5 Warisan Void Century yang Masih Ada di Masa Kini dalam One Piece

- Raksasa Besi Robot Emet, teman Joy Boy, kembali hidup dan membantu Luffy melawan Pemerintah Dunia.
- Kapal Noah dibuat pada Void Century oleh penduduk Pulau Manusia Ikan untuk membawa mereka ke permukaan.
- Poneglyph, prasasti berisi informasi penting yang dibuat 800 tahun lalu oleh Keluarga Kozuki dari Wano.
Void Century adalah abad paling misterius dalam sejarah One Piece. Seluruh bukti keberadaan abad ini dihancurkan oleh Pemerintah Dunia karena dianggap berbahaya. Oleh karenanya, Void Century seolah-olah lenyap dari muka bumi.
Namun, ternyata ada peninggalan atau warisan dari Void Century yang masih bertahan hingga era kini. Warisan-warisan ini tampaknya luput dari perhatian Pemerintah Dunia, dan tentunya punya peran besar dalam cerita One Piece. Kira-kira, apa saja warisan Void Century tersebut? Simak penjelasan berikut ini.
1. Raksasa Besi

Robot kuno yang bernama Emet ini tercipta 900 tahun yang lalu, tepatnya pada Void Century. Dia adalah teman baik Joy boy dan bukti kemajuan teknologi pada masa itu. Dua ratus tahun lalu, entah bagaimana Emet menyerang Mariejoa sebelum kehabisan energi dan mati.
Sejak itu, Emet tidur sebagai rongsokan di Egghead, juga menjadi objek eksperimen Dr. Vegapunk. Ketika Insiden Egghead memanas, Emet kembali hidup karena mendengar Genderang Kebebasan dari Monkey D. Luffy. Dia lantas menganggap Luffy sebagai Joy Boy, lalu membantu Luffy dan kawan-kawan meloloskan diri dari serangan Pemerintah Dunia.
2. Kapal Noah

Asal-usul Kapal Noah tidak banyak diketahui. Kapal Noah dikabarkan dibuat semasa Void Century oleh penduduk Pulau Manusia Ikan. Kapal Noah masih beristirahat di pulau tersebut hingga masa kini.
Kapal Noah dulunya ingin digunakan Joy Boy untuk membawa penduduk Pulau Manusia Ikan ke permukaan. Upaya itu gagal karena suatu alasan, jadi Joy Boy meninggalkan Kapal Noah agar diangkat orang lain. Hingga kini, para penduduk Pulau Manusia Ikan menjaga Kapal Noah agar aman, dan menunggu seseorang yang dapat menunaikan keinginan Joy Boy.
3. Poneglyph

Poneglyph adalah prasasti yang membuat informasi dalam bentuk ukiran bahasa kuno. Bahannya berasal dari batu yang tidak bisa dihancurkan. Poneglyph tersebar di seluruh dunia, dan hanya orang-orang tertentu yang dapat membacanya, salah satunya Nico Robin. Setidaknya, poneglyph dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan informasi yang terukir di sana; yaitu Poneglyph Sejarah, Poneglyph Instruksional, dan Road Poneglyph. Menurut Tamago, jumlah poneglyph adalah tiga puluh buah.
Poneglyph dibuat 800 tahun lalu oleh Keluarga Kozuki dari Wano. Tujuannya untuk mencatat sejarah maupun informasi penting. Usai Void Century, poneglyph ditinggalkan dan dijaga selama berabad-abad di berbagai belahan dunia. Pemerintah Dunia sangat melarang penerjemahan poneglyph karena berpotensi membongkar sejarah kelam mereka selama Void Century.
4. Lagu Bink's Sake

Bink’s Sake disebut-sebut sebagai lagu favorit para bajak laut zaman dulu. Lagu ini dimaksudkan untuk membangkitkan semangat orang yang menyanyikannya. Bink’s Sake masih dinyanyikan oleh bajak laut di era sekarang.
Bink's Sake dirumorkan berasal dari Void Century. Rumor ini diambil dari lirik lagu Bink’s Sake yang menceritakan Void Century dengan puitis. Layaknya lagu tradisional di dunia nyata, tak ada yang tahu siapa penciptanya atau bagaimana ini diciptakan, tapi Bink's Sake tetap terdengar hingga generasi mendatang.
5. Harley

Harley yaitu mural keagamaan yang sangat berarti bagi rakyat Elbaf. Harley digambar oleh anak-anak saat Void Century. Mural ini jadi inspirasi dari banyak legenda atau mitos di Elbaf, contohnya Sun God Nika. Harley menggambarkan perang masa lalu hingga ramalan perang masa depan.
Harley terdiri dari tiga kisah yang menjelaskan keadaan tiga Dunia. Konon, kisah pada Dunia Ketiga mewakili masa kini, merujuk pada perang besar di Final Saga. Dunia Kedua berhubungan dengan Void Century, sedangkan Dunia Pertama adalah peristiwa yang lebih kuno dan masih misterius.
Gambar dalam Harley juga dibekali syair yang sangat puitis. Namun, karena tidak diceritakan terang-terangan, penafsiran yang berbeda-beda pada syair tersebut pun bermunculan. Tiap orang punya pemahaman masing-masing soal arti dari mural tersebut.
Lima warisan Void Century di atas tidak boleh disepelekan karena punya pengaruh di Final Saga. Mereka adalah saksi bisu dari Void Century, sebuah masa yang sangat bersinggungan dengan masa kini. Peninggalan-peninggalan ini nantinya akan menjadi bagian penting dalam cerita One Piece.


















