Seberapa Rom-Com Film Balas Budi? Gisel: Bikin Senyum-Senyum!

Jakarta, IDN Times - Bioskop Indonesia bakal kedatangan satu film terbaru berjudul Balas Budi. Mengusung genre komedi romantis, film ini mengangkat kisah tak biasa perempuan bernama Alma (Michelle Ziudith) yang merancang rencana “Misi Balas Budi" bersama Ayu (Niken Anjani), Uli (Givina), dan Thalita (Gisella Anastasia) setelah mereka menjadi korban love scamming seorang pria bernama Budi (Yoshi Sudarso).
Trailer film ini telah dirilis dengan menampilkan sejumlah adegan intens hingga kekacauan yang bikin ngakak. Lantas, seberapa lucu atau romantisnya film ini menurut para pemainnya?
1. Gisel sebut romantisnya film Balas Budi akan bikin senyum-senyum

Dalam agenda media visit di kantor IDN, Selasa (13/1/2026), Gisella Anastasia mengungkap, karakter Talitha yang ia perankan tidak terlalu banyak terlibat dalam adegan romantis. Menurutnya, perjalanan karakter tersebut tidak banyak dipenuhi momen manis karena Talitha sendiri lebih digambarkan sebagai bagian dari rencana yang sudah berjalan.
Meski begitu, secara keseluruhan Gisel menilai unsur romantis dalam film ini justru hadir lewat karakter-karakter lain. Sambil tersenyum, sang aktris menggambarkan bahwa film ini mengandung berbagai adegan ringan yang bikin senyum-senyum.
“Jadi romantisnya lumayan banyak porsinya di teman-teman yang lain. Kayak kalau nonton pasti senyum-senyum gitu. Ditarik tangannya, tahu-tahu nanti ada cimi-cimi, diangkat,” ujar Gisel.
Ia menambahkan, adegan sederhana seperti berboncengan motor pun divisualisasikan secara romantis, walaupun menurutnya, kontras dengan realitanya karena harus berhadapan dengan asap knalpot. Hihihi~
2. Asri Welas jelaskan film Balas Budi lebih banyak ngakaknya karena menghadirkan komedi situasi

Bukan cuma Gisel, Asri Welas sebagai pemeran ibu dari salah satu perempuan korban Budi juga memberikan gambaran tentang film ini. Menurutnya, meski bergenre komedi romantis, film arahan Reka Wijaya ini justru memiliki porsi komedi yang lebih besar jika dibandingkan dengan romantisnya.
Dengan nada antusias, Asri Welas menjelaskan bahwa unsur komedi dalam film ini tidak dibangun lewat lelucon yang dipaksakan, melainkan hadir secara alami melalui komedi situasi. Berbagai kelucuan muncul dari kondisi dan kejadian yang sebenarnya serius, bahkan penuh amarah, tapi justru terasa lucu ketika disajikan dalam konteks tertentu.
“Komedinya tuh komedi situasi. Terbentuknya karena situasinya seperti itu, jadi terbentuklah lucu. Padahal mungkin itu hal yang sangat marah. Mungkin itu kejadian marah tapi kejadiannya komedi. Pokoknya yang membuat komedi itu situasinya,” kata Asri Welas.
Ia memberikan contoh, “Dari lain-lain aja kayak yang di trailer tuh, ‘Ini ditipu 400-500 juta, lah kok saya 1 miliar?’ Buat aku sih ngakak banget, maksudnya, ‘Kok lo lebih dikit, kok lo lebih banyak gitu.’ Situasinya kayak gitu.”
3. Kebanyakan improvisasi, Asri Welas sampai bikin kameramen bad mood

Asri melanjutkan, kebiasaannya berimprovisasi saat syuting kerap membuat kameramen kewalahan. Menurutnya, kameramen sampai sempat merasa bad mood karena ia sering bergerak spontan. Padahal, pergerakan kamera harus disesuaikan agar adegan tetap berada dalam frame, karena jika keluar, maka adegan pun terpaksa diulang. Secara tidak langsung hal ini pun juga mempengaruhi ritme dan mood pengambilan gambar.
Oleh sebab itu, Asri pun membuat kesepakatan terlebih dahulu dengan kameramen sebelum syuting dimulai dengan memberikan gambaran arah geraknya agar pengambilan gambar tetap aman.
“Kameramennya tuh sampe bete, ‘Kenapa gak bilang-bilang, kan ini kan harus dapet.’ Jadi kalau kameramen sama aku sudah tahu, ‘Mbak lo geraknya mau se mana nih?’ lanjut Asri Welas memecahkan gelak tawa wawancara saat itu.
Catat tanggalnya, film Balas Budi akan tayang di bioskop mulai 5 Februari 2026. Siap untuk menyaksikan romantisme hingga kekacauan yang terjadi di film ini?

















