Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Silenced Nights (dok. Quantum Films)
  • JAFF 2026 akan dibuka oleh film Filipina Silenced Nights karya Lawrence Fajardo, yang mengikuti Andoy setelah menyaksikan polisi menembak remaja di Manila.
  • Terinspirasi kasus pembunuhan Kian Loyd delos Santos pada 2017, film ini menyoroti pencarian kebenaran bersama ibu korban dan jurnalis di tengah operasi antinarkoba.
  • Silenced Nights tayang perdana di Indonesia pada 28 November pukul 20.30 di Empire XXI Jogja, mengawali JAFF 2026 yang berlangsung hingga 5 Desember.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

JAFF resmi kembali akan digelar pada tahun 2026. Mereka baru saja mengumumkan beberapa detail menarik tentang gelaran edisi ke-21 ini termasuk trailer, jadwal festival, sampai beberapa film yang masuk dalam line up. Tahun ini, JAFF akan dibuka dengan film asal Filipina yang masuk nominasi Platform Prize Toronto International Film Festival 2026 yaitu Silenced Nights

Silenced Nights bukan hanya merupakan film drama tentang kejahatan dan upaya mencari keadilan. Film yang disutradarai oleh Lawrence Fajardo ini juga terinspirasi dari kisah nyata kasus pembunuhan Kian delos Santos pada 2017 silam.

1. Sinopsis film Silenced Nights

Silenced Nights (dok. Quantum Films)

Film Silenced Nights mengikuti kehidupan pria bernama Andoy, seorang pekerja biasa yang mencari nafkah dari hasil menyervis perangkat elektronik dan pekerjaan serabutan di kawasan padat Manila. Suatu malam, Andoy menyaksikan kejadian mengerikan di sebuah gang gelap. Ia melihat ada polisi menembak mati remaja laki-laki.

Kejadian seperti itu sebenarnya bukan kejadian asing di lingkungannya, karena operasi antinarkoba kerap dilakukan aparat dan sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, Andoy memilih untuk diam. Ia kembali menjalani rutinitasnya dan berusaha untuk tidak terlibat dalam persoalan yang bisa membahayakan keselamatannya.

Namun, situasi berubah saat ia bertemu dengan Marissa, ibu dari remaja yang dibunuh tersebut. Marissa berjuang mencari tahu yang sebenarnya terjadi kepada anaknya. Mau tak mau, Andoy ikut terseret dalam pencarian bersama dengan jurnalis bernama Ina. Mereka berusaha mengungkap kebenaran dan meminta pertanggungjawaban pihak-pihak yang terlibat. Sayangnya, perjalanan mereka tidaklah mudah.

2. Terinspirasi dari kisah nyata

Silenced Nights (dok. Quantum Films)

Salah satu hal yang membuat film Silenced Nights menarik adalah bahwa film ini terinspirasi dari kisah nyata. Sutradara Lawrence Fajardo yang terkenal suka mengangkat realitas sosial dalam karya film, mengangkat kasus pembunuhan Kian Loyd delos Santos, remaja 17 tahun yang tewas dalam operasi antinarkoba polisi Filipina pada 2017 lalu.

Kasus tersebut terjadi saat Rodrigo Duterte menjabat sebagai presiden Fillipina dan menggalakkan kebijakan pemberantasan narkoba yang dikenal dengan war on drugs. Operasi itu menjadi kontroversial karena banyaknya laporan mengenai pembunuhan di luar proses hukum, kepada orang-orang yang dicurigai meski belum tentu terlibat dalam perdagangan narkoba.

Film Silenced Nights sendiri mencetak sejarah sebagai film Fillipina pertama yang masuk program Platform Programme TIFF 2026. Film ini juga kemudian melakukan pemutaran perdananya di TIFF 2026 pada 13 September lalu.

3. Jadwal tayang Silenced Nights di JAFF 2026

Silenced Nights (x.com/jaffjogja)

Silenced Nights akan melakukan pemutaran perdananya di Indonesia di ajang JAFF 2026. Film itu juga mendapat spot spesial karena didapuk menjadi film pembuka gelaran JAFF tahun ini, yang akan ditayangkan pada 28 November pukul 20.30 serentak di lima studio dan Premiere Empire XXI, Jogja.

JAFF 2026 sendiri akan melakukan pemutaran puluhan film selama delapan hari mulai dari 28 November sampai ditutup dengan film You Are The Film pada tanggal 5 Desember 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article