Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Tradisi Unik Idul Adha di Berbagai Negara Selain Indonesia
pexels.com/hitesh choudhary
  • Beragam negara memiliki tradisi unik Idul Adha, seperti kurban unta di Arab Saudi dan mudik tiga hari di Bangladesh untuk merayakan bersama keluarga.
  • Masyarakat Maroko menyajikan daging kurban menjadi hidangan khas Mrouzia dan Boulfaf, sementara di Pakistan hewan kurban dimandikan serta dihias bunga sebelum disembelih.
  • Singapura meriah dengan bazar Idul Adha, umat Muslim Cina rayakan empat hari penuh, dan warga Mesir lakukan penyembelihan hewan langsung di jalanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Arab orang kurbannya unta, lalu dagingnya dibagi ke banyak negara. Di Bangladesh orang pulang kampung waktu Idul Adha. Di Maroko mereka masak daging jadi Mrouzia dan Boulfaf. Di Pakistan hewan kurban dimandikan dan dihias bunga. Di Singapura ada bazar ramai. Di Cina rayanya empat hari. Di Mesir potong hewan di jalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menyembelih hewan kurban lalu bergotong-royong untuk memotong-motong hewan kurban tersebut sebelum dibagikan kepada masyarakat adalah tradisi Idul Adha yang lumrah terjadi di Indonesia. Lalu, bagaimana ya kebiasaan Idul Adha di negara selain Indonesia? Yuk, simak uraiannya berikut ini.

1. Kurban unta di Arab Saudi

pexels.com/hitesh choudhary

Bisa dikatakan bahwa Idul Adha di Negara Arab Saudi merupakan hari raya terbesar. Hal ini dikarenakan hewan kurban dari Pemerintah Kerajaan nantinya akan dibagikan kepada negara-negara lain seperti di kawasan Afrika, Asia Tengah dan Asia Selatan. Jika di Indonesia kebanyakan hewan yang dijadikan kurban adalah kambing dan sapi, lain halnya di Arab Saudi. Hewan yang biasanya dijadikan kurban masyarakat Arab Saudi adalah unta. Kira-kira bagaimana ya rasanya daging unta?

2. Tradisi mudik di Bangladesh

pexels.com/Matthew Ang

Jika di Indonesia tradisi mudik selalu identik dengan Idul Fitri, lain halnya di Bangladesh. Di negara ini tradisi mudik justru jatuh setiap kali perayaan Idul Adha yang biasanya berlangsung selama tiga hari. Wah, enak dong bisa makan daging kurban bersama keluarga besar di kampung halaman.

3. Hidangan khas Mrouzia dan Boulfaf di Maroko

pinterest.com/uma801

Di Maroko hewan kurban seperti domba dan sapi biasanya akan disajikan dalam bentuk Mrozia dan Boulfaf. Kedua makanan ini merupakan makanan khas yang disajikan masyarakat Maroko saat Idul Adha. Daging yang akan diolah menjadi Mrozia dan Boulfaf harus dibakar ataupun direbus terlebih dahulu.

4. Memandikan hewan kurban di Pakistan

pixabay.com/MabelAmber

Lebih lama dari Bangladesh, Idul Adha di Pakistan berlangsung selama empat hari. Pelaksanaan Idul Adha di Pakistan selalu lebih meriah dari Idul Fitri. Seluruh hewan kurban yang akan disembelih harus mengikuti tradisi berupa dimandikan terlebih dahulu dan setelahnya hewan-hewan tersebut diberi hiasan dari bunga. Jadi, hewan kurbannya dibikin jadi cantik, ya.

5. Bazar Idul Adha di Singapura

pixabay.com/ScribblingGeek

Sepertinya negara tetangga kita, Singapura juga tidak mau kalah dalam menyambut perayaan Idul Adha. Di Singapura setiap menjelang hari raya, baik Hari Raya Idul Fitri maupun Hari Raya Idul Adha, selalu diadakannya bazar yang meriah di kawasan Kampong Glam dan Geylang Serai. Lumayan ya bisa membeli bahan-bahan kebutuhan Hari Raya Idul Adha seperti bumbu dapur untuk mengolah daging kurban dengan harga lebih murah.

6. Perayaan Idul Adha empat hari penuh di Cina

pixabay.com/chidioc

Walaupun agama Islam di Cina adalah minoritas, tapi perayaan Idul Adha di sana sangat meriah. Sama halnya dengan Pakistan, perayaan Idul Adha di China berlangsung selama empat hari, dan masyarakat Islam di sana memanfaatkan momen Idul Adha dengan baik. Mereka akan mengumandangkan takbir, tadarus Al Qur'an dan berkumpul bersama masyarakat muslim lainnya dengan saling memberikan bingkisan.

7. Penyembelihan hewan kurban di jalanan Mesir

pixabay.com/wiethase

Bagi masyarakat Mesir yang tidak begitu menyukai bau kambing ataupun takut darah sebaiknya tidak keluar rumah saat Idul Adha. Bukan apa-apa, hal ini dikarenakan kebiasaan masyarakat Mesir yang menyembelih hewan kurban di jalan-jalan, yang tentu saja warna merah dari darah hewan kurban akan menghiasai jalan-jalan di Mesir.

Itulah tujuh tradisi unik Idul Adha dari luar negeri. Selamat Idul Adha bagi kalian yang merayakannya.

FAQ seputar Tradisi Unik Idul Adha di Berbagai Negara

Negara mana yang memiliki tradisi Idul Adha paling unik?

Setiap negara memiliki tradisi unik masing-masing. Salah satu yang cukup terkenal adalah tradisi festival dan parade besar saat Idul Adha di Turki dan Maroko.

Kenapa tradisi Idul Adha di setiap negara berbeda?

Karena tradisi Idul Adha dipengaruhi budaya lokal, adat masyarakat, serta sejarah Islam di masing-masing negara.

Apa makanan khas Idul Adha dari berbagai negara?

Beberapa makanan khas Idul Adha yang terkenal antara lain sate dan gulai di Indonesia, ouzi di Timur Tengah, serta tagine di Maroko.

Apa tujuan tradisi Idul Adha di berbagai negara?

Sebagian besar tradisi bertujuan mempererat hubungan keluarga, meningkatkan solidaritas sosial, dan merayakan momen kurban bersama masyarakat.

Apakah semua negara merayakan Idul Adha dengan penyembelihan hewan kurban?

Mayoritas negara Muslim tetap menjalankan ibadah kurban, tetapi cara perayaan dan tradisi pendukungnya bisa berbeda-beda sesuai budaya setempat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article