Chiki Fawzi Terenyuh Cerita Momen Korban Bantu Korban Banjir Sumatra

Jakarta, IDN Times - Chiki Fawzi menjadi salah satu public figure yang terjun langsung menjadi relawan untuk bencana Sumatra. Gak cuma sekali, putri Ikang Fawzi tersebut bahkan sudah empat kali datang ke Sumatra dengan membawa misi kemanusiaan.
Dalam wawancara via Zoom bersama Uni Lubis, Pimpinan Redaksi IDN Times, untuk program Semangat Awal Tahun 2026, Jumat (9/1/2026), Chiki berbagi banyak hal tentang pengalamannya selama menjadi relawan di Sumatra. Dengan mata berkaca-kaca, ia pun menceritakan fenomena korban bantu korban yang tumbuh di tengah bencana ekologis tersebut. Yuk, ikuti cerita menyentuh Chiki Fawzi di bawah ini.
1. Chiki Fawzi jadi saksi semangat korban bantu korban yang tumbuh di tengah bencana Sumatra

Chiki Fawzi menjadi saksi fenomena semangat korban bantu korban yang tumbuh di tengah bencana Sumatra. Ia menceritakan, saat banjir melanda, warga tidak hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga saling bahu-membahu membantu keluarga lain yang terdampak. Menurut Chiki, mereka tidak hanya pasrah menunggu bantuan datang, tetapi juga saling bergotong-royong membangun posko-posko pengungsian sendiri.
“Ketika banjir datang, mereka bahu-membahu untuk saling menyelamatkan keluarga lainnya. Terus mereka berusaha untuk bikin posko-posko pengungsian ketika bantuan belum datang. Mungkin karena informasi belum sampai ke pemerintah dan lain sebagainya,” kata Chiki Fawzi.
Chiki menambahkan, ia bahkan mendengar langsung cerita dari para korban bahwa mereka sempat membangun tenda pengungsian hanya dengan memanfaatkan gelondongan kayu dan parasut bantuan dengan keterampilan yang seadanya.
2. Chiki sebut Indonesia gak kekurangan orang baik

Melihat sendiri bagaimana warga terdampak bencana saling bahu-membahu di tengah situasi sulit, aktivis dan animator bernama asli Marsha Chikita Fawzi ini pun mengaku terkesan.
“Yang aku lihat langsung dan sangat berkesan adalah bagaimana korban itu saling membantu satu sama lain. And then warga bantu warga, dan dari situ sambil menunggu dan mendoakan yang terbaik supaya pemerintah kerja lebih cepat dan taktis.”
Tingginya semangat korban bantu korban atau warga bantu warga di tengah bencana membuat Chiki semakin yakin bahwa Indonesia tidak kekurangan orang baik.
“Jadi aku melihat resiliensi masyarakat yang terdampak bencana dan rasa ingin menolong satu sama lain itu tinggi banget. Dan itu membuat aku jadi melihat bahwa memang dari dulu Indonesia itu Insya Allah gak kekurangan orang baik,” lanjut Chiki sambil tersenyum.
3. Berencana balik lagi ke Sumatra dengan fokus recovery sekolah

Misi kemanusiaan Chiki Fawzi ini belum selesai. Saat ditanya Uni Lubis soal rencana berikutnya, Chiki mengungkapkan bahwa ia berencana untuk kembali ke Sumatra dengan fokus utama pemulihan sekolah.
“Insya Allah, ada banget karena aku juga galang dana, walaupun gak seberapa. Kemarin aku baru diskusi sama NGO-nya, aku pengin fokusin buat recovery sekolah. Mereka sudah ada titiknya, jadi mungkin nanti dananya akan difokuskan ke situ.”
Dengan suara lembut, Chiki pun berharap agar warga terdampak bencana bisa segera merasakan kondisi yang lebih baik.
IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.
SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.
SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".

















