Instagram.com/eiffeliminlovemovie
Sebelum film ini rilis, dugaan yang muncul adalah Adit akan menikahi Tita. Kisah LDR 12 tahun antar benua ini akan berakhir indah. Ibarat kata, Adit dan Tita sudah lebih dari cukup menjalani ujian. Dua belas tahun bukan waktu yang singkat, mau menunggu apa lagi untuk menikah?
Di sini menariknya, Eiffel I'm in Love 2 mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tentang hubungan jarak jauh, pacaran lama tapi gak nikah-nikah, dan stigma masyarakat kebanyakan soal pernikahan. Pasangan yang sudah lama berpacaran pasti ingin menikah. Sederhananya, pernikahan bagaikan puncak yang selama ini mereka perjuangkan bersama dari bawah. Cemas ya rasanya ketika puncak tak kunjung berhasil direngkuh?
Tita yang berusia 27 tahun, dihadapkan pada kenyataan bahwa teman-teman di sekitarnya sudah banyak yang menikah. Ia sudah khatam jadi bridesmaid, menangkap lemparan bunga pengantin sebanyak 7 kali tapi tak kunjung dinikahi. Kegalauan yang dirasakan oleh banyak perempuan Indonesia, hubungan antara usia dan pernikahan sangat sulit dipisahkan.
Ditambah lagi, Tita mulai ragu dengan hubungannya. Uni, sahabatnya, sudah menikah dengan Alan (kakak Tita). Lalu Nanda baru saja dinikahi Fero. Mereka memiliki masa pacaran yang lebih singkat dari Adit dan Tita, tapi malah duluan sampai ke pelaminan. Di luar sana pasti banyak perempuan yang secemas Tita, pusing karena tak kunjung dinikahi.