Surabaya, IDN Times - Ical Tanjung masuk jajaran sosok senior di dunia sinematografi Indonesia. Sepanjang berkarier, ia sudah memenangkan penghargaan Pengarah Sinematografi Terbaik sebanyak lima kali di Festival Film Indonesia 2008, 2017, 2019, 2020, dan 2025.
Dalam program #COD (Cerita Orang Dalam) edisi Januari 2026, saya berkesempatan mewawancarai Ical Tanjung yang baru-baru ini comeback lewat film Legenda Kelam Malin Kundang (2025). Pagi itu, saya mendengar langsung bagaimana perjalanan karier Ical yang berawal dari mahasiwa televisi hingga bertransformasi menjadi DOP (Director of Photography) film-film bernuansa dark.
Sebenarnya, Ical Tanjung sudah menyukai film sejak kecil, tapi seiring berjalannya waktu, ia lebih realistis dalam menyikapi mimpi-mimpinya. Namun, siapa sangka dunia perkuliahan justru membuka jalannya ke dunia film?
"Jadi ya kesukaan sama film sih sebenarnya sudah dari kecil, tapi ketika SMA saya realistis gitu," ungkap Ical Tanjung yang hobi nonton layar tancap saat masih kecil.
Simak selengkapnya wawancara IDN Times bersama Ical Tanjung, ICS, Director of Photography di program #COD (Cerita Orang Dalam)!
