TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

7 Stereotip Berbagai Negara di Seluruh Dunia, Tak Selamanya Akurat!

Ada Meksiko yang dijuluki negara gersang, benar gak, ya?

geisha Jepang (pexels.com/Ivan Siarbolin)

Stereotip merupakan suatu pemikiran berdasarkan prasangka yang bersifat subjektif dan biasanya cenderung tidak tepat. Stereotip terkadang diberikan kepada suatu kelompok tertentu, salah satunya adalah negara.

Faktanya, banyak negara yang memiliki anggapan tersendiri terhadap negara lain. Nah, seringkali anggapan tersebut terkadang jauh dari kebenarannya. Penasaran stereotip apa saja yang dimiliki oleh negara-negara di dunia? Yuk, cari tahu di bawah ini!

1. Meksiko dijuluki negara gersang 

ilustrasi filter kuning dalam sebuah film (pexels.com/DSD)

Kalau kamu pernah menonton film Hollywood dengan latar negara Meksiko, tentunya gak asing dengan filter berwarna kuning yang digunakan untuk menggambarkan negara tersebut. Para pembuat film sering menggunakan filter kuning untuk mendramatisasi setiap adegannya.

Warna kuning juga memberikan kesan bahwa negara tersebut memiliki hawa yang panas dan gersang. Namun kenyataannya, negara Meksiko tidak seperti yang digambarkan dalam film-film Hollywood tadi, lho.

Negara yang dikenal karena menjadi penghasil biji kakao terkemuka di dunia ini memiliki banyak keindahan alam yang akan sangat sayang untuk dilewatkan. Walaupun hampir sebagian wilayahnya adalah gurun, Meksiko juga memiliki sejumlah kota modern, hutan hijau, danau biru, dan pantai berpasir putih.

2. Orang Inggris penggila sepak bola  

ilustrasi penonton sepak bola (pexels.com/Tembela Bohle)

Sepak bola merupakan olahraga yang paling populer di dunia. Saking populernya, olahraga ini diketahui telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di seluruh dunia.

Beberapa negara juga dikenal karena kecintaannya terhadap sepak bola, salah satunya adalah Inggris. Dilansir Nielsen, stereotip yang satu ini tidak terlalu benar karena pada kenyataannya, Inggris menduduki peringkat ke-17 sebagai penggila sepak bola. Sementara itu, peringkat teratas diduduki oleh Uni Emirat Arab.

Baca Juga: 7 Stereotip Perselingkuhan yang Tak Perlu Dipercaya Setiap Pasangan

3. Semua wilayah di benua Afrika hanya berisi padang rumput yang luas dan gersang 

ilustrasi singa di alam liar (pexels.com/Public Domain Pictures)

Jika nama benua Afrika terlintas di pikiranmu, apa hal pertama yang kamu pikirkan? Apakah padang rumput yang luas disertai dengan binatang buas, seperti singa, zebra, dan jerapah?

Kenyataannya, benua Afrika tidak selalu berisi padang rumput yang luas dengan binatang buas, tapi ada juga tempat indah dan menarik lainnya yang wajib untuk dikunjungi. Di antaranya, seperti air terjun Victoria dan hutan hujan tropis yang cocok menemanimu healing.

Selain itu, ada sungai Nil yang merupakan sungai terpanjang di dunia dan gurun Sahara yang dikenal sebagai gurun terpanas di dunia. Tertarik untuk berkunjung?

4. Orang-orang Jepang memiliki sifat pemalu dan pendiam 

ilustrasi perempuan dengan baju kimono (pexels.com/Satoshi Hirayama)

Banyak orang luar yang menganggap bahwa orang Jepang memiliki sifat pendiam dan pemalu. Ini dikarenakan orang Jepang tidak terlalu bersemangat saat mengobrol dengan orang lain.

Padahal kenyataannya, tidak banyak orang Jepang yang pandai berbicara dalam bahasa Inggris. Menurut EF English Proficiency Index, di tahun 2021 Jepang berada di peringkat ke-78 dalam peringkat global kecakapan bahasa Inggris.

5. Tradisi anak muda yang dipaksa menikah oleh keluarganya di India

ilustrasi pernikahan di India (pexels.com/Baljit Johal)

Perjodohan anak di India merupakan sebuah tradisi yang sampai saat ini masih terus berlanjut. Dilansir India Today, pada tahun 2013, sekitar 75 persen orang India lebih suka dijodohkan oleh seseorang untuk menikah. Namun, hal ini bukan berarti bahwa anak muda dipaksa untuk menikah.

Dalam sebuah penelitian, kasus orangtua yang membuat keputusan sendiri dalam perjodohan anaknya adalah hal yang langka. Pendapat sang pengantin juga dipertimbangkan dalam hal ini.

Penelitian yang sama juga membuktikan bahwa anak muda tidak keberatan dengan tradisi yang sudah dilakukan secara turun temurun. Mereka berpikir bahwa orangtua memiliki lebih banyak kebijaksanaan dan dapat memilih pasangan yang terbaik untuk mereka nantinya.

6. Para penduduk di Australia selalu dikelilingi oleh hewan berbisa 

ilustrasi ular mematikan (pexels.com/Roger Brown)

Selain dijuluki Negeri Kanguru, Australia juga dikenal sebagai habitat untuk banyak hewan berbisa. Beberapa di antaranya adalah hewan yang paling mematikan di dunia, seperti ular taipan pedalaman, ubur-ubur box, gurita cincin biru, dan masih banyak lagi.

Walaupun Australia menjadi rumah bagi banyak hewan berbahaya, nyatanya di negara tersebut kuda menjadi hewan yang paling mematikan daripada ular. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Ronelle Welton dari Universitas Melbourne, tercatat dari tahun 2000-2013, bahwa kuda bertanggung jawab atas 74 kematian di Australia.

Sedangkan lebah dan serangga penyengat lainnya menjadi hewan berbahaya selanjutnya yang menyebabkan 27 kematian, diikuti oleh ular berbisa dengan jumlah dan kurun periode yang sama. Stereotip ini berhasil dipecahkan karena hewan berbisa tidak membunuh manusia sebanyak kuda.

Baca Juga: 5 Anggapan Keliru Self Reward yang Jarang Disadari, Perlu Diluruskan!

Verified Writer

Marcelina Francesca

The girl who loves writing and fangirling.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya