Sukses Lewat Verity, Josh Hartnett Sempat Hiatus dari Hollywood

- Josh Hartnett meraih popularitas lewat film awal dan blockbuster seperti Pearl Harbor, tetapi memilih menjauhi proyek besar karena tak ingin terjebak dalam karakter serta citra yang sama.
- Ia meninggalkan arus utama Hollywood demi kesehatan mental, menolak sejumlah peran besar termasuk Batman dan Superman, lalu kembali ke Minnesota serta lebih banyak mengambil proyek independen.
- Hartnett kemudian kembali tampil di proyek arus utama, termasuk Wrath of Man, Oppenheimer, The Bear, Trap, dan Verity, setelah sempat mengakui penyesalan atas beberapa peran yang ditolak.
Berkat film-film awal yang dibintanginya seperti Halloween H20: 20 Years Later (1998) dan The Virgin Suicides (1999), Josh Hartnett menjadi idola yang dicintai. Ia juga digadang-gadang mirip Leonardo DiCaprio, seorang bintang muda yang menawan dengan banyak penggemar. Nah, meskipun awal karier Hartnett sangat sukses, tapi Hartnett sempat menghilang dari film-film Hollywood arus utama setelah membintangi film Pearl Harbor (2001).
Di era 90-an, Josh Hartnett sering wara-wiri di dunia perfilman. Memasuki tahun 2010-an, publik menganggap mantan ikon remaja ini sebagai bintang yang sudah redup. Lalu, kenapa Josh Hartnett sempat hiatus?
1. Josh Hartnett sangat hati-hati dalam memilih film yang dibintanginya

Josh Hartnett di San Diego Comic Con International 2014, untuk promosikan Penny Dreadful, di San Diego Convention Center di San Diego, California. (commons.wikimedia.org/Gage Skidmore) Dalam sebuah wawancara dengan The Guardian pada tahun 2020, Josh Hartnett menjelaskan kenapa ia mundur dari proyek-proyek film berskala besar. "Saya gak bermaksud membangkang atau memberontak. Banyak orang yang ingin menciptakan brand yang terkait dengan saya, tapi saya sendiri gak tertarik memainkan karakter yang sama berulang kali, jadi saya mencoba peran lain," katanya.
Setelah peran-peran awalnya yang ramah remaja, Josh Hartnet pun menjadi pemeran utama dalam film-film blockbuster karya sutradara legendaris. Ia berperan sebagai pemeran pendamping dalam film Black Hawk Down (2001) karya Ridley Scott dan Pearl Harbor (2001) karya Michael Bay.
Namun, Josh Hartnett sebenarnya gak tertarik dengan peran-peran itu. Ia sangat hati-hati dalam membintangi Pearl Harbor. Menurutnya, film itu bisa membuatnya lebih terkenal. Itu sebabnya, ia menjauh dari proyek-proyek yang lebih beragam. "Pada akhirnya saya memilih untuk bermain di Pearl Harbor karena menolaknya justru membuat saya merasa takut. Kemudian film itu mendefinisikan saya, yang berarti saya benar untuk takut akan hal itu," katanya tentang film arahan Bay tersebut.
2. Josh Hartnett hiatus dari Hollywood untuk menjaga kesehatan mentalnya

Josh Hartnett di St Giles's, London pada November 2008 (commons.wikimedia.org/Destiny Thing at) Josh Hartnett sadar kalau ia gak tertarik menjadi bintang papan atas. Yap, ia mengaku gak suka ketenaran. Baginya, film-film beranggaran besar dan populer yang dibintanginya justru menjauhkannya dari minat dan hasratnya yang sebenarnya.
Setelah membintangi Pearl Harbor, filmografi Josh Hartnett lebih banyak berisi proyek-proyek independen dan sederhana. Sesekali ia terlibat dalam proyek-proyek yang digarap oleh sutradara ternama, seperti Sin City (2205). Dalam sebuah wawancara dengan Sunrise, aktor tersebut membahas bagaimana meninggalkan arus utama merupakan keputusan yang tepat baginya. Keputusan itu pun gak pernah ia sesali.
"Menjauhi Hollywood adalah hal terbaik untuk kesehatan mental dan karier saya," kata Josh Hartnett terus terang. Meskipun begitu, ia tetap merasa beruntung karena pernah merasakan sorotan publik di awal kariernya. Hal ini pun membuatnya sadar kalau menjadi superstar itu gak sepadan dengan kesehatan mentalnya. Ucapan Josh Hartnett ini pun sejalan dengan tindakannya. Ia sendiri sering menolak beberapa kesempatan untuk membintangi film-film bergengsi selama bertahun-tahun lamanya.
Christopher Nolan juga pernah bilang kalau ia meminta Josh Hartnett untuk mengikuti audisi untuk peran Batman. Namun, aktor tersebut gak tertarik sama sekali. Hartnett juga menolak memerankan Superman karena ia gak mau dicap sebagai Man of Steel seumur hidupnya.
3. Josh Hartnett kembali ke kampung halamannya saat memutuskan hiatus dari Hollywood

Josh Hartnett di San Diego Comic Con International 2014, untuk promosikan Penny Dreadful, di San Diego Convention Center di San Diego, California. (commons.wikimedia.org/Gage Skidmore) Gak lama setelah menolak peran-peran besar tersebut, Josh Hartnett tetap setia pada sikapnya yang sederhana dan meninggalkan Los Angeles untuk kembali ke negara bagian asalnya, Minnesota. Saat tinggal di sana, ia mengaku berhubungan kembali dengan teman-teman lamanya, termasuk mantan kekasihnya semasa SMA.
4. Josh Hartnett mengaku menyesal hiatus dari Hollywood

Josh Hartnett di San Diego Comic Con International 2014, untuk promosikan Penny Dreadful, di San Diego Convention Center di San Diego, California. (commons.wikimedia.org/Gage Skidmore) Josh Hartnett akhirnya mengakui kalau ia menyesal karena menolak beberapa peran penting dalam kariernya. Aktor ini sangat vokal tentang penyesalannya setelah menolak kesempatan untuk bekerja sama dengan Christopher Nolan di Batman Begins (2005). Keputusan ini dianggap merugikan kariernya bersama Nolan.
Apalagi, Christopher Nolan lebih memilih Christian Bale untuk filmnya yang berjudul The Prestige (2006), mengingat Josh Hartnett pernah menolak ajakannya untuk membintangi Batman. Lebih parahnya lagi, Nolan juga memilih Scarlett Johansson, yang saat itu masih berpacaran dengan Hartnett, untuk bermain dalam film tersebut.
Mungkin Josh Hartnett yang saat itu masih berusia awal dua puluhan, gak paham dengan dampak kariernya di masa depan. Hartnett bilang kalau keputusannya saat itu membuat dia dan agennya berpisah. Kepindahannya ke Minnesota juga berdampak pada statusnya sebagai aktor papan atas. "Sekarang, ketika saya melihat sebuah peran, saya harus berjuang untuk mendapatkannya."
5. Josh Hartnett comeback ke Hollywood dengan film-film box office-nya

cuplikan film Verity (dok. Amazon MGM Studios/Verity) Josh Hartnett sebenarnya bisa menjadi aktor yang lebih terkenal lagi jika ia membintangi banyak film yang pernah ditolaknya, tapi kariernya merupakan keputusannya sendiri. Nah sekarang, Hartnett justru bekerja sama dengan beberapa sineas paling berpengaruh saat ini. Di era "idola" yang sudah berlalu, aktor tersebut muncul kembali.
Josh Hartnett kembali menorehkan namanya di Hollywood. Kembalinya dia ke "arus utama" bisa kamu lihat lewat film Wrath of Man (2021). Disutradarai oleh Guy Ritchie, film thriller ini menampilkan Hartnett sebagai peran pendukung utama. Hubungannya dengan Ritchie berlanjut dalam film Operation Fortune: Ruse de Guerre (2023). Ia dengan kocak memerankan seorang bintang papan atas yang diperas untuk bekerja sama dengan organisasi rahasia.
Tentu saja, kebanyakan dari kita mengingat Josh Hartnett karena perannya dalam film Christopher Nolan, Oppenheimer (2023). Film ini dianggap sebagai momen comeback besar pertamanya sebagai aktor. Kita juga melihatnya di musim ketiga serial The Bear (2022), yang semakin memperkuat ketertarikannya pada peran pendukung dalam proyek-proyek bergengsi. Hartnett juga tampil dalam serial horor gelap dan penuh intrik dalam Penny Dreadful (2014).
Selain itu, Josh Hartnett juga bisa kamu temukan dalam film thriller M. Night Shyamalan berjudul Trap (2024), sebagai pemeran utamanya. Nah, yang terbaru, Josh Hartnett muncul dalam drama thriller Verity (2026) bersama Anne Hathaway dan Dakota Johnson, yang sukses secara box office.
Nah, dari semua film dan serial yang dibintangi Josh Hartnett, kira-kira mana nih, yang sudah kamu tonton?























