Furuya dan Matsuda (dok. TMS Entertainment/Detective Conan: The Bride of Halloween)
Mengingat film-film Detective Conan yang sebelumnya digarap oleh beberapa staf lama, film kali ini menghadirkan lebih banyak staf yang baru, seperti Susumu Mitsunaka sebagai sutradara dan Yugo Kanno sebagai komposer musik. Khusus untuk Mitsunaka, ia memang memiliki keinginan untuk memberikan angin segar bagi anime Detective Conan.
Dalam sesi curah pendapat bersama mangaka Detective Conan, Gosho Aoyama, ide Mitsunaka untuk film ini pun awalnya diragukan karena Aoyama khawatir dengan penyelesaian ceritanya. Namun, sang mangaka juga dengan cepat setuju setelah Mitsunaka menjelaskan lebih detail.
"Ketika saya pertama kali mendapatkan ide, Sensei (Aoyama) sangat khawatir tentang bagaimana cara menyelesaikan (cerita) ini. Namun, tiba-tiba saya mulai berbicara tentang kesimpulan akhir. Ini seperti 'bukankah ini akan berhasil?' Saya terkejut karena Sensei sangat luar biasa sehingga ia bisa memunculkan ide yang langsung meledak."
Ide-ide Mitsunaka dalam menggarap film ini pun terus mendapatkan masukan yang positif dari banyak pihak yang terlibat. Sutradara yang juga menggarap anime Haikyuu!! ini mengaku bersyukur karena terus diajari banyak hal dalam penggarapan film ini.
Film Detective Conan: The Bride of Halloween menjadi salah satu film anime yang berhasil bertahan di peringkat sepuluh besar box office Jepang. Meski bersaing dengan film-film lain, seperti Shin Ultraman, Dragon Ball Super: Super Hero, hingga The Quintessential Quintuplets the Movie, film ke-25 dari waralaba Detective Conan ini sudah meraup penghasilan yang fantastis, yaitu 9,10 miliar yen atau setara dengan Rp988 miliar.
Dengan kualitas cerita, musik, desain hingga penyutradaraan yang cemerlang, penulis memberikan skor 4/5 untuk review Detective Conan: The Bride of Halloween. Apabila kamu belum menonton film Detective Conan: The Bride of Halloween, film ini sudah mulai tayang di bioskop kesayanganmu mulai 20 Juli 2022. Jangan sampai ketinggalan, ya!