzi (Instagram.com/chikifawzi)

Chiki memastikan keputusannya terjun sebagai relawan selalu ia komunikasikan terlebih dahulu dengan keluarganya. Ia mengaku bahwa ayahnya, Ikang Fawzi, adalah orang yang paling khawatir dengan aktivitas kemanusiaan yang ia jalani. Kendati demikian, Chiki tetap menerima dukungan penuh dari sang ayah setelah semuanya dibicarakan dengan baik.

“Ayah (yang paling khawatir) sih pastinya. Tapi semua dikomunikasikan dengan baik,” ujar Chiki.

Menurut Chiki, keluarganya sudah sangat memahami keputusannya, karena keterlibatannya sebagai relawan atau aktivis kemanusiaan bukanlah hal baru. Di sisi lain, Chiki juga meyakinkan keluarganya bahwa ia tetap memprioritaskan keselamatannya sendiri selama menjalankan misi kemanusiaan.

3. Bersyukur selalu dipertemukan dengan orang-orang baik selama menjalankan misi kemanusiaan

potret Chiki Fawzi
potret Chiki Fawzi (Instagram.com/chikifawzi)

Chiki mengaku selalu merasa aman setiap kali berada di lokasi bencana. Menurutnya, rasa aman tersebut muncul karena ia selalu dipertemukan dengan orang-orang baik yang saling menjaga selama menjalankan misi kemanusiaan.

“Kalau kita ke tempat bencana, aku gak tahu kenapa, ya? Aku ngerasa safe-nya tuh karena aku hampir selalu berjalan dengan orang-orang yang baik,” kata Chiki dengan mata berkaca-kaca.

Ia pun menceritakan pengalamannya ketika sempat mengalami gangguan kesehatan selama berada di lapangan. Saat itu, para tenaga medis yang bertugas tak hanya fokus merawat para penyintas, tetapi juga memberikan perhatian kepadanya sebagai sesama relawan.

“Bahkan, ketika beberapa kali aku kena rinitis dan kena alergi mata bentol dan lain sebagainya, dokter-dokter itu yang juga mengobati aku selain mengobati para penyintas di sana.”

Pengalaman tersebut pun juga ia rasakan saat menjadi relawan di Sumatra. Semoga semangat Chiki Fawzi yang memutuskan untuk terus hadir dan berjalan bersama mereka yang membutuhkan bisa menginspirasi kita semua.

IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.

SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.

SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Latest in Hype

See More

8 Meme Kucing Berkaca Diri, Ada yang Galau, dong!

14 Jan 2026, 15:54 WIBHype