Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Luka Parenting Kang Pi O di Four Hands, Two Sonatas, Dampak Egois?
Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  • Kang Pi O tumbuh sebagai anak dari hubungan luar nikah dan kerap dijadikan kakeknya, Kang Seung Woon, sebagai simbol kekecewaan terhadap sang ibu.
  • Statusnya membuat Kang Pi O tidak diakui sebagai keturunan oleh kakeknya, sehingga ia terus berusaha mencari pengakuan sambil menyalahkan dan meremehkan diri.
  • Ibunya menuntutnya menang kompetisi piano tanpa memperhatikan mentalnya, lalu ambisinya turut membuat Kang Pi O kehilangan sahabatnya, Choi Jeong Yo, selama sembilan tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sejak kecil

Kang Pi O dituntut mengikuti berbagai kompetisi piano dan berlatih dengan guru-guru terbaik. Ibunya terus memaksanya berkompetisi tanpa memperhatikan kondisi mentalnya.

setelah Kang Pi O tumbuh besar

Kang Seung Woon semakin dingin dan tidak mengakui Kang Pi O sebagai keturunannya, terutama setelah ia memilih menekuni piano klasik.

selama 9 tahun

Choi Jeong Yo menghilang dan mengalami amnesia setelah campur tangan Kang Ji Hye. Hubungannya dengan Kang Pi O tidak berjalan lancar.

di usia yang cukup dewasa

Kang Pi O berusaha menemukan jati dirinya setelah hidupnya banyak dikendalikan Kang Ji Hye.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kang Pi O menghadapi luka pengasuhan berupa penolakan keluarga, tuntutan berprestasi dalam piano, serta kehilangan sahabatnya setelah campur tangan ibunya.
  • Who?
    Kang Pi O, ibunya Kang Ji Hye, kakeknya Kang Seung Woon, dan sahabatnya Choi Jeong Yo terlibat dalam rangkaian peristiwa tersebut.
  • Where?
    Peristiwa berlangsung dalam kehidupan keluarga Kang Pi O serta lingkungan pendidikan dan kompetisi piano klasik di negara mereka.
  • When?
    Peristiwa dialami Kang Pi O sejak kecil hingga dewasa; Choi Jeong Yo dilaporkan menghilang selama sembilan tahun.
  • Why?
    Kang Seung Woon menyalahkan kelahiran Kang Pi O dari hubungan luar nikah, sedangkan Kang Ji Hye mengejar ambisi dan menuntut anaknya memenangkan kompetisi piano.
  • How?
    Kang Pi O tumbuh dalam tekanan, sering menyalahkan diri sendiri, berlatih piano untuk membuktikan diri, lalu kehilangan kedekatan dengan Choi Jeong Yo akibat tindakan Kang Ji Hye.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kang Pi O sering sedih sejak kecil. Kakeknya marah karena ia lahir dari hubungan rahasia ibunya. Kakeknya juga tidak menganggapnya keluarga. Ibunya menyuruhnya harus menang piano terus. Pi O lalu bertemu Choi Jeong Yo, teman yang membuatnya merasa aman. Tetapi ibunya mencelakai Choi. Choi hilang sembilan tahun dan lupa ingatan. Sekarang Pi O masih mencari dirinya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah tekanan keluarga dan tuntutan prestasi yang membatasi hidupnya, Kang Pi O mulai menemukan ruang aman melalui kedekatannya dengan Choi Jeong Yo. Pertemuan itu membantunya melihat bahwa piano dapat dimainkan dengan kebahagiaan, bukan semata sebagai pembuktian diri, sekaligus membuka kesadarannya untuk mengenali jati diri sendiri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kang Pi O (Song Kang) dikenal sebagai salah satu anak yang memiliki privilege cukup besar di drakor Four Hands, Two Sonatas (2026). Kakeknya, Kang Seung Woon (Jung Jin Young), menjadi seorang pendiri yayasan musik klasik ternama di negara mereka. Selain itu, Kang Seung Woon sendiri merupakan salah satu konduktor paling diperhitungkan di dunia.

Banyak teman sekolahnya kerap memandang iri hingga berujung perundungan pada Kang Pi O karena alasan tersebut. Sayangnya, mereka gak pernah tahu jika Kang Pi O telah menghadapi banyak peristiwa menyakitkan sejak kecil. Kondisi ini membuat Kang Pi O tumbuh sangat rentan. Lalu, apa saja luka parenting yang dihadapi Kang Pi O di drakor Four Hands, Two Sonatas?

Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.

1. Disalahkan atas kesalahan orangtua

Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Kang Pi O sendiri lahir di sebuah hubungan luar nikah antara ibunya, Kang Ji Hye (Yoon Se Ah), dan ayahnya yang identitasnya gak pernah diketahui. Kondisi ini membuat Kang Pi O gak pernah mengetahui identitas sang ayah sebelumnya. Sayangnya, langkah ini malah membuat Kang Seung Woon sangat murka pada Kang Ji Hye.

Kang Ji Hye gak pernah mengaku identitas laki-laki yang menghamilinya. Kang Seung Woon sangat marah karena anaknya memilih menghancurkan masa depannya demi hamil dan melahirkan seorang anak. Kondisi ini membuat Kang Pi O harus mendengar berbagai ucapan menyakitkan kakeknya pada sang ibu. Kakeknya juga gak berhenti menjadikan Kang Pi O sebagai bukti kehancuran anaknya sendiri.

2. Gak pernah dianggap karena statusnya

Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Kekecewaan ini membuat Kang Seung Woon semakin bersikap dingin, baik pada Kang Pi O maupun Kang Ji Hye. Kondisi ini semakin diperparah setelah Kang Pi O tumbuh besar. Kang Seung Woon gak pernah menganggap Kang Pi O sebagai keturunannya. Sikap ini semakin parah setelah Kang Pi O memutuskan untuk menggeluti piano klasik.

Sepanjang hidupnya, Kang Pi O berusaha membuat kakek dan ibunya bangga. Dia bahkan beberapa kali menyalahkan diri sendiri. Kondisi ini membuat Kang Pi O kerap menyalahkan dan meremehkan diri sepanjang hidupnya.

3. Dituntut untuk sempurna oleh ibunya

Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Setelah memutuskan untuk menggeluti piano, Kang Pi O dituntut untuk mengikuti berbagai kompetisi piano sejak kecil. Dia menghabiskan waktu untuk berlatih dengan guru-guru terbaik. Sayangnya, Kang Pi O gak pernah punya teman untuk membantunya menghabiskan waktunya.

Di saat yang sama, sang ibu gak pernah memperhatikan mental anaknya. Dia tetap menuntut anaknya untuk terus berkompetisi dan memenangkan banyak hal. Kang Ji Hye bahkan memaksa Kang Pi O untuk berkompetisi tanpa merasakan bahagia ketika bermain piano.

4. Ibunya mencelakai sahabat baiknya

Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Pertemuan Kang Pi O dengan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young) membuka matanya. Choi Jeong Yo bisa sangat menikmati waktunya dalam bermain piano. Kondisi ini jauh berbeda dengan Kang Pi O yang terus melakukan demi pembuktian diri.

Kang Pi O meminta Choi Jeong Yo untuk membantunya dalam menyelesaikan masalahnya ini. Keduanya semakin dekat hingga Kang Pi O sadar jika Choi Jeong Yo merupakan sosok yang membuatnya aman untuk jadi diri sendiri. Sayangnya, ambisi Kang Ji Hye membuat Kang Pi O harus kehilangan Choi Jeong Yo.

Kejadian ini membuat Choi Jeong Yo hilang selama 9 tahun dan amnesia. Hubungannya dengan Kang Pi O juga gak berjalan lancar karena banyak campur tangan Kang Ji Hye.

Seluruh kehidupan Kang Pi O ini sepenuhnya dikendalikan Kang Ji Hye. Sayangnya, Kang Pi O harus berusaha menemukan jati dirinya di usia yang cukup dewasa. Menurutmu, apakah Kang Pi O akan berhasil bertahan hingga akhir?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorInaf Mei

Related Article