4 Dampak Kecelakaan Hyun Woo Seok di No Tail To Tell, Fatal!

- Usai kecelakaan, Woo Seok dilarikan ke rumah sakit dan mengalami cedera serius di kakinya. Ia tak bisa bermain bola sementara waktu dan pemanggilannya masuk tim nasional junior dibatalkan.
- Rekan timnya, Kang Shi Yeol, terpilih mengikuti tim nasional junior. Takdir kesuksesan Woo Seok berpindah pada Shi Yeol, membuat Gumiho Eun Ho bingung dengan perubahan takdir ini.
- Woo Seok tak pulih sepenuhnya dari kecelakaan itu. Performanya menurun, ia dikeluarkan dari klub tempatnya berlatih
Hyun Woo Seok (Jang Dong Joo) merupakan pemain sepak bola andal di No Tail To Tell. Berdasar ramalan gumiho Eun Ho (Kim Hye Yoon), kariernya akan melejit dan jadi terkenal di masa depan. Dilihat dari persiapan Woo Seok sekarang, tampaknya memang tak ada yang bisa menghalangi kesuksesannya.
Sayangnya, takdir berkata lain. Woo Seok ditabrak pengendara mobil yang sedang mabuk. Kecelakaan fatal ini tanpa diduga menghancurkan hidup Woo Seok. Apa saja dampaknya?
1. Woo Seok mengalami cedera serius

Usai mengalami kecelakaan tersebut, Woo Seok dilarikan ke rumah sakit. Ia sempat tak sadarkan diri. Ketika bangun, keadaan Woo Seok berubah total. Ia yang biasanya mampu menggerakkan kaki dengan bebas kini harus menjalani terapi.
Cedera serius di kakinya membuat Woo Seok tak bisa bermain bola sementara waktu. Pemanggilannya masuk tim nasional junior juga dibatalkan. Ia pun menunda semua cita-cita yang selama ini telah direncanakan.
2. Posisinya digantikan rekan timnya

Alih-alih Woo Seok, justru Kang Shi Yeol (Lomon) yang akhirnya terpilih mengikuti tim nasional junior. Ia pun pergi meninggalkan kotanya dan memulai babak baru. Hal yang tak diduga juga terjadi.
Takdir kesuksesan Woo Seok berpindah pada Shi Yeol. Gumiho Eun Ho juga tak memahami mengapa perubahan takdir ini bisa terjadi. Selama ribuan tahun hidup, baru kali ini ia melihat takdir antara dua orang saling tertukar.
3. Kegagalan Woo Seok meraih mimpi

Nyatanya, Woo Seok tak pernah pulih sepenuhnya dari kecelakaan itu. Terapi telah memakan waktunya, sementara performanya juga terus menurun. Ia pun dikeluarkan dari klub tempatnya berlatih sepak bola. Seolah sudah tak ada harapan baginya meraih cita-cita yang tertunda.
Ayah Woo Seok kecewa pada nasib anaknya. Ia pun berniat membuang semua penghargaan yang diraih Woo Seok. Namun, jauh di lubuk hati mereka, masih tersimpan harapan bahwa Woo Seok tetap bisa berkarier di sepak bola.
4. Takdir yang berpindah kembali

Hingga suatu hari, Woo Seok dan Shi Yeol tak sengaja bertemu lagi. Woo Seok meratapi kehidupannya yang gagal dan hanya jadi kurir makanan sehari-hari. Di sisi lain, Shi Yeol telah menjadi pesebak bola sukses, terkenal, dan kaya raya.
Shi Yeol melakukan kecerobohan. Ia membuat kartu harapan yang diberikan gumiho Eun Ho padanya digunakan salah sasaran. Hal itu membuat takdir mereka tertukar lagi. Woo Seok tiba-tiba menjadi pesepak bola sukses dan Shi Yeol kembali menjadi miskin.
Satu kejadian kecil memengaruhi rangkaian masa depan. Itulah tragedi yang menghiasi hidup Woo Seok. Setelah semua rencana dan kerja keras yang ia kerahkan, takdir seolah terus memainkan kehidupannya.


















