Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Ironi Kwon Tae Seong Bertemu Kingfisher di A Bona Fide Killer
still cut drama Korea A Bona fide Killer (instagram.com/mbcdrama_now)

Kwon Tae Seong (Jung Joon Won) menjadikan Kingfisher sebagai sosok yang ingin ia pahami melalui pekerjaannya sebagai reporter di drakor A Bona Fide Killer. Ia bahkan membayangkan dapat duduk di dekat api dan mendengarkan cerita hidup pembunuh misterius tersebut. Tanpa disadari, keinginan itu sebenarnya sudah terwujud ketika ia menghabiskan waktu bersama Yoo Bo Na (Kong Hyo Jin) di pondok bersalju.

Selama berada di sana, Yoo Bo Na beberapa kali menunjukkan kemampuan yang tidak lazim dimiliki orang biasa. Namun, kedekatan emosional dan situasi genting membuat Kwon Tae Seong gagal menghubungkan berbagai petunjuk tersebut dengan Kingfisher. Berikut lima ironi pertemuan Kwon Tae Seong dengan Kingfisher, dari kemahiran Yoo Bo Na menggunakan senjata hingga kemampuannya menyelamatkan Kwon Tae Seong.

1. Yoo Bo Na memegang senapan tanpa terlihat ragu

still cut drama Korea A Bona fide Killer (instagram.com/mbcdrama_now)

Badai salju membuat persediaan makanan di pondok menjadi persoalan yang harus segera ditangani. Ketika menemukan senapan di tempat penyimpanan, Yoo Bo Na dapat memegang dan mengisinya dengan gerakan yang sangat natural. Ia tidak memperlihatkan rasa takut ataupun kebingungan seperti orang yang baru berhadapan dengan senjata.

Kemahiran tersebut seharusnya cukup untuk memancing pertanyaan dari Kwon Tae Seong. Namun, ia tidak mendesak Yoo Bo Na menjelaskan alasan dirinya begitu terbiasa menggunakan senapan. Petunjuk mengenai Kingfisher akhirnya berlalu di depan matanya karena perhatian Kwon Tae Seong lebih tertuju pada keselamatan mereka.

2. Ia menyusun rencana saat semua orang mulai kesulitan

still cut drama Korea A Bona fide Killer (instagram.com/mbcdrama_now)

Hujan salju lebat membuat akses keluar dari pondok tertutup dan seluruh penghuninya terjebak. Dalam situasi tersebut, Yoo Bo Na mampu membaca kebutuhan kelompok lalu merancang cara mengambil persediaan dari bangunan terdekat. Keputusannya memperlihatkan ketenangan sekaligus kemampuan menyusun langkah di bawah tekanan.

Kemampuan itu mirip dengan cara Kingfisher merencanakan misi tanpa membuang gerakan. Kwon Tae Seong tetap melihatnya sebagai usaha bertahan hidup dari perempuan yang kebetulan cukup tangguh. Ia belum memiliki alasan untuk membayangkan bahwa strategi tersebut terbentuk melalui pengalaman Yoo Bo Na sebagai pembunuh profesional.

3. Yoo Bo Na pergi berburu seorang diri

still cut drama Korea A Bona fide Killer (instagram.com/mbcdrama_now)

Saat Kwon Tae Seong terbangun, Yoo Bo Na dan senapan di pondok sudah tidak berada di tempatnya. Perempuan itu ternyata pergi berburu sendirian di tengah lingkungan bersalju yang memiliki banyak risiko. Keputusannya menunjukkan bahwa Yoo Bo Na tidak hanya mampu memakai senjata, tetapi juga percaya diri bergerak tanpa pendamping.

Bagi Kingfisher, membidik target dan membaca medan tentu merupakan bagian dari pekerjaan rutin. Kwon Tae Seong justru mengkhawatirkan Yoo Bo Na karena mengira perempuan itu sedang berada dalam bahaya. Ironinya, sosok yang ingin ia lindungi sebenarnya jauh lebih siap menghadapi ancaman daripada dirinya sendiri.

4. Ia mampu membawa Kwon Tae Seong kembali ke pondok

still cut drama Korea A Bona fide Killer (instagram.com/mbcdrama_now)

Kwon Tae Seong mengalami cedera setelah mencarinya di tengah kawasan bersalju. Yoo Bo Na menemukan Kwon Tae Seong dalam kondisi lemah, lalu membawa tubuhnya kembali menuju pondok tanpa bantuan orang lain. Kemampuan fisik tersebut kembali menunjukkan bahwa dirinya bukan perempuan biasa yang kebetulan mampu berburu.

Yoo Bo Na kemudian merawat Kwon Tae Seong dan membuatkan makanan agar kondisinya membaik. Situasi ini membalik posisi yang dipahami Kwon Tae Seong karena justru Kingfisher yang menyelamatkan dirinya. Meski petunjuk fisiknya semakin jelas, pengalaman tersebut tetap tersimpan sebagai kenangan romantis bersama Yoo Bo Na.

5. Keinginan berbicara dengan Kingfisher sebenarnya telah terpenuhi

still cut drama Korea A Bona fide Killer (instagram.com/mbcdrama_now)

Kwon Tae Seong ingin bertemu Kingfisher bukan semata-mata demi mendapatkan berita eksklusif. Ia penasaran dengan kehidupan dan alasan sosok tersebut memilih menghukum pelaku kejahatan yang lolos dari hukum. Keinginan duduk di dekat api sambil berbicara sepanjang malam memperlihatkan bahwa Kwon Tae Seong ingin melihat manusia di balik julukan itu.

Di pondok, ia sudah duduk bersama Yoo Bo Na di dekat perapian dan mendengarkan bagian rapuh dari hidupnya. Kwon Tae Seong memang belum mengetahui pekerjaan perempuan tersebut, tetapi ia berhasil mengenal sisi manusia Kingfisher sebelum memahami identitasnya. Pertemuan yang terus ia bayangkan sebagai tujuan masa depan ternyata telah menjadi awal kisah cintanya sendiri.

A Bona Fide Killer membangun ironi Kwon Tae Seong dengan menempatkan jawaban atas penyelidikannya di dalam kenangan paling hangat, saat Yoo Bo Na memegang senapan, berburu, menyusun strategi, dan menyelamatkannya tanpa pernah mengungkap julukan Kingfisher. Ketika kebenaran akhirnya tersambung, Kwon Tae Seong bukan hanya harus menerima bahwa istrinya adalah sosok yang selama ini ia cari, tetapi juga menyadari bahwa ia telah jatuh cinta kepada manusia di balik Kingfisher jauh sebelum pengejaran itu dimulai.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article