Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sebelum Meninggal, Temon Ingin Semua Istri dan Anak-Anaknya Kumpul
potret anak-anak mendiang Temon di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
  • Temon meninggal dunia akibat serangan jantung pada 12 Juli 2026 dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, dengan suasana penuh haru dari keluarga dan anak-anaknya.
  • Sebelum wafat, Temon sempat menyampaikan keinginan agar semua istri dan anak-anaknya bisa berkumpul rukun sebagai satu keluarga besar yang harmonis.
  • Anak-anak mengenang Temon sebagai ayah humoris dan penyayang, serta menyampaikan permintaan maaf jika semasa hidup candaan sang ayah pernah menyinggung pihak lain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepergian aktor sekaligus komedian Temon meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (12/7/2026) setelah mengalami serangan jantung. Jenazahnya kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).

Suasana pemakaman berlangsung penuh haru. Anak-anak Temon terlihat hadir mengantarkan sang ayah ke tempat peristirahatan terakhirnya. Mereka terlihat saling menguatkan satu sama lain.

Semasa hidupnya, Temon sendiri diketahui memiliki sembilan anak dari enam pernikahan. Empat dari sembilan anak Temon yang hadir di pemakaman, yakni Rico, Reca, Rambu, dan Raja mengenang Temon sebagai sosok ayah yang suka iseng, tapi baik.

1. Anak ungkap harapan Temon sebelum meninggal dunia, ingin semua istri dan anak-anaknya akur

potret anak-anak Temon (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Keempat anak Temon menjadi emosional saat mengenang sosok sang ayah. Menurut Reca, Temon bukanlah sosok ayah yang mudah marah kepada anak-anaknya. Bahkan, mereka mengaku sulit membedakan ketika Temon sedang marah karena sang ayah hampir tidak pernah menunjukkan amarahnya.

Saat ditanya oleh awak media soal apakah Temon pernah menyampaikan keinginan agar keluarganya hidup rukun, Reca pun membenarkannya. Ia mengatakan, salah satu harapan Temon adalah melihat seluruh keluarganya, terutama istri-istri dan anak-anaknya, berkumpul.

“Iya, memang papa maunya gitu. Maunya semua ngumpul. Semua istri-istrinya, semua anak-anak,” kata Reca.

Diketahui, semasa hidupnya, Temon menjalani enam kali pernikahan. Istri pertamanya telah meninggal dunia, sementara pernikahan keduanya berakhir dengan perceraian. Adapun istri ketiganya berstatus pisah ranjang, sedangkan istri keempat hingga keenam merupakan istri siri.

Selain Rico, Reca, Rambu, dan Raja, istri keenam Temon, Mae, turut hadir di pemakaman untuk mengantarkan jenazah suaminya ke tempat peristirahatan terakhir. Ia pun juga membawa anak mereka, Reminho.

2. Reca kenang sosok ayah yang suka iseng

potret anak-anak mendiang Temon di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Sebagai anak pertama, Rico dengan matanya yang berkaca-kaca mengenang Temon sebagai sosok ayah yang tidak hanya berperan sebagai orangtua saja, tetapi juga teman bagi anak-anaknya. Ia menyebut Temon sebagai ayah yang baik, karena selalu bisa menghibur, memberikan nasihat, dan mengingatkan hal-hal baik.

“Kadang-kadang kita bareng sama kayak teman juga. Dia bisa ngehibur, ngasih tahu semua, mana yang baik. Banyak banget, paling terbaik,” kata Rico.

Sementara itu, Reca mengenang momen sederhana yang kini menjadi kenangan berharga bersama mendiang ayahnya. Ia menceritakan bahwa beberapa waktu sebelum meninggal, Temon sempat meminta dipotongkan kuku. Padahal, saat itu kukunya masih pendek. Menurut Reca, ayahnya memang suka bersikap iseng, bahkan sering membangunkan anak-anaknya yang sedang beristirahat hanya karena ingin mengobrol dan menghabiskan waktu bersama.

“Karena biasanya emang setiap hari nyamperin aku. Biasanya isengin aja, emang jahil aja. Kalau kita lagi tidur, dibangunin, bilangnya ini, bilangnya itu. Padahal emang cuma mau ditemenin aja. Penginnya tuh diajak ngobrol gitu aja,” lanjut Reca.

3. Sampaikan minta maaf jika candaan ayahnya ada yang menyinggung

suasana pemakaman Temon di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Mewakili keluarganya, Reca mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir memberikan penghormatan terakhir untuk Temon. Sebagai anak kedua, ia juga memohon doa serta meminta maaf apabila semasa hidupnya, sang ayah pernah melakukan kesalahan atau melempar candaan yang menyinggung perasaan.

“Makasih buat semuanya yang sudah datang, doain papa. Maafin papa kalau papa ada salah. Soalnya bercandanya mungkin nyinggung atau gimana,” katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article