Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Gangguan Na Dae Il bagi Gye Su Jeong di Doctor X: Mafia in White
cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)
  • Kemunculan Na Dae Il membuat Direktur Bu Seung Gwon menunda pembahasan kontrak baru Gye Su Jeong, menjadikannya alat politik untuk menahan posisi dokter lepas tersebut.
  • Na Dae Il direkrut sebagai profesor bedah tetap dan mengambil alih operasi besar, sementara Gye Su Jeong dipindahkan dari bedah utama ke Unit Gawat Darurat.
  • Na Dae Il mendekati Gye Su Jeong secara manipulatif untuk mengawasinya; Gye kemudian menemukan dugaan kebiasaan gelapnya mengukir inisial "DN" pada organ pasien.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Na Dae Il (Jang Seung Jo) merupakan karakter baru yang muncul di episode 3 dan 4 drakor Doctor X: Mafia in White. Karakternya bukan sekadar karakter pendukung biasa, namun memberi pengaruh penting bagi karakter utama Gye Su Jeong (Kim Ji Won). Bahkan, pada kehadiran pertamanya, ia sudah berhasil menggagalkan kontrak khusus yang dibuat oleh agen penyalur Gye Su Jeong dan Direktur Pusat Medis Seonam Universitas Guseo, Bu Seung Gwon (Son Hyun Joo).

Tak sampai di situ, masih ada pengaruh lain yang diberikan Na Dae Il pada posisi Gye Su Jeong di drakor ini. Bahkan, karena kehadirannya, Gye Su Jeong tak lagi bekerja di divisi bedah, namun di Unit Gawat Darurat. Berikut tiga gangguan Na Dae Il bagi Gye Su Jeong di drakor Doctor X: Mafia in White.

1. Menghambat pembahasan kontrak resmi Gye Su Jeong

cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Gye Su Jeong merupakan dokter lepas yang bekerja di bawah naungan sebuah agen penyalur kerja milik Jang Hui Suk (Lee Jung Eun). Hasil kerjanya tak dibayar seperti para dokter lain, tetapi berdasarkan operasi yang dilakukan. Sejak bekerja pertama kali di Pusat Medis Seonam Universitas Guseo, Gye Su Jeong hanya mengerjakan operasi besar agar bisa mendapatkan bayaran yang besar pula.

Setelah berhasil menyelamatkan pasien dengan tingkat kematian yang besar, Jang Hui Suk mengajukan kontrak kerja baru kepada rumah sakit. Namun, saat melakukan pembahasan, sang direktur, Bu Seung Gwon malah kedatangan dokter baru bernama Na Dae Il. Kehadiran Na Dae Il, dimanfaatkan oleh Bu Seung Gwon untuk menunda pembahasan kontrak tersebut. Dan, menjadikan kontrak tersebut sebagai alat politik untuk menahan posisi Gye Su Jeong.

2. Menggeser posisi bedah utama Gye Su Jeong

cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Selain mengambar proses negosiasi kontrak baru Gye Su Jeong, kehadiran Na Dae Il berhasil menurunkan jabatan Gye Su Jeong dan berpindah ke Unit Gawat Darurat. Na Dae Il diminta untuk mengambil alih operasi-operasi besar di ruang bedah utama. Kemudian, pihak manajemen rumah sakit memiliki alasan untuk membatasi ruang gerak Gye Su Jeong yang sering menentang perintah atasan.

Dibandingkan Gye Su Jeong yang hanya dokter bedah lepas, Na Dae Il memiliki posisi yang kuat sebagai mantan dokter bedah militer yang pernah bekerja di Amerika Serikat. Berkat pengalamannya yang terdaftar, Na Dae Il direkrut resmi dengan jabatan profesor bedah tetap. Di mata birokrasi rumah sakit yang korup, posisi profesor tetap secara hierarki lebih berhak memimpin ruang operasi utama dibanding dokter lepasan seperti Gye Su Jeong. Sehingga, akan lebih baik jika kemampuan Gye Su Jeong yang cekatan dimanfaatkan untuk membantu Unit Gawat Darurat yang juga kekurangan tenaga dokter.

3. Mengganggu zona nyaman Gye Su Jeong

cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Tak hanya pengaruh tak langsung, Na Dae Il juga melakukan pendekatan yang manipulatif pada Gye Su Jeong. Berbeda dengan dokter lain yang terang-terangan memusuhi Gye Su Jeong, Na Dae Il melancarkan "serangan pesona" dengan bersikap sangat ramah, membawakan makanan atau kopi, dan berpura-pura kagum demi meluluhkan dinding pertahanan Gye Su Jeong yang dingin. Langkah ini dilakukan untuk menutupi niat terselubung dan mengawasi gerak-gerik Gye Su Jeong.

Diduga, hal ini sengaja dilakukan Na Dae Il bukan sekadar karena persaingan profesi biasa. Melainkan karena perpaduan konspirasi politik rumah sakit dan motif psikopat terselubung miliknya. Contohnya, pada adegan akhir di episode 4. Na Dae Il diduga sebagai dokter psikopat yang memiliki kebiasaan mengerikan dengan mengukir inisial namanya "DN" pada organ dalam pasien yang dioperasinya. Na Dae Il tahu kejeniusan mata Gye Su Jeong bisa menjadi ancaman terbesar. Dengan mengganggu fokus, menggeser posisinya di ruang bedah utama, dan terus mengawasinya dari dekat melalui charm offensive, Na Dae Il akan berusaha memastikan rahasia gelapnya tidak terbongkar oleh Gye Su Jeong.

Meski baru muncul di episode 3 dan 4, gangguan yang diberikan Na Dae Il pada Gye Su Jeong sudah terlalu signifikan. Ia tak hanya mendepak posisi Gye Su Jeong sebagai dokter beda utama di Pusat Medis Seonam Universitas Guseo, tetapi secara tak langsung juga mengganggu kesepakatan kontrak Gye Su Jeong dengan rumah sakit. Dengan terbongkarnya sisi gelap Na Dae Il di akhir episode 4 oleh Gye Su Jeong. Menurutmu, apakah Na Dae Il akan kembali mengganggu Gye Se Jeong di episode berikutnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article