Potret press conference Synchronize Fest 2026 di Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
Penggunaan tema yang dulu sempat dipakai pada 2016 itu pun tidak lepas dari generasi baru yang ikut meramaikan Synchronize Fest. Menurut Aldila Karina, Director of Communication, tema tersebut justru dapat menjadi pengingat bagi generasi baru tentang alasan mengapa festival ini pertama kali dibuat.
"Kami membawa tema tersebut sebagai pengingat dan meneruskan message kenapa festival ini dibuat. Jadi, ini bukan menjadi hal pengulang, tapi justru ini menjadi penanda, pengingat untuk generasi muda bahwa ini adalah alasan kenapa festival ini sejak awal dimulai," ucap Aldila.
Ia pun bercerita, Synchronize Festival semula dihadirkan berangkat dari keresahan melihat festival musik yang kala itu masih identik dengan genre tertentu. Oleh karena itu, festival ini dibuat dengan mencoba mempertemukan berbagai genre musik dalam satu ruang.
"Salah satu alasan kenapa Synchronize Festival awalnya dulu kami menghadirkan festival ini adalah kami memiliki keresahan di mana ketika dulu festival selalu berbicara tentang genre. Kami satukan semua genrenya di Synchronize. Itu sebabnya namanya Synchronize Festival. Sekarang di saat semua sudah bersatu, friksi sosial selalu ada, dan kita jadikan Synchronize Festival sebagai perayaan persatuan," imbuhnya.