permintaan maaf Edward Halim (instagram.com/edwardhalimm)
Pada 4 Oktober lalu, Edward Halim mengunggah konten YouTube terbarunya yang berupa vlog sedang jalan-jalan di Thailand. Pada konten itu, ia melakukan challenge dengan mencari tahu berapa kira-kira bujet yang dikeluarkan jika menghabiskan waktu 24 jam di Bangkok.
Perhatian warganet tertuju saat Edward sampai di sebuah pasar yang menjual berbagai macam barang. Saat masuk ke kios baju, Edward Halim berkomentar tentang banyak transgender di Thailand. Ia berujar kepada penontonnya untuk hati-hati. Komentarnya ni kemudian mendapat sorotan dari warganet. Banyak dari mereka yang menganggap komentar Edward Halim tersebut kurang pantas dan mengarah ke arti yang negatif.
"Nih, kalau kalian ke Thailand hati-hati juga ya kadang cowok bisa jadi cewek, cewek bisa jadi cowok," ujarnya.
Setelah namanya disorot, sang YouTuber kemudian membuat klarifikasi dan permintaan maaf, salah satunya lewat unggahan story di Instagram. Ia meminta maaf dan mengaku komentar tersebut tidak pantas dan dapat melukai perasaan orang. Edward kemudian menghapus bagian video yang dipermasalahkan tersebut sehingga kini bagian yang menayangkan komentarnya itu sudah tidak bisa dilihat lagi.
"Melalui pernyataan ini, saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada komunitas LGBTQ+, masyarakat Thailand, dan secara khusus kepada penjual dalam video tersebut atas ucapan saya baru-baru ini," tulisnya pada unggahan klarifikasi di Instagram pada Kamis (8/10/2026).