Penjelasan Ending Film Unexpected Family, Pergi ke Mana Anak Ren?

- Terungkap, anak kandung Ren Jiqing telah lama meninggal akibat kebakaran, sehingga ia keliru menganggap Zhong Bufan sebagai anaknya karena alzheimer.
- Ren menyimpan penyesalan mendalam atas hubungannya dengan Zhuang dan menyampaikan terima kasih pada Bufan karena sudah berpura-pura menjadi anaknya.
- Bufan akhirnya bisa memakamkan neneknya dengan layak, menutup cerita dengan nuansa haru.
Bagaimana jadinya bila ada seseorang yang baru pertama kali berjumpa langsung menganggapmu sebagai anaknya? Rasanya mungkin akan terasa aneh dan asing. Hal tersebut turut dirasakan Zhong Bufan, karakter dalam film Unexpected Family yang diperankan Peng Yuchang.
Film Unexpected Family mengisahkan seorang pemuda bernama Zhong Bufan yang dianggap sebagai anak oleh Ren Jiqing, karakter yang diperankan Jackie Chan. Ternyata, bukan tanpa alasan Ren bisa menganggap Bufan sebagai anaknya. Berikut penjelasan ending film Unexpected Family.
Hati-hati, artikel ini mengandung spoiler!
1. Anak Ren Jiqing yang sebenarnya sudah meninggal dunia

Dalam film ini, Bufan dikisahkan sebagai seorang pemuda yang melarikan diri dari kampung halamannya karena konflik keluarga. Perjalanan itu kemudian mengantarkan Bufan bertemu dengan Ren, seorang lansia yang menderita alzheimer. Melihat wajah Bufan mengingatkan Ren pada anaknya, Ren Zhuang Zhuang, yang tidak pernah pulang.
Jelang film akan berakhir, terungkap kalau putra Ren yang sebenarnya ternyata sudah meninggal dunia akibat peristiwa kebakaran yang terjadi di Yunnan sekitar 10 tahun sebelum Ren bertemu Bufan. Saat itu, Zhuang Zhuang meninggal dalam misinya sebagai relawan yang ingin menyelamatkan seorang gadis. Itulah sebabnya Zhuang tidak pernah 'pulang' ke rumah lagi.
Di sisi lain, Ren yang mengidap alzheimer lupa kalau anaknya telah lama meninggal dunia dan akhirnya keliru menganggap Bufan, pemuda yang baru ditemuinya untuk pertama kali, sebagai anak kandungnya.
2. Ren sangat menyesal dengan hal yang pernah ia lakukan pada Zhuang

Bak nasi sudah menjadi bubur, begitulah perasaan yang dirasakan Ren. Betapa menyesalnya ia dengan apa yang sudah pernah dilakukannya kepada Zhuang selama ini. Sebelum meninggal dunia, Zhuang sempat bertengkar dengan sang ayah usai mengikuti kompetisi angkat besi.
Zhuang sendiri merupakan seorang atlet angkat besi yang cukup berprestasi. Ia bahkan sempat mewakili China dalam ajang kompetisi angkat besi tingkat internasional pada 1995, tapi hanya mendapatkan medali perak karena kecelakaan yang ia alami saat perlombaan. Hasil tersebut membuat Ren sangat kecewa pada Zhuang dan akhirnya memicu ketegangan antara keduanya.
Sejak dulu, Ren sangat keras terhadap Zhuang. Di sisi lain, Zhuang sejak kecil sudah selalu mengikuti apa yang Ren katakan. Pertengkaran itu pun menjadi puncak rasa kecewa Zhuang pada Ren sehingga ia meninggalkan ayahnya sesudah pertandingan.
3. Ren Jiqing tidak sepenuhnya lupa dengan nama asli Zhong Bufan

Kabar kematian Ren begitu terasa mengejutkan bagi Bufan, Xiaoyue, Jia, dan Bibi Jin. Selama ini, merekalah yang selalu mendampingi Ren dan bahkan terasa seperti keluarga sungguhan. Padahal, mereka memiliki latar belakang yang berbeda satu sama lain.
Sebenarnya, Ren Jiqing tidak sepenuhnya melupakan nama asli Zhong Bufan. Ia juga tidak lupa dengan yang lainnya, Su Xiaoyue, Jia, dan Bibi Jin. Hal tersebut terungkap setelah Bibi Jin menemukan sebuah flashdisk berisi video pengakuan Ren.
Bagian yang cukup mengejutkan dari video itu adalah saat Ren secara diam-diam memvideokan Bufan saat masih tidur pada pagi hari. Ia mengucapkan terima kasih pada Bufan karena sudah mau berpura-pura menjadi anaknya. Ren juga menjelaskan, ia selalu mengajak Bufan berlatih setiap pagi karena demi kebaikan Bufan sendiri.
Tak ada satu pun yang tahu kalau Ren membuat video tersebut. Ren memutuskan membuat video itu agar ia tidak lupa dengan orang-orang baik di sekelilingnya. Kemunculan video itulah yang semakin menghadirkan rasa haru bagi penonton.
4. Zhong Bufan dapat memakamkan neneknya dengan layak

Saat pergi dari rumahnya, Bufan tidak hanya membawa tas dan pakaiannya saja. Ia juga membawa stoples berisi abu jenazah milik mendiang neneknya. Bufan sudah memiliki impian agar dapat memakamkan neneknya, dan hal itulah yang mendorongnya untuk mencari uang.
Bufan sendiri sempat melihat-lihat tanah makam yang dirasa tepat untuk memberikan penghormatan kepada sang nenek. Hingga akhirnya, di bagian post-credit scene memperlihatkan Bufan dapat memakamkan neneknya dengan layak. Bahkan, kuburan sang nenek berada di dekat makam milik Ren.
Bufan juga telah memiliki pekerjaan baru. Setelah sempat bekerja sebagai tukang cuci mobil di tempat Jia dan bekerja didapur sebagai junior asisten chef, di akhir cerita Bufan diceritakan telah bekerja sebagai montir. Kerjanya pun terbilang memuaskan dan mendapatkan pujian.
Ending film Unexpected Family tidak hanya menjawab rasa penasaran, tapi ada bagian yang terbilang mengejutkan sekaligus menghadirkan rasa haru bagi penonton. So, apakah kamu sudah cukup puas dengan akhir cerita yang disajikan film ini?


















