behind the scene drakor Teach You a Lesson (instagram.com/taesik.a)
Karena anak di bawah umur adalah kelompok rentan yang harus dilindungi dan wajib belajar di sekolah, maka banyak di antara mereka yang semena-mena dan berbuat seenaknya, termasuk melakukan tindakan kriminal dan terlarang. Seperti yang digambarkan dalam Teach You a Lesson adalah kriminalitas penjualan narkoba, ikut geng preman, penganiayaan, perundungan, fitnah manipulasi, dan lain sebagainya.
Kriminalitas dan kejahatan yang mereka lakukan ini tidak akan pernah dijerat hukum karena mereka dilindungi oleh hukum. Alhasil, mereka bisa berbuat seenak hati dan orang tua mereka pun memakluminya. Bahkan, polisi dan pengadilan dibuat kewalahan karena tidak bisa berbuat apa pun untuk mengadili mereka.
Istilah 'anak di bawah umur' dalam Teach You a Lesson ini bak dua mata pisau, sesuatu yang bisa memberikan manfaat dan sekaligus memberikan mudarat. Anak-anak dan remaja kebal di hadapan hukum sehingga ulah jahat dan nakal mereka tidak bisa diadili.
Di sisi lain, anak di bawah umur pantas disematkan bagi anak-anak remaja yang memang membutuhkan payung hukum, seperti mereka yang sungguh-sungguh belajar dan bersekolah, serta tidak berbuat onar dan merugikan orang lain. Nah, bagaimana nih menurutmu? Apakah 'anak di bawah umur' sebuah keistimewaan yang layak diperhatikan?