Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Bukti Penting Sidang yang Diungkap Han Jun di Drakor Bloody Flower

3 Bukti Penting Sidang yang Diungkap Han Jun di Drakor Bloody Flower
still cut drama Korea Bloody Flower (youtube.com/@DisneyPlusKR)
Intinya Sih
5W1H
  • Han Jun, pengacara dalam drakor Bloody Flower, membela Lee Woo Gyeom yang dituduh melakukan pembunuhan berantai demi menemukan obat penyakit langka.
  • Tiga bukti penting diungkap: riset obat terapeutik darah, catatan kriminal para korban, dan metode pengobatan berbasis darah mutasi milik Woo Gyeom.
  • Bukti-bukti tersebut menjadi penentu nasib hukum Woo Gyeom, meski motifnya dianggap mulia namun tindakannya tetap melanggar hukum.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Park Han Jun (Sung Dong II) menjadi pengacara kasus pembunuhan berantai di drakor Bloody Flower. Tersangka dari kasus tersebut ialah Lee Woo Gyeom (Ryeo Un). Ia mengaku motif kejahatannya adalah demi menemukan obat penyakit yang tak bisa disembuhkan.

Sebagai pengacara, Han Jun bertanggung jawab membela Woo Gyeom. Ia pun mengumpulkan tiga bukti penting yang berpengaruh terhadap sidang. Apa sajakah bukti tersebut?

1. Materi riset obat penyembuh untuk Kompetisi Grup Medis Global Chaeum

still cut drama Korea Bloody Flower
still cut drama Korea Bloody Flower (youtube.com/@DisneyPlusKR)

Beberapa tahun sebelum tersandung kasus pembunuhan berantai, Woo Gyeom merupakan mahasiswa kedokteran terbaik di kampusnya. Ia mendapat nilai tertinggi pada Kompetisi Grup Medis Global Chaeum. Ketika itu, ide yang ia ajukan berupa Obat Terapeutik Darah yang memperoleh peringkat A+.

Hanya saja, sejak kecelakaan mobil menimpa dirinya, kariernya sebagai calon dokter hancur. Padahal, ide dari kompetisi tersebut hendak dikembangkan bersama dengan Grup Medis Chaeum. Ini membuktikan sejak awal, Woo Gyeom berdedikasi menemukan obat penyembuh.

2. Catatan kriminal para korban

still cut drama Korea Bloody Flower
still cut drama Korea Bloody Flower (youtube.com/@DisneyPlusKR)

Woo Gyeom tidak membunuh sembarangan orang untuk ia jadikan subjek penelitian. Hal ini membuat Pengacara Han Jun menyelidiki siapa profil korban yang dibunuh. Ternyata, mereka semua adalah pelaku tindak kriminal.

Kejahatan yang mereka lakukan antara lain penyerangan, penipuan, perampokan, pemerkosaan, hingga pembunuhan. Ini membuktikan Woo Gyeom memiliki pola khusus dalam membunuh orang. Semua yang ia bunuh pernah melakukan kejahatan keji.

3. Metode pengobatan yang diklaim terdakwa

still cut drama Korea Bloody Flower
still cut drama Korea Bloody Flower (youtube.com/@DisneyPlusKR)

Pengacara Han Jun mengungkap bukti ketiga di sidang tersebut. Bukti tersebut ialah bahan dari obat penyembuh yakni darah Woo Gyeom. Sembuh dari kecelakaan mobil yang parah membuat Woo Gyeom menyadari di dalam darahnya yang bermutasi, ada sel penyembuh.

Setelah melakukan penelitian dan eksperimen, Woo Gyeom menemukan fakta bahwa darahnya dapat dikembangkan menjadi obat. Ia pun telah menemukan metode pengobatan untuk mengolah darahnya jadi obat penyembuh. Asosiasi Darah Amerika juga telah mengakui potensi yang dimiliki darah Woo Gyeom.

Tiga bukti sidang yang diungkap Pengacara Han Jun menjadi hal penting bagi Woo Gyeom. Ini menentukan masa depannya sebagai tersangka kasus pembunuhan berantai. Walaupun motifnya untuk menemukan obat penyembuh, tetapi tindakan Woo Gyeom tak dapat dibenarkan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Inaf Mei
EditorInaf Mei
Follow Us

Latest in Korea

See More