Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Perbedaan Papa Zola The Movie Versi Malaysia Vs Indonesia

Papa Zola: The Movie
Papa Zola: The Movie (dok. Monsta Studios)

Monsta Studios siap melebarkan dunia Boboiboy di layar lebar, lewat perilisan film Papa ZOla: The Movie. Film ini telah rilis di Malaysia pada Desember 2025 kemarin, Lalu, petualangannya akan muncul di bioskop-bioskop Indonesia pada 23 Januari 2026 ini.

Ternyata, ada sedikit perbedaan dari versi film Papa Zola yang tayang di Malaysia dengan yang akan tayang di Indonesia ini. Fakta ini diungkap langsung sama CEO Monsta Studios, Nizam Razak. Apa perbedaannya?

1. Karakter Boboiboy lebih ditonjolkan di poster

Papa Zola: The Movie
Papa Zola: The Movie (dok. Monsta Studios)

Menurut sang CEO, perbedaan pertama terletak pada poster promosi dari film ini. Untuk poster yang dirilis spesial untuk promosi di Indonesia, mereka menonjolkan karakter Boboiboy yang memang memiliki popularitas tinggi di Tanah Air. Hal ini dilakukan tentunya untuk lebih menjual film Papa Zola: The Movie di Indonesia. Gak cuma dijadikan alat marketing di poster, Boboiboy dan Gopal juga memang akan ikut berpetualang di dunia game bersama dengan Papa Zola di film ini.

2. Versi Indonesia punya secret ending

Papa Zola: The Movie
Papa Zola: The Movie (dok. Monsta Studios)

Film Papa Zola: The Movie versi Indonesia disiapkan secara spesial oleh Monsta Studios. Sebab, katanya film ini bakal punya secret ending yang gak dimunculkan di penayangan di Malaysia. Secret ending ini sendiri nantinya bakal tampil di akhir film setelah credit scene bergulir. Bisa jadi bocoran untuk proyek Boboiboy sebelumnya, atau juga kepastian nasib Papa Zola usai memilih pensiun dari TAPOPS. Tentunya, kamu harus nonton sendiri di bioskop buat tahu secret ending yang dimaksud.

3. Istilah yang sudah dilokalkan

Papa Zola: The Movie
Papa Zola: The Movie (dok. Monsta Studios)

Seperti diketahui, tayangan animasi Malaysia yang populer di Indonesia, seperti Boboiboy dan Upin Ipin, memang tidak dialihsuarakan. Sehingga, beberapa istilah Melayu saat ini sudah cukup akrab di telinga publik Indonesia, khususnya penggemar seri dan film animasi Malaysia.

Nah, agar lebih relate sama penonton Indonesia, Nizam Razak menyebut bahwa Monsta Studios telah membuat penyesuaian dengan melokalkan beberapa istilah, agar lebih akrab dan cocok sama penonton Indonesia.

Film Papa Zola: The Movie jadi langkah penting, karena merupakan film Monsta Studios pertama yang tayang di jaringan bioskop XXI. Kesuksesan film ini tentunya punya pengaruh besar untuk perilisan yang lebih luas film-film Monsta lain yang akan datang di Indonesia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N
Follow Us

Latest in Hype

See More

Bagaimana The Academy Menentukan Nominasi dan Pemenang Oscar?

20 Jan 2026, 11:23 WIBHype