Blue Blaze (dok. WIT STUDIO/Bubble)
Setelah fenomena gelembung misterius semakin banyak terjadi di berbagai belahan dunia, ledakan aneh membuat Tokyo berantakan dan ditinggalkan oleh orang-orang. Tak hanya membuat seisi kota hancur, kubah gelembung juga menyelimuti kota, mengacaukan gravitasi, dan membuat Tokyo ditutup untuk masyarakat. Meskipun sudah dilarang, beberapa anak muda kembali ke Tokyo dan tinggal di sana. Kota ini kemudian digunakan sebagai arena parkur karena medannya yang menantang.
Hibiki adalah salah satu anak yang kembali ke Tokyo setelah selamat dari ledakan gelembung. Ia bergabung dalam kelompok Blue Blaze dan selalu menjadi andalan ketika melakukan parkur. Pendengarannya yang sensitif membuatnya bisa melakukan langkah yang tepat bahkan di medan yang curam sekalipun.
Bagi Hibiki, tidak ada yang membuatnya penasaran selain lagu misterius yang selalu ia dengar dari menara tempat ledakan terjadi. Suatu hari, ia kembali mendengar lagu tersebut dan menaiki menara. Ketika nyawanya hampir sekarat karena terjatuh ke dalam air, Hibiki diselamatkan oleh gadis misterius bernama Uta.
Uta begitu lincah sehingga ia dilatih untuk mengikuti parkur. Makin lama, kehadiran Uta membuat hidup Hibiki menjadi semakin berwarna. Ia yang awalnya begitu tertutup akhirnya belajar untuk membuka diri dan mempercayai rekan satu timnya. Namun, keberadaan dan asal Uta yang misterius lama-lama akan terkuak bersamaan dengan misteri fenomena gelembung yang telah menghancurkan Kota Tokyo.
Fenomena gelembung yang menjadi alasan hancurnya sebuah kota menjadi premis yang cukup unik dan menarik dari film Bubble. Alur cerita layaknya dongeng putri duyung juga telah dibuat dengan menarik dan ringan meskipun akhir ceritanya cenderung lebih gampang ditebak.