Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Reaksi Taylor Swift Usai Chat Privat dengan Blake Lively Bocor

Taylor Swift dan Blake Lively
Taylor Swift dan Blake Lively (Instagram.com/taylorswift)

Perseteruan Blake Lively dengan Justin Baldoni telah menyeret nama Taylor Swift. Diketahui, sang aktris menuding sutradara dan lawan mainnya di It Ends With Us itu, melakukan pelecehan seksual dan perilaku tidak profesional selama pembuatan film tersebut.

Dalam proses hukum atas aduan yang dilayangkan pada Desember 2024, chat pribadi antara Blake Lively dan Taylor Swift bocor ke publik. Baru-baru ini, perwakilan Taylor Swift pun membagikan tanggapan sang penyanyi mengenai kasus ini. Bagaimana perasaannya?

1. Taylor Swift merasa privasinya dilanggar karena percakapan pribadinya dengan Blake Lively bocor

Taylor Swift dan Blake Lively
Taylor Swift dan Blake Lively (Instagram.com/taylorswift)

Dilansir US Weekly, menurut orang dalam, Taylor Swift sebenarnya tidak berniat terlibat dalam konflik hukum tersebut dan hanya ingin menjadi teman yang suportif. Disebutkan, Taylor tak menyangka kini situasinya berkembang menjadi hal yang tidak ia inginkan.

“Meski ia mengirim pesan kepada Blake dan sempat datang ke apartemennya, ia tidak terlibat dalam penyusunan rencana besar untuk menjatuhkan siapa pun. Ia hanya bersikap suportif kepada temannya, itu saja, seperti yang akan dilakukan oleh siapa pun," ungkap orang dalam Taylor Swift, dikutip US Weekly pada Senin (26/1/2026).

Sumber internal kedua menambahkan bahwa Taylor jelas tidak senang karena pesan-pesan pribadinya dirilis ke publik.

"Jujur karena ini Taylor jadi sangat kesulitan. Chatnya diumbar di luar sana membuatnya merasa ditelanjangi dan dilecehkan, seperti sesuatu yang privat tiba-tiba bukan miliknya sendiri lagi. Hal itu tak sejalan dengannya."

2. Percakapan pribadi Taylor Swift dan Blake Lively jadi bagian dari berkas persidangan

Taylor Swift (instagram.com/taylorswift) | Blake Lively (instagram.com/blakelively)
Taylor Swift (instagram.com/taylorswift) | Blake Lively (instagram.com/blakelively)

Chat pribadi antara Taylor Swift dan Blake Lively tidak dibacakan secara langsung dalam persidangan. Namun, percakapan mereka menjadi bagian dari berkas kasus yang dibuka untuk publik sebelum sidang ringkasan hukum (summary judgment) yang dijadwalkan pada 20 Januari 2026. Dokumen-dokumen tersebut dirilis ke publik pada sekitar tanggal tersebut sebagai bagian dari materi hukum yang diajukan dalam kasus Blake Lively melawan Justin Baldoni.

Adapun dalam beberapa pesan, Blake meminta dukungan Taylor untuk membaca dan memberi masukan atas draft naskah yang telah ia revisi sambil menegaskan bahwa sahabatnya ini tidak wajib membacanya. Namun, ia tapi tetap berharap. Taylor Swift lalu menanggapi dengan mengatakan siap melakukan apa pun untuk sahabatnya.

Pihak dari Justin Baldoni lalu menyoroti beberapa teks menunjukkan dukungan Taylor Swift terhadap strategi Blake Lively di film. Poin ini termasuk saran terkait keterlibatan Taylor Swift dalam trailer atau promosi.

3. Taylor Swift akui hubungan persahabatannya dengan Blake Lively merenggang

Blake Lively dan Justin Baldoni dalam film It Ends With Us. (dok. Columbia Pictures/It Ends With Us)
Blake Lively dan Justin Baldoni dalam film It Ends With Us. (dok. Columbia Pictures/It Ends With Us)

Terbaru, percakapan keduanya juga menunjukkan bahwa hubungan persahabatan Taylor Swift dan Blake Lively kemudian merenggang. Kondisi ini diperkuat oleh keterangan orang terdekat yang menyebut keduanya sudah tidak berkomunikasi sama sekali sejak perselisihan itu dimulai pada musim dingin sebelumnya.

“Hey, apa kabar. Aku gak punya alasan untuk bertanya, tapi entahlah, belakangan aku merasa sepertinya aku harus... apakah semuanya baik-baik saja? Aku merasa sebagai teman yang buruk belakangan karena jadi tukang ngeluh yang cuma membicarakan masalahku sendiri selama berbulan-bulan," bunyi chat Blake Lively kepada Taylor Swift.

“Tidak, itu gak salah, tapi juga bukan masalah besar," jawab Taylor sekitar satu jam kemudian. Menandakan bahwa firasat Blake tentang perubahan di hubungan mereka benar adanya. Taylor kemudian mengungkit soal masalah Blake versus Justin dan mengaku paham betapa merepotkannya masalah itu. Namun, ia juga menyebutkan keluhan terbesarnya terhadap cara komunikasi istri Ryan Reynolds itu.

"Aku sangat gak enak ngomong apapun soal ini karena chatmu sangat baik niatnya, tapi beberapa chat terakhirmu... rasanya seperti membaca email massal yang dikirim ke 200 pegawai," tulis sang diva. Taylor merasa Blake berubah, ia pun mengaku merindukan sahabatnya yang dulu.

"Aku hanya kangen temanku yang cara ngomongnya lucu, gelap, normal, yang bicara kepadaku sebagai dirinya sendiri. Bukan sebuah unit plural," lanjut sang penyanyi. "Ketika kamu bicara kepadaku seperti sekelompok orang, aku merasa jarak kita semakin lebih jauh dibanding jarak geografi belaka."

Kepada Page Six tahun lalu, sumber internal lain mengungkapkan bahwa Swift merasa sangat kecewa.

“Ia akan selamanya marah melihat bagaimana Blake dengan jelas memanfaatkannya demi popularitas dalam konflik dengan Justin. Swift benar-benar tidak bisa menerima kenyataan bahwa Blake bisa berpikir seperti itu—apalagi sampai menuliskannya dalam pesan,” ujar sumber tersebut.

Sebelumnya, Blake Lively dan Taylor Swift merupakan sahabat dekat. Bahkan, Taylor Swift diketahui merupakan ibu baptis bagi anak-anak Blake Lively dan Ryan Reynolds.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N
Follow Us

Latest in Hype

See More

9 Potret Marcell Darwin Pertama Kali Umrah, Deg-Degan

29 Jan 2026, 06:21 WIBHype