Comscore Tracker

[REVIEW] Sonny Boy—Proses Pendewasaan Diri di Dunia Asing

Anime terbaru dari sutradara One Punch Man!

Anime dengan tema berpindah dunia atau isekai memang menjadi genre favorit bagi sebagian besar penggemar. Membuat sebuah cerita sang karakter utama dikirim ke dunia lain dan berusaha bertahan hidup tampaknya begitu menarik dan membuat para penonton turut terbayang-bayang rasanya memulai kehidupan baru di dunia fantasi. 

Mungkin para penggemar sudah tidak asing lagi dengan anime bergenre isekai ini, seperti Sword Art Online, Re: Zero, Overlord, hingga No Game No Life. Nah, apabila kamu adalah salah satu penggemar anime bergenre isekai, anime Sonny Boy gak boleh kamu lewatkan, nih. 

Sonny Boy adalah anime orisinal garapan Madhouse yang rilis pada 15 Juli 2021 lalu. Dengan total dua belas episode, anime ini menceritakan perjalanan para siswa SMP tatkala mereka tiba-tiba masuk ke sebuah dunia misterius. Penasaran dengan kelanjutannya? Yuk, kita simak review Sonny Boy ini terlebih dahulu sebagai bahan pertimbangan agar pengalaman menontonmu jadi semakin memuaskan!

1. Fenomena melayang yang membuat para siswa terjebak di dunia lain

[REVIEW] Sonny Boy—Proses Pendewasaan Diri di Dunia AsingPara siswa berpindah dunia karena Nagara. (Dok. Studio Madhouse/Sonny Boy)

Saat liburan musim panas, suatu fenomena aneh menimpa 36 siswa. Mereka terjebak di dunia yang asing dan misterius. Karena gedung sekolah mereka terlihat mengambang di antara gelap, fenomena ini kemudian disebut melayang. Para siswa yang terjebak sempat kebingungan untuk mencari jalan keluar dan berusaha untuk bertahan hidup sambil berharap mereka bisa pulang. Namun, tak cukup dengan berpindah dunia saja, beberapa siswa juga menyadari jika mereka mendapatkan kekuatan setelah terjebak di dunia tersebut. 

Dengan semua keputusasaan yang terjadi karena fenomena ini, para siswa terpecah menjadi beberapa kelompok. Beberapa siswa yang memiliki kekuatan jadi berbuat seenaknya. Ada yang berusaha mencari jalan pulang ke dunia asli dan ada juga yang berusaha mengambil kontrol atas semua orang dan berlagak sebagai pemimpin. 

Salah satu siswa yang terjebak, Nagara, adalah karakter utama dalam anime ini. Ia memiliki sikap yang acuh tak acuh dan tidak pernah menonjol di antara siswa lainnya. Ia kemudian bertemu dengan Nozomi yang selalu optimis dan mengajaknya untuk mencari jalan keluar dari dunia tersebut. Nozomi sendiri memiliki kekuatan bernama Compass yang ia percaya bisa membuatnya mendeteksi jalan keluar menuju dunia asli. Sementara, Nagara memiliki kekuatan untuk berganti dimensi ke dunia lainnya. Para siswa percaya jika kekuatan Nagara kelak akan membawa mereka kembali pulang. Namun, dengan situasi banyaknya konflik dan kurangnya kepercayaan antarsiswa justru membuat mereka menghadapi banyak masalah dalam bertahan hidup.

Dari segi alur cerita, Sonny Boy memang menyajikan premis menarik karena para karakternya seolah dibawa ke tempat yang misterius tanpa petunjuk sama sekali. Mereka diberikan kekuatan, terpaksa harus hidup berdampingan, dan bertahan di dunia yang mereka tidak ketahui. Mengingat para karakter adalah siswa remaja, pertikaian karena ego masing-masing tentunya membuat konflik di anime ini semakin berkembang. 

Dibandingkan dengan anime lainnya, anime Sonny Boy membuat banyak penontonnya berpikir keras dan penasaran dengan usaha para siswa untuk bisa pulang ke dunia asli. Jika biasanya penonton akan diberikan hint yang dapat membuat alur cerita jadi masuk akal, lain halnya dengan Sonny Boy. Kamu perlu memutar otak dan berusaha memahami dunia apakah yang sebenarnya Nagara datangi bersama dan teman-temannya. Overall, alur cerita Sonny Boy memiliki banyak pemecahan masalah yang menarik dan pastinya akan membuat para penonton jadi makin penasaran di setiap episodenya.

2. Konflik para karakter didasari oleh kenaifan dan ego masing-masing

[REVIEW] Sonny Boy—Proses Pendewasaan Diri di Dunia AsingPara siswa melakukan mediasi. (Dok. Studio Madhouse/Sonny Boy)

Ketika sekelompok siswa remaja terjebak di dunia antah-berantah, rasa putus asa menyelimuti mereka. Hal itu pun membuat situasi menjadi tidak terkendali. Itulah yang terjadi pada Nagara dan siswa lainnya. Nagara yang awalnya tak acuh, harus memenuhi harapan teman-temannya dan menuntun mereka mencari jalan pulang. Ditekan oleh teman-temannya untuk segera membawa mereka pulang, Nagara sendiri belum menguasai kekuatannya secara menyeluruh. Ia pun tanpa sengaja membuat mereka berpindah ke banyak tempat, tetapi pastinya bukan ke dunia asli. Para siswa yang kecewa kemudian menuduh Nagaralah pelaku yang membuat mereka terjebak di dunia tersebut.

Permasalahan Nagara ini hanyalah satu dari sekian banyaknya konflik yang terjadi di antara para siswa. Sebelumnya, Asakaze yang berbuat seenaknya karena memiliki kekuatan juga memicu anggota OSIS untuk menghukumnya. Di sisi lain, anggota OSIS juga berusaha memimpin siswa lainnya dan membuat peraturan yang tidak disukai oleh semuanya. Mizuho yang membantu para siswa menghasilkan barang kebutuhan juga dituduh membahayakan mereka hanya karena ia kurang bersosialisasi dengan siswa lainnya.

Konflik para siswa ini murni karena kesalahpahaman dan keegoisan mereka masing-masing. Akibatnya, para siswa ini pun kemudian mulai tercerai-berai dan mencari jalan hidup mereka sendiri, entah itu pulang ke dunia asli atau tetap bertahan di dunia yang baru dan hidup di sana selamanya.

Baca Juga: [REVIEW] My Hero Academia: Heroes Rising—Misi Penyelamatan Pulau Nabu

3. Animasi yang sederhana, tetapi mendetail dari Madhouse

[REVIEW] Sonny Boy—Proses Pendewasaan Diri di Dunia AsingNagara (Dok. Studio Madhouse/Sonny Boy)

Madhouse bukanlah studio yang asing mengingat anime populer, seperti Hunter x Hunter, Death Note, Diamond no Ace, Monster, hingga Parasyte: The Maxim, juga digarap oleh studio animasi ini. Berdiri kokoh sejak 1972, hanya dengan mendengar nama studio ini saja, para penggemar anime akan tertarik untuk menonton karya garapan mereka. 

Madhouse sendiri memiliki style dan desain yang unik dalam setiap animasi mereka, tak terkecuali Sonny Boy. Anime ini memiliki desain yang sederhana dengan penggunaan warna yang simpel. Namun, hasilnya berhasil divisualisasikan dengan baik. Kendati demikian, kadang anime ini memberikan porsi desain yang kurang merata di beberapa adegan. Jadinya, ada adegan yang desainnya lebih sederhana dan ada juga adegan yang dibuat dengan desain serta detail yang lebih baik dari adegan lainnya. Menurut penulis, hal ini bukanlah sesuatu yang mengganggu untuk kualitas desain dan animasi. Justru, Sonny Boy memiliki keunikan desain yang jarang bisa didapatkan di anime-anime baru.

4. Theme song yang ear-catching dan soundtrack dari berbagai musisi untuk anime Sonny Boy

https://www.youtube.com/embed/7VYqcCLIx0s

Tak seperti anime lainnya, Sonny Boy tidak memiliki lagu opening dan langsung memulai cerita tanpa adanya lagu yang mengiringi. Meskipun begitu, bukan berarti anime ini tidak memiliki lagu yang menarik, nih. Ging Nang Boyz mengisi theme song untuk anime Sonny Boy dengan lagu berjudul "Boy Meets Girl". Penulis secara pribadi menyukai lagu ini karena memiliki beat yang sangat menyenangkan di telinga. Liriknya juga relate dengan alur cerita Sonny Boy sendiri. Sementara, untuk soundtrack anime ini, Shinichiro Watanabe yang juga dikenal sebagai sutradara anime Cowboy Bebop ditunjuk sebagai music advisor

Watanabe sendiri mengumpulkan setiap band dan musisi lintas genre yang menurutnya cocok untuk mengisi soundtrack dari anime Sonny Boy, mulai dari musisi VIDEOTAPEMUSIC, Mitsume, The Natsuyasumi Band, Ogawa & Tokoro, Kaneyorimasaru, Toe, hingga Conisch. Tak hanya grup band dari Jepang saja, Watanabe juga bekerja sama dengan grup band asal Taiwan, yaitu Sunset Rollercoaster, dan musisi asal Korea Selatan, Mid-Air Thief, untuk mengisi soundtrack anime Sonny Boy.

5. Shingo Natsume menyajikan proses pendewasaan diri para remaja dengan cara yang unik

[REVIEW] Sonny Boy—Proses Pendewasaan Diri di Dunia AsingMizuho, Nozomi, dan Nagara berpisah dengan Rajdhani.(Dok. Studio Madhouse/Sonny Boy)

Lewat anime Sonny Boy, sang sutradara, Shingo Natsume, secara tidak langsung mengajak para penonton untuk melihat proses pendewasaan diri para karakternya yang notabene masih remaja. Masa remaja memang dipenuhi dengan kenaifan. Namun, dengan terjebak di dunia yang sama sekali mereka tidak ketahui tanpa persiapan apa pun, para siswa ini harus belajar untuk mandiri dan berpikiran lebih dewasa. 

"Tema dari karya ini adalah rasa frustrasi dan kesulitan yang dialami setiap orang dalam menjalani hidup. Setiap sudut pandang subjektif, apa pun itu, memiliki bentuk kebenarannya sendiri. Salah satu tema cerita adalah anak-anak yang terus melawan ketidaklogisan yang lahir dari subjektivitasan tersebut."

Shingo Natsume

Natsume yang dikenal menyutradarai anime One Punch Man sendiri juga membuat aturan yang unik dalam dunia Sonny Boy. Beberapa aturan pun begitu berkaitan dengan aturan-aturan yang mengikat setiap masyarakat di kehidupan nyata. Beberapa aturan, seperti hukuman untuk para pelanggar hingga barang yang terbakar jika diperoleh secara tidak adil, membuat para siswa tetap mematuhi peraturan dan mau tidak mau harus mencari solusi. Menurut penulis, Natsume berhasil membuat penonton yang awalnya terpacu untuk mengetahui ending dari anime ini malah menjadi lebih fokus pada inti permasalahan karakter dalam Sonny Boy

Anime Sonny Boy mengambil genre isekai sci-fi dan memadukannya dengan permasalahan umum yang kerap menghantui remaja, yaitu proses pendewasaan diri. Dari segi cerita, Sonny Boy cukup menghibur penulis karena alur ceritanya yang sulit ditebak dan berkaitan ke kehidupan nyata. Animasi yang unik dengan musik yang tidak berlebihan juga membuat para penonton bisa terfokus untuk memahami anime ini. Belum lagi dengan penyutradaraan yang sangat baik oleh Shingo Natsume, Sonny Boy menjadi semakin memorable bagi sebagian penonton, termasuk penulis sendiri. Oleh karena itu, penulis memberikan skor 4/5 untuk anime orisinal Madhouse ini. Apabila kamu tertarik untuk menonton anime ini, Sonny Boy bisa kamu tonton secara legal di YouTube Ani-One Asia dan media streaming iQIYI. Selamat menonton, ya!

Baca Juga: [REVIEW] That Time I Got Reincarnated as a Slime Season 2—Makin Seru!

https://www.youtube.com/embed/he_o7LbDwVE

Trisnaynt Photo Verified Writer Trisnaynt

Just go with the flow

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya