3 Karakter Public Figure Terancam Cancel Culture di Drakor 2023

Budaya cancel culture memang begitu kental di Korea Selatan. Biasanya cancel culture banyak menimpa para public figure yang diterpa skandal buruk dalam kariernya. Publik pun memiliki sensitifitas untuk menentukan standar para artis atau bahkan pejabat yang bersih dari masalah untuk dapat tampil menjadi panutan masyarakat.
Menariknya, isu cancel culture tersebut juga sempat diusung oleh beberapa judul drakor yang terkemas di dalam alurnya. Kalau kamu penasaran, yuk, simak 3 karakter yang harus menerima cancel culture di drakor 2023.
1. Doona di Doona! (2023)

Doona (Suzy) merupakan seorang idol populer yang memiliki karier cemerlang pasca debut bersama grubnya. Kemampuan menyanyi dan menari Doona pun cukup baik di atas rata-rata.
Sayangnya, kemunculan Doona selalu menjadi sasaran ujaran kebencian publik. Akun sosial medianya pun dipenuhi komentar tak baik dari pihak-pihak tak bertanggung jawab. Hal ini sampai bikin Doona mengalami demam panggung. Ia pun mutuskan untuk rehat sejenak dari aktivitasnya sebagai idol.
2. Yoon Ran Joo di Castaway Diva (2023)

Yoon Ran Joo (Kim Hyo Jin) menjadi bintang papan dengan suara merdu pada masanya. Sayangnya, operasi pita suara yang dilakukan Yoon Ran Joo diam-diam malah merenggut segalanya. Ia pun menjadi idol yang tak lagi sepopuler dulu lagi. Nama Yoon Ran Joo mulai dilupakan oleh publik hingga penggemarnya berkurang drastis.
Di masa kini, Yoon Ran Joo memiliki kesempatan untuk memperoleh panggungnya kembali. Ia bertemu dengan Seo Mok Ha (Park Eun Bin) yang bersuara tak kalah merdunya, bahkan Seo Mok Ha bersedia menjadi suara pengganti ketika Yoon Ran Joo tampil di atas panggung.
Tentu, ini menjadi bumerang yang kembali menyerangnya ketika kebohongan terbongkar. Lantas, berita-berita buruk pun banyak ditujukan kepadanya. Yoon Ran Joo terpaksa menghadap publik untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
3. Cho Sam Dal di Welcome to Samdalri (2023)

Cho Sam Dal (Shin Hye Sun) merupakan seorang fotografer papan atas asal Korea Selatan, bahkan kepopulerannya tak kalah dengan kalangan selebritas di sana. Terlebih, karier Cho Sam Dal semakin bersinar dalam beberapa tahun ke belakang.
Sayangnya, ia harus terlibat skandal penyalahgunaan wewenang kepada salah satu asisten di studionya. Cho Sam Dal dituduh melakukan perundungan hingga sang asisten melakukan percobaan bunuh diri.
Faktanya, ini hanyalah akal-akalan asisten yang tampak iri dengan karier cemerlang Cho Sam Dal. Khalayak luas pun terlanjur mempercayai kabar yang dipelintir tersebut, sehingga segala proyek Cho Sam Dal dibatalkan begitu saja.
Dari ketiga kasus cancel culture di atas, mana yang paling mencuri atensimu, nih? Tentu, isu yang diangkat tersebut dapat menjadi edukasi bagi masyarakat luas. Terlebih, budaya ini berampak positif untuk menyaring publik figure yang minim skandal. Jadi, bagaimana menurutmu, nih?