Lirik Lagu Melayu - Pandji Pragiwaksono

- “Lagu Melayu” karya Pandji kembali jadi sorotan saat Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendadak menggunakan lagu.
- Sesuai gaya Pandji, lagu ini bukan sekadar hiburan, tetapi berisi pesan untuk tetap mencintai Tanah Air.
- Menanggapi lagu-lagunya kembali disorot, Pandji pun menjelaskan bahwa ia masih menjadi rapper.
Nama Pandji Pragiwaksono lagi disorot berkat special show Mens Rea yang baru-baru ini dirilis di Netflix. Sejumlah nama pejabat pun disebutkan secara terang-terangan dalam materi stand up comedy-nya.
Termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang kemudian mendadak menggunakan lagu “Lagu Melayu” karya Pandji. Hal ini membuat publik ramai bereaksi, apalagi banyak yang baru tahu bahwa Pandji juga merilis lagu. Dengan lirik yang unik dan satir, yuk simak lirik selengkapnya lagu tersebut di bawah ini!
1. Lirik Lagu Melayu - Pandji Pragiwaksono

Bangun pagi, buka jendela di Bukit Tinggi
Udara segar masuk ke kamar, rebahan bentar (Tidur lagi)
Atau niat bangun pagi-pagi lihat sunrise di Borobudur asik sendiri
Atau ke Kupang menatap pantai bersantai kita sambil mengopi
Pernahkah engkau sendiri di pantai Samalona Makassar
Atau ke Belitung lalu ke pantai foto-foto di depan batu yang besar
Atau Manado di bulan juli, kekayaan lautnya lebih di Bali
Di pantai pulau Siladen menatap Manado tua terasa keren
Main bola dengan pemuda, di desa Sumberejo Lampung Utara
Atau main basket dengan penuh gaya di stadion DBL arena Surabaya
Dimana pun kita berada selama berdiri di Indonesia
Harus bangga harus berkarya dan harus dengarkan lagu saya
Jalan jalan ke pasar ketemu Mbak Ayu
Duduk bersamanya dan minum-minum jamu
Jangan pernah malu punya darah Melayu
Karena itu kekayaan milik bangsamu
Jalan jalan ke pasar ketemu Mbak Ayu
Duduk bersamanya dan minum-minum jamu
Jangan pernah malu punya darah Melayu
Karena itu kekayaan milik bangsamu
Banyak orang di Indonesia hanya pergi ke kota-kota yang sama
Libur ke Singapur atau ke Malaysia
Weekend ke Bandung pulang ke Jakarta
Hanya tau tentang Indonesia dari berita, tv dan koran saja
Bukalah kopermu isi dengan baju, banyak destinasi yang bisa dituju (Yah) '
Pernahkah kau ada seorang kawan, ngopi kentong susu jahe di belandongan
Atau di Medan ke nelayan nikmati seporsi pancake durian
Sempatkan untuk meluncur ke Padang makan sate Padang Mak Syukur
Atau di Malang duduk dengan tenang
Dengan secangkir hangat wedang secang
Apalagi kau ragu untuk menjelajahi negerimu perjalanan pesawat tak makan waktumu
Kecuali Papua hanya setidurmu
Siapa lagi kalau bukan kamu yang jadi duta untuk bangsamu
Negeri yang kaya kamu pun tau, sekarang giliran dunia yang tau
Jalan jalan ke pasar ketemu Mbak Ayu
Duduk bersamanya dan minum-minum jamu
Jangan pernah malu punya darah Melayu
Karena itu kekayaan milik bangsamu
Jalan jalan ke pasar ketemu Mbak Ayu
Duduk bersamanya dan minum-minum jamu
Jangan pernah malu punya darah Melayu
Karena itu kekayaan milik bangsamu
Anak-anak yang ada dimana-mana
Semua punya senyum yang sama, semua simpan mimpi yang sama
Sayang sekali oleh kakaknya yang darah Melayu digoda-goda
Charlie, lanjutkanlah kau berkarya
Mungkin kelak kita bisa
Jalan jalan ke pasar ketemu Mbak Ayu
Duduk bersamanya dan minum-minum jamu
Jangan pernah malu punya darah Melayu
Karena itu kekayaan milik bangsamu
Jalan jalan ke pasar ketemu Mbak Ayu
Duduk bersamanya dan minum-minum jamu
Jangan pernah malu punya darah Melayu
Karena itu kekayaan milik bangsamu
2. Makna Lagu Melayu - Pandji Pragiwaksono

Lirik "Lagu Melayu" menggambarkan sejumlah tempat lokal terkenal di Indonesia yang gak kalah dari destinasi luar negeri. Mulai dari Pantai Samalona Makassar, Belitung, Pulau Siladen, hingga desa Sumberejo Lampung Utara.
Sesuai gaya Pandji, lagu ini bukan sekadar hiburan, tetapi berisi pesan untuk tetap mencintai Tanah Air. Secara khusus, ia pun memiliki versi rekaman yang dilakukan ketika tengah tampil di atas panggung Hiphop Tour Nusantarap 2015.
3. Pandji Pragiwaksono juga aktif merilis lagu

Selain menjadi komika, Pandji Pragiwaksono juga aktif di dunia rap. Ia pernah menjadi rapper dan merilis sejumlah lagu. Bahkan, “Lagu Melayu” sendiri merupakan salah satu dari 10 lagu dalam album TAKKAN USAI yang dirilis Pandji Pragiwaksono pada 1 Februari 2018 lalu.
Menanggapi lagu-lagunya kembali disorot, Pandji pun menjelaskan bahwa ia masih menjadi rapper. Lewat unggahan Threads pribadinya pada Senin (5/1/2026), ia menulis, "Iya, saya masih rapper."
Wah, siapa yang ikut jadi terngiang-ngiang sama "Lagu Melayu" dari Pandji ini?



















