Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Teddy Soeriaatmadja Ungkap Series Luka, Makan, Cinta Awalnya akan Dibuat Film

Teddy Soeriaatmadja ditemui saat sesi roundtable usai press conference Next on Netflix Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis (15/1/2026)
Teddy Soeriaatmadja ditemui saat sesi roundtable usai press conference Next on Netflix Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis (15/1/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
Intinya sih...
  • Ide cerita Luka, Makan, Cinta awalnya dibuat untuk film, tapi hal itu berubah setelah Teddy tertarik mengembangkannya menjadi serial.
  • Teddy juga mewajibkan seluruh kru, pemain hingga kameramen untuk mengikuti workshop sebelum akhirnya melakukan syuting.
  • Menjaga keaslian dunia dapur dan restoran hingga membangun set jadi tantangan Teddy saat garap serial Luka, Makan, Cinta.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Netflix Indonesia tidak hanya membawa film original unggulan untuk ditayangkan tahun 2026. Ternyata, ada pula serial yang akan tayang, salah satunya berjudul Luka, Makan, Cinta hasil garapan sutradara Teddy Soeriaatmadja.

Serial tersebut mempertemukan Deva Mahenra dan Mawar Eva de Jongh sebagai pemeran utamanya. Sebelum akhirnya digarap menjadi serial, Teddy mengaku kalau sebenarnya skrip awal Luka, Makan, Cinta dibuat untuk menjadi film.

1. Luka, Makan, Cinta ternyata awalnya skrip film

Still cut serial Luka, Makan, Cinta
Still cut serial Luka, Makan, Cinta (dok. Netflix/Luka, Makan, Cinta)

Ketika ditanya lebih jauh soal Luka, Makan, Cinta, Teddy menjelaskan bahwa sebenarnya skrip serial ini dibuat untuk menjadi sebuah film. Namun, hal itu berubah setelah Teddy menonton serial Emily in Paris dan tertarik mengembangkan ceritanya menjadi serial.

"Sebenarnya, Luka, Makan, Cinta awalnya saya nulis sebagai sebuah film, sebagai feature script. Cuma ketika pandemi kan semuanya stop. Saat pandemi tuh saya sempat nonton Emily in Paris. Saya melihat, story long form seperti ini kayaknya menarik gitu, ya," ungkapnya kepada IDN Times, saat sesi roundtable usai press conference "Next on Netflix Indonesia 2026" di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Setelah formatnya diubah menjadi serial, Teddy menilai kalau cerita Luka, Makan, Cinta menjadi jauh lebih menarik daripada versi aslinya. Terlebih lagi, ia juga bisa semakin mendalami cerita dalam skrip tersebut.

"Ketika saya stretch menjadi 8 episode, ceritanya jauh lebih menarik, jauh lebih bisa diperdalam per episodenya. Setelah saya bedah seperti itu, lebih menarik dibanding ketika itu skrip film," tambahnya.

2. Seluruh pemain hingga kru wajib ikut workshop sebelum proses syuting

Still cut serial Luka, Makan, Cinta
Still cut serial Luka, Makan, Cinta (dok. Netflix/Luka, Makan, Cinta)

Lebih lanjut, sutradara kelahiran 1975 itu menjelaskan kalau ide cerita Luka, Makan, Cinta sudah ia miliki sejak lama. Ketika menulis skrip, Teddy juga belum menentukan siapa yang akan menjadi pemain untuk naskahnya. Keputusan memilih Deva dan Mawar datang setelah Teddy berdiskusi dengan pihak Netflix yang menilai mereka cocok memerankan karakter skrip ini.

"Nama Deva sama Mawar itu pilihan yang paling cocok karena kami menginginkan seseorang yang memiliki pesona, kepekaan untuk menjalankan ini. Kami membutuhkan aktor yang benar-benar bisa membawakan dialog, membawa keaslian itu, dan Deva sama Mawar itu yang paling cocok," ungkap Teddy.

Sebelum proses syuting dimulai, Teddy juga mewajibkan seluruh cast hingga kru untuk melakukan proses workshop. Bahkan, kameramen yang akan mengambil gambar saat syuting nanti juga diharuskan untuk mengikuti kelas.

"Semua pemain maupun kru itu kita ikutin workshop food preparation sama food plating, termasuk saya. Kameramen saya itu ikut food plating juga karena dia mesti tahu taruh kameranya. Makanannya paling cantik (angle) sebelah mana. Mestinya sih habis nonton serial ini akan lapar, akan pengin makan," katanya.

3. Menjaga keaslian dunia dapur dan restoran menjadi tantangan Teddy

Teddy Soeriaatmadja ditemui saat sesi roundtable usai press conference Next on Netflix Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis (15/1/2026)
Teddy Soeriaatmadja ditemui saat sesi roundtable usai press conference Next on Netflix Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis (15/1/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

Ketika ditanya mengenai tantangan, Teddy mengakui kalau menjaga keaslian dunia dapur dan restoran menjadi tantangan yang cukup besar dihadapinya saat menggarap serial ini. Ia pun sangat detail memperhatikan sisi tersebut ketika membuat serial Luka, Makan, Cinta.

"(Tantangan) buat saya, menjaga keaslian dunia dapur sama restoran lumayan detail. Lumayan tantangan karena jangan sampai kita terlewat dalam hal interpretasi itu. Kalau misalnya dari emosi pemain atau apa, saya sangat bersyukur dapat kerja sama pemain-pemain yang sudah kuat," katanya.

Membangun set restoran agar mirip seperti di dunia nyata juga menjadi tantangan lain yang dihadapi oleh Teddy dalam proses produksi. Menariknya, set itu dibangun olehnya dalam kurun waktu satu bulan.

Serial Luka, Makan, Cinta berkisah tentang seorang sous chef bernama Luka yang ingin menjadi head chef di restoran yang dimiliki oleh ibunya. Namun, sang ibu belum terlalu percaya padanya, sehingga akhirnya merekrut seorang chef. Kekecewaan itu menimbulkan ketegangan antara Luka dengan chef baru.

Sampai artikel ini ditulis, tanggal tayang serial Luka, Makan, Cinta belum diumumkan secara resmi. Nantikan saja update-nya hanya di IDN Times!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria
Follow Us

Latest in Hype

See More

5 Film Terbaik Daisy Ridley setelah Star Wars, Ada Zombie!

16 Jan 2026, 10:20 WIBHype