Mie Sapi Gajahan (Dok. Istimewa)
Sempat viral di media sosial pada akhir 2024, Mie Sapi Gajahan yang berlokasi di Jalan Gejayan Palem Kecut, Karanggayam, Sleman, Yogyakarta, hingga kini masih menjadi salah satu destinasi kuliner favorit warga lokal maupun wisatawan. Berdiri sejak 2023, tempat makan ini awalnya hanya menyajikan mie dengan chili oil sebagai menu utama, menyasar mahasiswa dengan harga yang ramah di kantong. “Target kita waktu pertama buka outlet itu mahasiswa, lama-lama banyak wisatawan yang penasaran mau ikut coba,” ujar Farid, Manajer Mie Sapi Gajahan.
Sesuai namanya, menu andalannya menggunakan topping daging sapi cincang yang dimasak dengan resep khas. Mie yang digunakan pun memiliki tekstur tipis dan pipih, menghadirkan sensasi kenyal di setiap gigitan. Dipadukan dengan porsi yang melimpah, tak heran jika hidangan ini menjadi favorit banyak pelanggan. Bahkan, dalam sehari Mie Sapi Gajahan dapat mengolah hingga 30 kilogram daging sapi untuk memenuhi tingginya permintaan.
Dalam kunjungannya, Dyodoran mencicipi tiga menu favorit pelanggan, yaitu Chili Oil Noodle with Collagen, Sweet & Spicy Noodle, dan Signature Noodle from St. Gejayan, yang menjadi menu paling laris. "Mienya kenyal dan nggak putus," ujar Dyodoran pada suapan pertamanya. Menurutnya, tekstur mie yang tipis dan pipih berpadu dengan gurihnya minyak ayam, chili oil racikan sendiri, serta topping daging sapi cincang bercita rasa manis gurih menciptakan perpaduan rasa yang seimbang dan menggugah selera.
Di balik popularitasnya, Mie Sapi Gajahan terus berinovasi mengikuti kebutuhan pelanggan. Jika pada awal berdiri hanya menawarkan mie chili oil dengan topping daging sapi, kini pilihan menunya semakin beragam, mulai dari hidangan nasi hingga aneka topping seperti ayam, bebek, dan sapi. Beragam masukan pelanggan juga diwujudkan melalui pengembangan menu serta renovasi outlet demi menghadirkan pengalaman bersantap yang lebih nyaman. Berkat upaya tersebut, Mie Sapi Gajahan kini mampu menjual hingga 500 porsi.