7 Serial Thriller Terbaik Apple TV yang Bikin Betah Nonton

- Severance (2022—sekarang) menghadirkan ketegangan dengan cerita bertempo lambat dan isu budaya kerja yang misterius.
- Black Bird (2022) adalah miniseri true crime dengan drama psikologis intens yang mengikuti kisah mantan atlet yang beralih jadi pengedar narkoba.
- Slow Horses (2022—sekarang) memadukan spionase serius dengan humor gelap di Slough House, tempat pembuangan agen MI5 yang dianggap gagal.
Apple TV mungkin tidak sepadat platform streaming lain soal jumlah judul. Namun soal kualitas terutama genre thriller, layanan ini punya reputasi solid. Banyak serialnya berani bermain di wilayah gelap, penuh misteri, dan sering kali mengajak penonton berpikir lebih jauh. Serial thriller di Apple TV juga dikenal rapi secara visual dan kuat dari sisi penulisan cerita.
Menariknya, banyak serial thriller Apple TV terasa nyaris sempurna karena konsisten membangun ketegangan tanpa harus mengandalkan twist murahan. Mereka pelan, intens, dan sering kali meninggalkan rasa tidak nyaman yang justru bikin nagih. Kamu sedang kehabisan tontonan? Pas banget, ini ada tujuh serial thriller terbaik di Apple TV yang layak masuk daftar tontonanmu.
1. Severance (2022—sekarang)

Severance adalah contoh sempurna bagaimana cerita bertempo lambat bisa terasa sangat menegangkan. Serial ini mengambil isu budaya kerja, lalu membungkusnya dalam thriller penuh misteri yang bikin penasaran. Setiap episode terasa seperti potongan teka-teki yang sengaja disimpan setengah, membuat penonton selalu ingin menekan tombol “Next Episode”.
Cerita berfokus pada karyawan Lumon Industries yang menjalani prosedur “severance”, yaitu memisahkan ingatan kerja dan kehidupan pribadi lewat chip di otak. Mereka menjadi dua versi diri yang sama sekali terputus. Dengan akting solid Adam Scott dan arahan visual khas Ben Stiller, Severance terasa dingin, rapi, dan bikin kosong setelah selesai ditonton.
2. Black Bird (2022)

Black Bird adalah miniseri yang bisa ditamatkan dengan cepat, tapi efeknya bertahan lama. Serial ini menggabungkan true crime dengan drama psikologis yang intens, tanpa terasa bertele-tele. Setiap dialog dipenuhi ketegangan, terutama saat dua karakter utamanya saling beradu kecerdikan dan emosi. Rasanya seperti duduk di ruangan sempit bersama mereka.
Kisah Black Bird mengikuti Jimmy Keene, mantan atlet yang beralih jadi pengedar narkoba dan akhirnya dipenjara. FBI menawarkan kesepakatan berbahaya, yakni kebebasan penuh jika ia bisa mendapatkan pengakuan dari Larry Hall, tersangka pembunuh berantai.
Untuk itu, Jimmy harus masuk ke fasilitas khusus dan mendekati sosok yang sangat tidak stabil. Perlahan, penonton melihat bagaimana misi ini mulai menggerogoti identitas dan kewarasan Jimmy sendiri.
3. Slow Horses (2022—sekarang)

Slow Horses mungkin terlihat seperti serial mata-mata biasa, tapi sebenarnya punya pendekatan yang unik dan menyegarkan. Ia memadukan spionase serius dengan humor gelap yang tajam tanpa menghilangkan nuansa muramnya. Meski sudah berjalan beberapa musim, ritmenya terasa matang dan tidak terburu-buru. Serial ini nyaman ditonton, tapi tetap menegangkan.
Ceritanya berpusat di Slough House, tempat pembuangan agen MI5 yang dianggap gagal. Mereka dipimpin Jackson Lamb, sosok kasar dan menjengkelkan yang ternyata sangat jenius. Para agen buangan ini sering diremehkan, tapi justru punya insting tajam. Dengan Gary Oldman yang sering mencuri perhatian, Slow Horses membuktikan bahwa kegagalan bisa jadi kekuatan.
4. Servant (2019—2023)

Servant adalah thriller psikologis yang tidak bisa ditebak arahnya. Serial ini penuh atmosfer ganjil, simbolisme, dan misteri yang terasa semakin dalam setiap musim. Meski kadang membingungkan, justru di situlah daya tariknya. Ceritanya tidak pernah memberi jawaban dengan mudah.
Fokus cerita ada pada pasangan kaya di Philadelphia yang menyewa pengasuh muda untuk bayinya yang sebenarnya sudah meninggal. Kehadiran sang pengasuh perlahan mengubah segalanya, apalagi ketika hal-hal mustahil mulai terjadi. Di balik horor dan keanehan, Servant juga berbicara tentang duka dan trauma. Serial ini lebih terasa secara emosional daripada sekadar menakutkan.
5. Calls (2021)

Calls adalah serial thriller yang sangat berbeda dari kebanyakan serial. Hampir seluruh ceritanya disampaikan lewat panggilan telepon dengan visual minimalis yang abstrak. Justru karena itu, imajinasi penonton dipaksa bekerja keras. Ketegangannya datang dari suara, jeda, dan kata-kata yang tidak diucapkan.
Setiap episode menampilkan percakapan telepon antar karakter yang saling terhubung oleh misteri tertentu. Ada unsur fiksi ilmiah, bencana, hingga tragedi personal yang perlahan terjalin. Dengan durasi singkat dan konsep unik, Calls terasa seperti drama radio modern yang menegangkan dan sangat efektif.
6. Shining Girls (2022)

Shining Girls adalah thriller misteri dengan sentuhan fiksi ilmiah yang emosional. Serial ini tidak hanya fokus pada pembunuhan, tapi juga dampak trauma terhadap cara seseorang memandang realitas. Atmosfernya suram dan membingungkan, tapi disengaja untuk membawa penonton masuk ke kepala tokoh utamanya.
Elisabeth Moss berperan sebagai Kirby, perempuan yang selamat dari serangan brutal dan hidup dengan ingatan yang tidak stabil. Realitas di sekitarnya sering berubah tanpa penjelasan. Saat kasus pembunuhan baru muncul dengan pola serupa, ia mulai mencari kebenaran bersama seorang jurnalis.
7. Down Cemetery Road (2025—sekarang)

Down Cemetery Road mungkin masih tergolong baru, tapi langsung mencuri perhatian. Thriller konspirasi ini terasa klasik tapi tajam, dengan dialog cerdas dan dinamika karakter yang kuat. Emma Thompson dan Ruth Wilson tampil sebagai duo yang tidak biasa, tapi sangat solid.
Ceritanya dimulai dari ledakan misterius di sebuah jalan yang tampaknya sederhana, tapi menyimpan banyak kejanggalan. Seorang perempuan biasa lalu bekerja sama dengan detektif swasta yang temperamental untuk mengungkap kebenaran. Seiring penyelidikan berjalan, bahaya makin dekat. Serial ini punya peluang besar jadi andalan baru Apple TV.
Apple TV diam-diam membangun katalog thriller yang kuat, berani, dan berbeda. Dari konspirasi korporat, true crime, hingga eksperimen audio visual, semua punya ciri khas masing-masing. Dari tujuh serial thriller di atas, mana yang paling bikin kamu penasaran untuk ditonton lebih dulu?



















