Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Pidato Kemenangan Oscars yang Dipotong, Gak Cuma KPop Demon Hunters

4 Pidato Kemenangan Oscars yang Dipotong, Gak Cuma KPop Demon Hunters
ilustrasi Piala Oscar (oscars.org)
Intinya Sih
  • Pidato kemenangan tim KPop Demon Hunters di Oscars 2026 dipotong di tengah, memicu reaksi kecewa dari penonton dan netizen karena momen bersejarah itu berakhir terlalu cepat.
  • Kasus serupa pernah dialami tim VFX Avatar: The Way of Water, DNEG film Dune, Life of Pi, hingga Louie Psihoyos lewat The Cove yang pidatonya dihentikan oleh musik penutup.
  • Rangkaian insiden pemotongan pidato ini menimbulkan kritik publik terhadap aturan durasi ketat Oscars dan dorongan agar penyelenggara memberi ruang lebih bagi para pemenang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pidato kemenangan tim KPop Demon Hunters di Oscars pada Minggu (15/3/2026) waktu Amerika ini dipotong di tengah dan membuat geger netizen. Gak sedikit penonton kecewa, karena momen bersejarah bagi para pemenang tersebut malah berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.

Kejadian seperti ini sebenarnya sudah beberapa kali terjadi di Oscars. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pemenang juga pernah mengalami hal serupa ketika musik orkestra dimainkan sebelum mereka selesai berbicara. Hal ini lantaran Oscars dikenal memiliki aturan ketat dalam durasi.

Siapa saja yang pidatonya pernah dipotong di atas panggung Oscars?

1. Tim VFX Avatar: The Way of Water

cuplikan pidato tim VFX Avatar: The Way of Water
cuplikan pidato tim VFX Avatar: The Way of Water (youtube.com/oscars)

Pada Oscars 2023 lalu, tim efek visual dari film Avatar: The Way of Water mengalami momen serupa. Mereka naik ke panggung setelah memenangkan kategori Best Visual Effects. Namun, pidato kemenangan mereka tidak berlangsung lama.

Usai Richard Baneham berbicara, musik penutup tiba-tiba diputar sebagai tanda bahwa waktu mereka sudah habis. Kamera pun langsung beralih ke wajah Michelle Yeoh yang tampak menyanyangkan kejadian tersebut, tetapi segera bertepuk tangan. Ketika kamera menyorot dari atas, sorakan tetap terdengar menyambut kemenangan para tim VFX.

Situasi ini sempat menuai kritik dari sebagian penonton, karena banyak orang merasa bagian VFX yang bekerja di balik layar jarang mendapat sorotan. Netizen menilai momen kemenangan mereka seharusnya diberi ruang lebih.

2. Tim VFX DNEG film Dune

cuplikan pidato tim VFX Dune
cuplikan pidato tim VFX Dune (youtube.com/oscars)

Tim efek visual lain yang mengalami kejadian kurang mengenakan adalah DNEG yang menggarap film Dune saat menerima penghargaan Best Visual Effects di tahun 2021. Tim yang dipimpin oleh perusahaan VFX DNEG tersebut naik ke panggung untuk menerima Piala Oscar.

Paul Lambert dan Tristan Myles sempat menyampaikan ucapan terima kasih kepada sutradara dan kolaborator mereka. Tepat saat Gerd Nefzer hendak berbicara di depan mikrofon, musik penutup diputar.

3. Tim VFX Life of Pi

cuplikan pidato tim VFX Life of Pi
cuplikan pidato tim VFX Life of Pi (youtube.com/oscars)

Momen pidato kemenangan tim efek visual film Life of Pi di Academy Awards 2013 menjadi salah satu insiden paling diingat dalam sejarah Oscars. Saat fim garapan Ang Lee itu memenangkan kategori Best Visual Effects, supervisor VFX Bill Westenhofer mencoba menyinggung kondisi industri efek visual yang saat itu sedang menghadapi berbagai masalah. Salah satunya adalah tekanan biaya produksi. Namun baru beberapa saat berbicara, Academy Awards ini tidak memutar musik penutup yang biasa, tetapi musik tema film Jaws.

Bukan soal durasi, tetapi publik mempermasalahkan isi pidato penting yang dipotong tim penyelenggara. Ironisnya, kejadian ini terjadi hanya beberapa hari setelah perusahaan VFX yang mengerjakan film tersebut mengajukan kebangkrutan.

4. Louie Psihoyos lewat film The Cove

cuplikan pidato tim VFX The Cove
cuplikan pidato tim VFX The Cove (youtube.com/oscars)

Kasus lain yang cukup diingat publik terjadi pada 2010 ketika Louie Psihoyos memenangkan Oscars untuk kategori Best Documentary Feature lewat film The Cove. Dalam pidato kemenangannya, ia berusaha menyampaikan isu lingkungan yang menjadi inti dari filmnya, yaitu perburuan lumba-lumba di Jepang.

Saat berada di panggung, salah satu timnya bahkan mengeluarkan kertas bertuliskan, “Text DOLPHIN to 44144”, sebuah ajakan kepada penonton untuk mengirim pesan singkat sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye perlindungan lumba-lumba. Sayangnya sebelum ia sempat menjelaskan lebih lanjut tentang pesan tersebut, musik penutup mulai dimainkan okeh orkestra.

Pengalaman yang dialami tim KPop Demon Hunters pun kini ikut masuk dalam daftar panjang momen pemotongan pidato Oscars yang viral. Rentetan kejadian ini membuat publik menilai ketentuan durasi akan pidato ini perlu dikaji ulang, apalagi ada sejumlah karya yang berhasil mencetak sejarah di kategorinya masing-masing.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Latest in Hype

See More