Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Berkelas saat Hadapi Kasus ala Trio Pengacara di Drakor Honour

5 Cara Berkelas saat Hadapi Kasus ala Trio Pengacara di Drakor Honour
Cuplikan adegan drakor Honour (dok. Hancinema/Honour/Edited by Canva)
Intinya Sih
  • Trio pengacara Kang Shin Jae, Yoon Ra Young, dan Hwan Hyun Jin di drakor *Honour* menghadapi kasus berisiko tinggi dengan ancaman teror, tekanan publik, hingga serangan personal.
  • Mereka tetap profesional dan saling mendukung meski diterpa masalah pribadi serta trauma masa lalu, menjadikan kekompakan sebagai kekuatan utama dalam memperjuangkan keadilan.
  • Dengan satu visi membela hak perempuan dan tujuan mulia di atas citra pribadi, trio ini menunjukkan keberanian serta integritas tinggi dalam setiap langkah hukum yang mereka ambil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kang Shin Jae, Yoon Ra Young, dan Hwan Hyun Jin adalah trio pengacara di drakor Honour dengan keberanian yang tidak main-main. Kasus yang mereka hadapi bisa dibilang berisiko tinggi dan penuh ancaman. Mulai dari aksi teror, serangan personal, sentimen publik, tekanan dari internal perusahaan, bahkan seseorang dari masa lalu. Berbagai tantangan tersebut seringkali membuat mereka saling mengkhawatirkan keselamatan satu sama lain.

Akan tetapi, ketiga sahabat yang sudah berteman sejak puluhan tahun tersebut tidak pernah mundur dalam berjuang. Mereka selalu menemukan cara untuk bertahan dalam menyuarakan keadilan dan memperjuangkan hak-hak perempuan di mata hukum. Berikut adalah lima cara berkelas saat menghadapi kasus yang berisiko ala trio pengacara di drakor Honour.

1. Menjadikan ancaman sebagai strategi untuk menyusun narasi hukum

Cuplikan adegan drakor Honour
Cuplikan adegan drakor Honour (dok. Hancinema/Honour/Edited by Canva)

Segala intimidasi, teror, tekanan, ancaman, bahkan penyerangan personal mereka gunakan untuk menyusun narasi. Seperti halnya puzzle, hal-hal terjadi saat mereka mengerjakan kasus tersebut mereka susun dengan rapi. Alih-alih menjadi reaktif secara emosional, kejadian tersebut mereka ubah menjadi bahan bukti.

Setiap hal buruk yang menimpa seolah menjadi pertanda bahwa perjuangan mereka pantas dilanjutkan. Saksi kunci yang sudah tiada, jurnalis yang dibunuh, dan segala hal lain membuat mereka ingin mengungkap misteri di baliknya. Strategi yang cerdas dan berkelas ala trio perempuan ini berhasil bikin kagum.

2. Menjaga profesionalitas meski diserang secara personal

Cuplikan adegan drakor Honour
Cuplikan adegan drakor Honour (dok. Hancinema/Honour/Edited by Canva)

Tidak hanya sebatas ancaman pada kasus, musuh mereka juga turut mengusik kehidupan personal. Aksi musuh bisa dibilang cukup menguji keberanian trio pengacara ini. Mulai dari pencoretan kode angka di mobil Kang Shin Jae, penyerangan terhadap Yoon Ra Young saat berada di apartemen, bahkan suntikan heroin kepada Hwang Hyun Jin.

Ketika kehidupan personal mereka mulai diusik, mereka tidak buru-buru melaporkan. Hal ini mereka lakukan untuk saling melindungi dan menciptakan strategi yang lebih cerdik lagi. Profesionalitas mereka dalam berkarier sebagai pengacara memang tidak dapat diragukan lagi.

3. Saling berbagi beban satu sama lain justru membuat mereka lebih kuat

Cuplikan adegan drakor Honour
Cuplikan adegan drakor Honour (dok. Hancinema/Honour/Edited by Canva)

Ketiga pengacara ini tidak hidup dalam alur cerita yang mulus. Masing-masing dari mereka memiliki masalah, beban, dan trauma yang ditanggung. Yoon Ra Young masih belum sepenuhnya pulih dari trauma di masa lalu. Kang Shin Jae terus dihantui tuntutan dan bayang-bayang kekuasaan sang ibu. Bahkan Hwang Hyun Jin pun sempat melakukan kesalahan yang disembunyikan dari suaminya.

Mereka menghadapi itu semua dengan keterbukaan dan kepercayaan untuk saling berbagi. Trio pengacara ini tidak pernah sungkan dalam berbagi masalah. Hal ini tentu memudahkan mereka untuk saling memahami, menguatkan, dan melindungi.

4. Selalu memiliki insting yang kuat untuk satu suara dan satu visi dalam berjuang

Cuplikan adegan drakor Honour
Cuplikan adegan drakor Honour (dok. Hancinema/Honour/Edited by Canva)

Ego dan rasa iri sebagai konflik interpersonal tidak pernah muncul dalam pertemanan mereka. Apalagi saat membangun firma hukum L&J. Bahkan, konflik-konflik eksternal pun tidak mampu menggoyahkan ikatan trio pengacara ini.

Padahal biasanya konflik yang datang sangat berpotensi memecah tim. Namun, tekad kuat mereka untuk bergerak membela hak-hak perempuan selalu menjadi kunci eratnya hubungan. Hal ini secara otomatis membuat mereka memiliki insting yang kuat dalam mengambil setiap keputusan. Bagi mereka, satu visi dan satu hati harus melekat sampai kapanpun.

5. Selalu mengingat tujuan mulia yang lebih penting daripada citra pribadi atau perusahaan

Cuplikan adegan drakor Honour
Cuplikan adegan drakor Honour (dok. Hancinema/Honour/Edited by Canva)

Cara yang terakhir ini menjadi salah satu alasan perjuangan mereka tetap dilanjutkan. Tidak peduli seberapa banyak ancaman dan penyerangan yang datang, kebenaran selalu berhak dibuktikan. Mental mereka sudah bukan lagi mental pengacara muda atau pemula yang mungkin mementingkan nama.

Keadilan dan keselamatan korban menjadi hal yang lebih utama sekarang. Justru mereka bisa saja tidak tenang dan menyesal jika memilih mundur. Bagi mereka, kemunduran sama saja dengan menutupi kebenaran dan membiarkan kejahatan sebagai pemenang.

Profesi pengacara memang tidak pernah lepas dari ancaman dari pihak yang takut bahwa kejahatannya akan terungkap. Namun, ancaman tersebut tidak menjadikan pengacara semudah itu untuk menyerah. Kisah ini ditunjukkan oleh trio pengacara di drakor Honour yang selalu memiliki cara tersendiri dalam menyelesaikan kasus berat. Dari lima cara di atas, cara mana yang paling kamu kagumi saat menontonnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kirana Mulya
EditorKirana Mulya
Follow Us

Latest in Korea

See More