9 Fakta Mengenai Kencan Buta di Jepang, Siapa Tahu Jodoh?

Kencan buta atau Goukon sangat populer di Jepang. Goukon mirip dengan kenalan secara berkelompok. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi para jomblo untuk bertemu dengan orang baru yang bisa dijadikan teman atau pasangan hidup.
Namun, ada sembilan fakta unik mengenai Goukon ini. Perkenalan diri yang dilakukan dalam kencan buta haruslah elegan dan tidak asal. Ada aturan mainnya yang wajib dipatuhi!
1. Goukon mewajibkan jumlah pria dan wanita yang datang haruslah sama. Biasanya, jumlah total pesertanya bervariasi, mulai dari enam hingga delapan orang

2. Kanji atau Pimpinan Goukon sangatlah berperan penting. Kanji adalah perencana dan pemimpin untuk masing-masing grup

3. Tugas Kanji adalah mengumpulkan teman-teman yang ingin bertemu dengan orang baru

4. Mereka juga harus melakukan booking tempat yang bagus dan memiliki atmosfer menyenangkan untuk saling berkenalan

5. Ketika goukon dimulai, pria dan wanita harus duduk berselang-seling dengan pria. Aturan ini mendorong setiap peserta untuk bicara dengan grup lainnya

6. Siapapun dapat berbincang dengan bebas saat goukon. Kecuali pada waktu perkenalan diri

7. Di akhir goukon, peserta pria "WAJIB" bertanya nomor telepon dan email peserta wanita

8. Kenapa kaum pria "WAJIB" untuk bertanya pada seluruh peserta wanita? Karena, jika tidak menanyakan nomor telepon mereka itu dapat melukai perasaan mereka

9. Apabila ada yang menyukai salah satu dari peserta, mereka dapat meminta untuk bertemu lagi dalam rangka menuju tahap selanjutnya, yakni "Detto" atau kencan

Di Indonesia apakah juga ada Goukon? Menurutmu apakah ini efektif?



















