Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Perangai Buruk Eun Ho yang Bikin Geregetan di No Tail To Tell

still cut drama Korea No Tail To Tell
still cut drama Korea No Tail To Tell (dok. SBS/No Tail To Tell)

Eun Ho (Kim Hye Yoon) di drakor No Tail To Tell bukan tipe karakter yang mudah disukai sejak awal kemunculannya. Sebagai gumiho yang telah hidup ratusan tahun, ia membawa cara pandang sinis terhadap dunia manusia dan memperlakukan emosi sebagai sesuatu yang bisa dipermainkan. Keabadian membuatnya terbiasa memegang kendali, tanpa perlu memikirkan konsekuensi moral dari tindakannya.

Namun, justru dari sifat buruk itulah karakter Eun Ho terasa hidup dan kompleks. Di balik pesonanya yang dingin, ada serangkaian perangai yang kerap membuat orang di sekitarnya, terutama Kang Si Yeol (Lomon), harus menahan emosi. Berikut lima perangai buruk Eun Ho yang paling menonjol sekaligus memperkaya konflik dalam No Tail To Tell.

1. Terlalu gemar memanipulasi takdir orang lain

still cut drama Korea No Tail To Tell
still cut drama Korea No Tail To Tell (youtube.com/@SBSdrama.official)

Sebagai gumiho, Eun Ho menganggap takdir manusia seperti papan permainan yang bisa ia atur sesuka hati. Ia tak ragu menukar nasib Kang Si Yeol demi kepentingannya sendiri tanpa menjelaskan risiko yang harus ditanggung.

Bagi Eun Ho, keputusan itu hanyalah eksperimen kecil, bukan sesuatu yang layak disesali. Sikap ini menunjukkan betapa rendahnya empatinya terhadap penderitaan manusia.

2. Meremehkan emosi dan perasaan manusia

still cut drama Korea No Tail To Tell
still cut drama Korea No Tail To Tell (dok. SBS/No Tail To Tell)

Eun Ho kerap memandang perasaan manusia sebagai kelemahan. Ia mengejek rasa takut, cinta, dan penyesalan, seolah emosi hanyalah ilusi yang tak berarti. Ketika Kang Si Yeol marah atau terpuruk, Eun Ho sering merespons dengan sindiran tajam, bukan pengertian. Perangai ini membuatnya tampak dingin dan arogan, sekaligus menegaskan jarak antara makhluk abadi dan manusia fana.

3. Sulit mengakui kesalahan dan bertanggung jawab

still cut drama Korea No Tail To Tell
still cut drama Korea No Tail To Tell (dok. SBS/No Tail To Tell)

Alih-alih meminta maaf, Eun Ho lebih sering membenarkan tindakannya dengan logika khas gumiho. Bahkan ketika jelas-jelas tindakannya melukai orang lain, ia memilih bersikap defensif dan menyalahkan keadaan.

Kebiasaan menghindari tanggung jawab ini menjadi salah satu sumber konflik terbesar dalam cerita. Eun Ho lebih nyaman hidup dengan pembenaran daripada penyesalan.

4. Bersikap sinis dan menyebalkan dalam situasi serius

still cut drama Korea No Tail To Tell
still cut drama Korea No Tail To Tell (dok. SBS/No Tail To Tell)

Saat berada di situasi genting, Eun Ho justru sering melontarkan komentar sinis atau bercanda sarkastik. Alih-alih menenangkan keadaan, sikap ini kerap memperkeruh suasana dan membuat orang lain frustrasi.

Sinisme ini menjadi mekanisme pertahanannya, cara Eun Ho menutupi ketakutan dan ketidakpastian yang ia rasakan. Namun, bagi orang di sekitarnya, perangai ini terasa tidak dewasa dan menyakitkan.

5. Menjaga jarak emosional dengan sikap kasar

still cut drama Korea No Tail To Tell
still cut drama Korea No Tail To Tell (dok. SBS/No Tail To Tell)

Eun Ho jarang menunjukkan ketulusan secara langsung. Ia memilih bersikap kasar, dingin, dan penuh sindiran untuk mencegah orang lain mendekat secara emosional. Ketika mulai peduli, ia justru semakin menyebalkan, seolah ingin menyangkal perasaannya sendiri. Pola ini memperlihatkan ketakutan Eun Ho terhadap keterikatan, hasil dari umur panjang yang dipenuhi kehilangan.

Kelima perangai buruk ini menjadikan Eun Ho karakter yang jauh dari sempurna, tetapi justru itulah kekuatannya. Dalam No Tail To Tell, sifat menyebalkan Eun Ho bukan sekadar alat konflik, melainkan cermin luka batin yang ia pendam selama ratusan tahun. Melalui perjalanan Eun Ho, No Tail To Tell menunjukkan bahwa bahkan makhluk abadi pun bisa terjebak dalam kebiasaan buruk, dan perubahan hanya mungkin terjadi ketika mereka berani menghadapi sisi tergelap dirinya sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Korea

See More

3 Drakor tvN Dibintangi Bae In Hyuk, Ada Our Universe Segera Tayang

28 Jan 2026, 22:07 WIBKorea