Penjelasan Ending Film The Rip 2026, Bakal Lanjut ke Sekuel?

Film aksi-polisi terbaru Netflix, The Rip (2026), menjadi salah satu film yang paling banyak dibicarakan dewasa ini. Selain meraih respons positif dari kritikus, film berdurasi 113 menit ini juga dipuji karena twist-nya yang rapi. Tidak sekadar mengejutkan, tetapi relevan secara tematik.
Disutradarai oleh Joe Carnahan, The Rip dibintangi Ben Affleck dan Matt Damon sebagai dua polisi senior yang terjebak dalam operasi narkoba penuh intrik. Ceritanya berfokus pada satu penggerebekan besar yang berujung pada ditemukannya uang dalam jumlah fantastis. Hal itu pun memicu kecurigaan, kebohongan, dan pertanyaan besar: siapa yang bisa dipercaya dan siapa pengkhianatnya?
Jika kamu merasa ending-nya bikin mikir ulang, tenang karena kamu tidak sendiri. Penjelasan berikut akan merangkainya. Yuk, simak bareng-bareng!
Awas, artikel ini mengandung spoiler film!
1. Mengapa Letnan Dane Dumars menyebutkan nominal uang yang berbeda?

Salah satu konflik utama The Rip adalah ketidakpastian soal pengkhianat di dalam tim. Sejak awal, Letnan Dane Dumars (Matt Damon) tampak mencurigakan. Ia melanggar prosedur standar dan dengan sengaja menyebutkan jumlah uang sitaan yang berbeda kepada petugas yang bertanya. Pola ini membuat penonton (juga karakter lain, termasuk JD Byrne) percaya bahwa Dumars sedang bermain kotor.
Namun, menjelang akhir film, terungkap bahwa tindakan Dumars justru merupakan strategi. Ia sengaja menciptakan kebingungan sebagai "jebakan verbal" untuk memancing reaksi. Dengan menyebar informasi yang tidak konsisten, Dumars berharap pengkhianat sesungguhnya akan bereaksi, panik, atau mengambil langkah ceroboh. Strategi ini berhasil.
Ketika perhatian semua orang terfokus pada Dumars sebagai tersangka utama, pelaku sebenarnya merasa cukup aman untuk bergerak. Pada titik itulah identitas pengkhianat akhirnya terbongkar. Twist ini mengubah cara kita memandang Dumars. Ia bukan polisi korup seperti di film Matt Damon sebelumnya, melainkan sosok yang rela terlihat kotor demi membongkar kebenaran.
2. Siapa sebenarnya Desi Molina?

Desiree "Desi" Molina (Sasha Calle) adalah salah satu karakter paling menarik di The Rip. Ia bukan polisi, tidak membawa senjata. Namun pada awalnya, ia terlihat seperti karakter abu-abu. Sebagai pemilik rumah asal Kolombia yang digunakan kartel sebagai tempat penyimpanan uang narkoba, Desi tampak terlalu dekat dengan dunia kriminal.
Namun seiring cerita berkembang, posisi Desi berubah drastis. Ia ternyata adalah korban, seseorang yang terjebak dalam permainan kartel. Justru Desi-lah yang menghubungi Jackie (Lina Esco), mantan pemimpin TNT, dan membocorkan keberadaan uang serta jaringan narkoba tersebut.
Bantuan Desi tidak datang tanpa konsekuensi, tetapi juga tidak sia-sia. Di akhir film, ia menerima kompensasi jutaan dolar atas kerja samanya, dan ada implikasi kuat bahwa ia kini berada di bawah perlindungan FBI. Ini diperkuat oleh fakta penting lain, bahwa pemimpin kartel sempat menghubungi Byrne dan Dumars, menegaskan bahwa kartel bukan pihak yang mencoba merebut kembali uang tersebut.
Jika dipikirkan lagi, detail ini menegaskan bahwa konflik utama The Rip bukan sekadar polisi versus kartel narkoba, melainkan pertarungan moral dan kepercayaan di dalam institusi polisi itu sendiri.
3. Apakah The Rip bakal lanjut ke sekuel?

Meski dibungkus sebagai thriller penuh ketegangan, tema inti The Rip sebenarnya sederhana: mengapa seseorang melakukan hal yang benar, ketika berbuat salah jauh lebih mudah? Setiap karakter memiliki motivasi berbeda. Entah itu uang, rasa bersalah, keselamatan, atau idealisme. Namun pada akhirnya, semua keputusan yang diambil tetap personal.
The Rip menutup ceritanya dengan nada yang bisa dibilang optimis. Kebenaran terungkap, pengkhianatan dibongkar, dan sebagian besar karakter mendapatkan konsekuensi yang layak. Ending seperti ini mungkin terasa final, tapi juga menyisakan ruang diskusi.
Melihat respons positif penonton, peluang sekuel jelas terbuka. Namun hingga kini, baik Joe Carnahan maupun para bintang utamanya, yakni Ben Affleck dan Matt Damon, belum mengonfirmasi kelanjutan cerita. Netflix pun masih belum memberi pernyataan resmi soal masa depan tim pemberantasan narkoba ini. Kita tunggu saja kabar terbarunya!


















