Apa jadinya jika The Other Woman (2014) bertemu Ocean’s Eight (2018) lalu dibungkus gaya lokal yang nyentil? Kurang lebih itulah yang ditawarkan Balas Budi (2026). Film terbaru karya Reka Wijaya ini tak cuma mengandalkan manisnya rom-com, tapi juga tampil beda lewat pendekatan breaking the fourth wall yang jarang dipakai film Indonesia.
Dengan isu love scamming yang sangat dekat dengan realitas hari ini, Balas Budi mencoba menjadi hiburan ringan yang tetap punya taji sosial. Hasilnya? Tidak selalu mulus, tapi cukup berani. Berikut ulasan lengkapnya!
