Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Penjelasan Ending Serial Carrie (2026), Kisah Versi Mike Flanagan

7 min read
Penjelasan Ending Serial Carrie (2026), Kisah Versi Mike Flanagan
Carrie (dok. Amazon MGM Studios/Carrie: Season 1)
  • Serial Carrie versi Mike Flanagan mengubah akhir novel: Carrie selamat dari Black Prom dan kabur bersama Emaline, sehingga cerita berakhir menggantung.
  • Emaline West ternyata astral projector yang menggunakan kemampuan “shine”; ia mendekati Carrie sebagai bagian dari misinya, tetapi motivasi dan keberpihakannya belum terungkap.
  • Serial mengonfirmasi Margaret White memiliki telekinesis sejak kecil, sementara unsur “shine”, The Others, dan kasus perempuan berkekuatan psikis memperluas dunia supranatural Carrie.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Artikel ini mengandung spoiler bagi kamu yang belum nonton serial Carrie Season 1.

Sebelum dibuatnya adaptasi serial Carrie karya Mike Flanagan ini, mungkin gak ada hal baru dalam kisah kelam Carrie, terutama terkait karakter telekinetik dan pesta promnya yang naas. Adapun, Flanagan gak membuat Carrie (diperankan oleh Summer H. Howell) meninggal seperti yang terjadi dalam novelnya diakhir cerita. Ini pun mengisyaratkan kalau ada kisah asal usulnya, yang membuka pintu bagi kelanjutan kisahnya.

Nah, karena serial Carrie ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Carrie karya Stephen King, Mike Flanagan justru mengubah banyak aspek dalam ceritanya. Banyak kritikus awalnya mengira ini akan menjadi miniseri, tetapi ending yang menggantung itu justru bisa jadi awal dari sesuatu yang jauh lebih besar.

  1. 1. Interogasi para penyintas

    Carrie
    Carrie (dok. Amazon MGM Studios/Carrie: Season 1)

    Dimulai di Episode 1, serial Carrie seperti punya cerita orisinalnya sendiri. Hal ini terlihat ketika para penyintas menceritakan kembali kenangan mereka tentang Black Prom kepada Adelaide (yang diperankan Kate Siegel). Adelaide kemudian menghipnotis Sue Snell (diperankan Siena Agudong) agar Sue lupa kalau ia pernah melihat orang asing di prom dan bayangan hitam yang mengintai di belakang Carrie. Setelah itu, Adelaide menginterogasi Margaret White, ibu Carrie, (diperankan Samantha Sloyan) dan membunuh Margaret dengan kemampuan telepatinya. Caitlyn diperintahkan untuk membawa Margaret kembali ke hotelnya di lokasi yang dirahasiakan agar seolah-olah meninggal dalam tidurnya karena berkelahi dengan Carrie. Nah, itulah terakhir kalinya kita mendengar kabar dari mereka.

    Sebelum penayangan perdana musim ini, beberapa orang berspekulasi bahwa ini mungkin terkait dengan The Institute, adaptasi Stephen King tentang para laki-laki yang memiliki kemampuan telekinetik untuk melawan para penindas. Namun, dalam Carrie, disebutkan bahwa hanya perempuan yang memiliki kemampuan ini. Beberapa orang juga berteori bahwa White Commission akan menjadi pendahulu The Institute (keduanya dibuat untuk memoderasi mereka yang punya kekuatan supranatural), tapi ini justru kebalikannya. White Commission adalah organisasi yang memburu orang-orang yang mau membahayakan seseorang dengan kemampuan telekinetiknya.

  2. 2. Siapa Emaline West dalam serial Carrie?

    Emaline West
    Emaline West (dok. Amazon MGM Studios/Carrie: Season 1)

    Pertama kali diperkenalkan, kita sedang disiapkan untuk sebuah kejutan bahwa teman Carrie yang bernama Emaline West (diperankan Thalia Dudek), ternyata adalah hantu sejak awal. Yap, kebenaran itu terungkap di Episode 5. Dalam episode terakhir, terungkap bahwa Emaline adalah seorang Astral Projector, yang memproyeksikan kesadarannya ketempat lain tanpa menggerakan fisik aslinya. Kekuatan seperti ini pernah digambarkan Mike Flanagan dalam film Doctor Sleep (2019).

    Yap, fisik Emaline sebenarnya gak bersama Carrie, tetapi karakter Sue Snell melihat bayangan hitamnya di belakang Carrie di awal pembantaian, yang sebelumnya gak dilihat orang lain. Setelah menjemput Carrie saat ibunya ia tinggalkan dalam keadaan sekarat, Emaline ngasih tahu kalau dia tertembak. Nah, saat mereka bersentuhan secara fisik, jelas ini adalah pertama kalinya mereka benar-benar bertemu.

    Episode pembuka menunjukkan bahwa kekuatan Carrie bisa dirasakan oleh orang lain dalam spektrum telekinetik. Nah, kemampuan telekinetik Emaline yang lebih unggul kemungkinan adalah alasan kenapa ia merasakannya lebih dulu. Apakah Emaline punya perkumpulan teman telekinetik? Tapi, di Episode 2, Emaline bilang ke Carrie, "Aku seorang mata-mata dan kau adalah misiku." Apakah itu isyarat kalau ia tertarik pada Carrie yang menyembunyikan kekuatannya? Serial ini sendiri berakhir ketika Carrie gak tahu apa yang diinginkan Emaline terhadapnya. Jadi, kita juga gak tahu apakah Emaline itu jahat atau baik.

  3. 3. Apakah Margaret White punya kemampuan telekinesis?

    Carrie dan Margaret White
    Carrie dan Margaret White (dok. Amazon MGM Studios/Carrie: Season 1)

    Dalam bukunya, Stephen King menetapkan kalau telekinesis hanya bisa diturunkan antar generasi perempuan. Dalam kebanyakan kasus, telekinesis adalah gen resesif (gen yang sifat atau ekspresinya tertutupi oleh gen dominan jika keduanya berada secara bersamaan) yang melompati generasi. Dalam Carrie karya King, terungkap bahwa nenek Margaret White, Sadie Cochran, punya kekuatan ini. Tapi setelah itu, gen ini gak muncul pada generasi perempuan dalam keluarga ini sampai Carrie memicu hujan batu yang jatuh ke rumah mereka.

    Serial Carrie karya Mike Flanagan masih setia pada asal usul yang dibuat Stephen King. Namun, Flanagan mengungkapkan bahwa karakter Margaret juga punya kemampuan ini. Dalam kilas balik, Margaret menunjukkan tanda-tanda telekinesis, ketika ia mampu memutar salib di kamar tidurnya saat masih kecil. Sayangnya, karena hal ini terjadi saat ia sedang berdoa, ia menganggapnya sebagai pertanda dari Tuhan.

    Nah, rupanya karena inilah Margaret punya pandangan keagamaan yang ekstrem. Ketika berada dalam situasi hampir mati, ia sempat mendapatkan kembali kekuatannya, tetapi itu sudah terlambat. Ia pun gak bisa memperolehnya kembali meskipun sudah dipancing keluar oleh pewawancara telekinetik Siegel.

    Perubahan pada alur cerita ini merupakan salah satu pembaruan paling signifikan dalam serial Carrie. Margaret pun digambarkan sebagai individu yang tragis.

  4. 4. Apakah serial Carrie masih menjadi semesta yang sama seperti yang dibuat Stephen King?

    Sue Snell (kanan)
    Sue Snell sebelah kanan (dok. Amazon MGM Studios/Carrie: Season 1)

    Ada banyak karakter baru dalam serial Carrie yang bukan berasal dari karya Stephen King. Tapi gak ada yang secara eksplisit terkait dengan buku Stephen King. Satu-satunya petunjuk konkret tentang semesta Stephen King yang sama adalah kekuatan proyeksi astral Emaline yang disebut shine. Istilah ini merujuk pada kemampuan supranatural yang pertama kali diperkenalkan dalam buku The Shining dan digunakan dalam beberapa novel King dan adaptasinya sejak saat itu.

    Sedangkan untuk kelompok paranormal yang mewawancarai para penyintas Black Prom, mereka hanya disebut sebagai The Others oleh Amanda (diperankan Katee Sackhoff), yang beroperasi secara diam-diam untuk membantu orangtua membunuh anak-anaknya yang punya kekuatan ini sebelum terlambat. Dia sendiri melihat 200 kasus tentang masalah ini, dan semuanya adalah perempuan. Ini sejalan dengan alur cerita dalam novel Carrie karya Stephen King. Namun, King memodifikasinya, dengan telekinetik yang dimiliki laki-laki di novel The Institute.

    Nah, yang paling menarik adalah, penggambaran serial Carrie tentang Sue Snell (diperankan Siena Agudong), yang dalam setiap versinya punya firasat kalau sesuatu yang buruk akan terjadi pada Carrie di pesta prom. Sue melihat mobil Billy dan Chris di laporan berita TV, dan ia menyimpulkan kalau ada sesuatu yang gak beres.

    Novelnya memang gak ngasih kejelasan, yang membuat banyak orang berasumsi kalau Sue juga punya kemampuan psikis. Adapun, serial Carrie gak secara eksplisit menyebutkan kemampuan shine-nya, tetapi kemampuan Sue melihat bayangan Emaline yang gak terlihat oleh orang lain menunjukkan adanya gen resesif. Bahkan orang yang menginterogasinya pun mengajukan pertanyaan tentang sensasi fisiknya di tempat kejadian. Sue dibuat melupakan segalanya, termasuk kesadaran bawah sadarnya akan kekuatan psikisnya.

  5. 5. Akankah ada Season 2 dari serial Carrie?

    Carrie
    Carrie (dok. Amazon MGM Studios/Carrie: Season 1)

    Carrie diumumkan sebagai miniseri, tapi pemasarannya menyebutnya sebagai new series. Di satu sisi, seluruh plot Carrie dicakup dalam miniseri ini, yang berakhir dengan amukannya di pesta prom. Nah, satu-satunya perbedaan di sini adalah Carrie masih hidup dan melarikan diri bersama Emaline. Berbeda dengan novel Stephen King yang menggambarkan Carrie meninggal di akhir cerita. Perubahan itu bisa membuka jalan bagi Season 2 yang kemungkinan mengeksplorasi kekuatan Carrie di bawah bimbingan Emaline, yang mampu melakukan proyeksi astral dan bahkan lebih kuat darinya.

    Percakapan penutup antara Carrie dan Emaline memang gak secara eksplisit mengungkapkan motivasi Emaline, kecuali diketahui kalau ada orang yang mengejar mereka. Apakah orang yang memburu mereka adalah organisasi perempuan yang sama-sama punya kemampuan telekinetik, atau yang lainnya? Namun, Emaline pernah bilang kepada Carrie kalau dia "adalah Dewa," ini juga bisa menjadi isyarat tentang kisah asal usulnya.

    Mike Flanagan sebelumnya mengisyaratkan hal ini kepada Entertainment Weekly, dengan bilang, "Ada suatu keindahan ketika kisahnya tidak terikat pada buku atau adaptasi sebelumnya. Hal ini bisa menjadi potensi bagi karakter dan dunia yang lebih luas, memungkinkan untuk melihatnya bukan sebagai cerita yang dibatasi. Bagian dari kesenangan ini adalah menyelami dunia luas yang berpotensi untuk terus berlanjut."

    Bagi kamu pecinta buku-buku Stephen King, pasti kamu mengikuti semua adaptasinya, baik film maupun serialnya. Jadi, di serial Carrie ini, pasti kamu tahu deh, banyaknya perbedaan dari sumber aslinya. Nah, bagi kamu yang belum nonton, kamu bisa menontonnya di layanan streaming Prime Video. Serial Carrie sudah dirilis pada 7 Oktober 2026 dengan 8 episode, nih.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More