Pengarah Glambot Klarifikasi Isu Jennifer Lopez, Gantian Diduga Sombong

Nama Jennifer Lopez kembali menuai kritikan. Sikapnya saat rekaman video Glambot di Golden Globes Awards 2026 menjadi viral. JLo dinilai cuek hingga disebut sombong kepada Cole Walliser, sang pengarah Glambot. Potongan video tersebut dengan cepat viral dan memicu beragam reaksi netizen, mulai dari kritik tajam hingga pembelaan dari para penggemarnya.
Kontroversinya tak berhenti di situ, Cole Walliser malah gantian disorot usai sejumlah netizen membagikan pengalaman mereka berkomunikasi dengannya di media sosial. Berikut artikel lengkapnya.
1. Jennifer Lopez dituding sombong usai videonya saat bekerja dengan Cole Walliser untuk Glambot Golden Globe Awards viral

Jennifer Lopez tengah menjadi sorotan setelah videonya di glambot arahan Cole Walliser di Golden Globes viral. Dalam video tersebut, JLo dituding bersikap sombong, karena diduga tak menyapa Cole dan menatapnya saat diajak bicara. Meski demikian, Cole sebenarnya telah lebih dulu memberikan penjelasan melalui kolom caption unggahannya.
“Queen JLo!! Ia berjalan di karpet merah tepat saat acaranya hampir ditutup (bahkan mungkin secara teknis sudah ditutup saat itu). Jadi aku senang ia masih bisa berhenti sebentar. Tanpa basa-basi langsung wham, bam, thank you, GLAM!” tulis Cole Walliser dalam unggahannya pada Kamis (15/1/2026).
Kendati begitu, sebagian netizen tetap menyoroti sikap JLo yang dinilai tidak memperhatikan Cole saat ia memberikan arahan. Tak ingin isu ini berlarut-larut, Cole kembali angkat bicara untuk meluruskan situasi yang sebenarnya terjadi. Lewat video terpisah, Cole menyampaikan penjelasan yang sejalan dengan unggahan sebelumnya.
“Aku tidak tersinggung secara pribadi, dan saat itu juga tidak terasa kasar. Ada beberapa hal yang kemudian memicu anggapan seperti itu. Pertama, dia memang langsung fokus pada urusannya, karpet merah sudah ditutup, dia siap masuk ke dalam, dan dia sudah tahu apa yang akan dia lakukan begitu berada di posisinya. Menurutku, situasinya saja yang kurang oke karena posisinya menghadap menjauh dariku. Namun, pada momen itu, sama sekali tidak terasa sebagai sikap yang tidak sopan,” jelas Cole.
2. Cole Walliser gantian diserang usai muncul klaim dari netizen yang ingin menyewa Glambot tapi dapat tanggapan sinis

Penjelasan tersebut justru berbalik menjadi bumerang bagi Cole Walliser. Di X ramai klaim dari seorang desainer bernama Yinka Animashaun. Ia mengungkit insiden lama saat Cole dinilai bersikap kurang sopan terhadapnya. Pengarah video itu disebut terkesan menyiratkan bahwa Yinka tidak akan mampu membayar layanan glambot untuk pernikahannya.
Yinka juga mengunggah tangkapan layar yang memperlihatkan balasan surel yang diduga dikirim oleh Cole Walliser. Di dalamnya mereka sempat saling berkorespondensi tentang harga sewa Glambot untuk acara pernikahan. Namun, terpantau jawaban email dari sosok diduga Cole tidak langsung menjelaskan harga dan berkali-kali mengingatkan glambot adalah alat yang mahal. Seolah-olah meragukan kemampuan finansial Yinka. Selain itu, Cole akhirnya menuduh Yinka cuma pura-pura mau menyewa jasanya demi mencari tahu harga jasa tersebut.
Klaim ini ternyata tak hanya datang dari satu orang. Seorang netizen lain juga mengaku sempat mengirimkan DM kepada Cole dan dapat respons serupa, yaitu mengingatkan bahwa jasanya skala Oscar dan Golden Globe sehingga sangat mahal. Ia juga diduga tidak mau meladeni lebih lanjut walau calon kostumer menyanggupi harga yang mahal.
Hingga kini pihak Cole Walliser belum buka suara terkait tuduhan-tuduhan tersebut. Netizen pun terbagi dua antara yang mendukung dan kecewa atas responsnya.
3. Siapa itu Cole Walliser?

Cole Walliser adalah seorang sutradara, videografer, dan kreator konten asal Kanada. Ia mulai dikenal luas sebagai sosok di balik video Glambot, kamera slow motion sinematik. Gaya video ini sering diadakan di karpet merah acara besar seperti Oscar, Cannes, Met Gala, dan Golden Globes.
Adapun Cole sebelumnya pernah menggarap sejumlah video klip hingga film pendek. Salah satu karyanya yang dikenal adalah Heaven Awaits yang dirilis pada 2005 lalu.


















