Reza Rahadian dalam press screening Laut Bercerita pada Selasa (20/10/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Meski tak bisa hadir secara langsung, Reza tetap mengingatkan masyarakat agar berhati-hati selama mengikuti aksi. Ia berharap para peserta dapat menjaga diri dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Menurutnya, menjaga situasi tetap damai dan kondusif juga menjadi bagian penting dalam menyampaikan aspirasi. Dengan begitu, esensi dari protes yang dilakukan tetap terjaga.
“Hati-hati. Jaga situasi untuk bisa tetap kondusif. Karena menjaga esensi dari apa yang menjadi bentuk protes, bentuk aksi, itu juga terletak dari bagaimana saya yakin teman-teman membawa diri masing-masing. Jadi hati-hati, jangan… jangan sampai terprovokasi terutama oleh orang-orang tertentu yang tidak bertanggung jawab, gitu ya. Jadi menjaga situasi untuk bisa tetap berjalan dengan damai, kondusif, dan sakral," pungkasnya.
Reza sendiri pernah turun langsung untuk menyampaikan orasi politik pertamanya di atas mobil komando pada Agustus 2024 lalu. Lewat bersama massa 'Peringatan Darurat', ia mengkritik keras langkah DPR yang mencoba menganulir putusan MK melalui revisi RUU Pilkada. Aksi tersebut dilakukan untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ambang batas dan syarat usia pencalonan dalam Pilkada 2024.