Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

The Changcuters Kenang Amplop Berisi Rp50 Ribu: Rezeki Pertama Ngeband

The Changcuters Kenang Amplop Berisi Rp50 Ribu: Rezeki Pertama Ngeband
potret The Changcuters di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Setiap musisi ataupun grup musik pasti memiliki cerita tersendiri tentang pengalaman hingga honor manggung pertama mereka. Tak terkecuali The Changcuters, nih.

Setelah lebih dari dua dekade sejak dibentuk pada September 2004, grup musik asal Bandung tersebut mengenang kembali momen saat menerima honor manggung pertama mereka. Menariknya, saat itu Qibil cs justru tak menyangka akan mendapatkan bayaran sebagai bentuk apresiasi atas penampilan mereka.

Pengalaman itulah yang kemudian menjadi salah satu momen berkesan yang semakin memotivasi mereka untuk terus melanjutkan perjalanan bermusik. Haru~

1. The Changcuters terima Rp50 ribu sebagai honor pertama ngeband

Lima pria mengenakan setelan jas berwarna emas dan kacamata hitam berpose bersama di acara konferensi pers di Kemang, Jakarta Selatan.
potret The Changcuters di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

The Changcuters menceritakan bahwa honor manggung pertama yang mereka terima adalah senilai Rp50.000. Menurut Qibil, bayaran tersebut mereka dapatkan dalam sebuah amplop setelah tampil di acara kampus pada 2005 silam. Dipa kemudian menjelaskan bahwa acara tersebut digelar di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Bandung.

Nah menariknya, ketika menerima undangan manggung itu, mereka sama sekali tidak pernah membicarakan soal bayaran. Namun, pihak penyelenggara memberikan amplop berisi uang Rp50.000 sebagai bentuk apresiasi atas penampilan mereka. Sambil tersenyum, Erick pun mensyukuri momen tersebut dan menyebutnya sebagai rezeki pertama mereka ngeband.

“Itu juga lucu sih, sebetulnya kita diundang aja, tidak ada bayaran atau angka-angka. Tapi mereka apresiasi, kasih amplop, pas kita buka, ’Alhamdulillah.’ Ini rezeki pertama kita ngeband,” kata Erick saat dijumpai di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026).

2. Jadi motivasi untuk melanjutkan perjalanan di industri musik

Lima pria mengenakan setelan jas emas dan kacamata hitam duduk berjejer di depan layar bertuliskan The Changcuters di Queens Head, Kemang.
potret The Changcuters di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Dalam sesi doorstop bersama awak media yang berlangsung sekitar 10 menit, Erick menyebut honor pertama tersebut memberikan kesan yang mendalam bagi para personel The Changcuters. Menurutnya, momen tersebut menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus melanjutkan perjalanan bermusik

“Nah, dari situ jadi motivasi, kayaknya bisa deh lanjut. Seru gitu,” lanjut Erick.

Sejak saat itu, The Changcuters pun tak pernah jauh dari panggung pentas seni (pensi), di samping berbagai festival musik dan konser yang mereka jalani selama berkarier. Bagi The Changcuters, pensi memiliki tempat tersendiri.

“Jadi memang pensi itu adalah satu tempat di mana kita harus manggung di situ dan itu gak akan pernah hilang,” ungkap Dipa.

Dipa merasa sangat bersyukur karena hingga kini, The Changcuters pun masih sering diundang untuk tampil di berbagai acara pensi.

3. The Changcuters update riders manggung karena faktor usia

Lima pria mengenakan setelan jas emas dan kacamata hitam berpose bersama di depan layar bertuliskan The Changcuters di sebuah ruangan.
potret The Changcuters di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Sementara itu, saat berbicara soal riders, The Changcuters mengungkapkan bahwa daftar permintaan mereka kini telah disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka yang semakin bertambah usia. Menurut Qibil, salah satunya adalah minuman manis yang kini diganti dengan jus.

“Kayak sekarang kayak minum-minuman yang manis-manis. Terus ganti jadi jus,” kata Qibil

Dipa kemudian melanjutkan, perubahan riders tersebut juga merupakan bagian dari komitmen mereka untuk menjaga kesehatan. Menurutnya, para personel The Changcuters sepakat untuk mengurangi kebiasaan yang dianggap kurang mendukung kondisi fisik agar bisa tetap aktif bermusik dalam jangka panjang dan tampil bersama selama mungkin.

“Di usia kita juga, kita udah mengurangi hal-hal itu, karena kan kita pengin long lasting, kita sepakat berlima bahwa sejauh mungkin kita akan tetap ngeband dan bisa tetap aktif.”

Share Article
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N

Related Articles

See More

7 Potret Pertunangan Asnawi Mangkualam dan Yuriska Patricia

27 Jun 2026, 01:23 WIBHype